Perlu Langkah Kongkret Atasi Menggilanya Harga Daging

10-07-2015 / KOMISI VI

Seperti diprediksi sebelumnya, menjelang lebaran harga daging sapi di pasaran terus naik. Seperti di Aceh, harga daging sapi sudah mencapai Rp.150.000/kg, di Medan Rp.120.000/kg, dan di Banten harga daging juga naik menjadi Rp.125.000/kg. Demikian dikatakan Wakil Ketua Komisi VI DPR Heri Gunawan kepada Pers di Jakarta Jum’at (10/7).

 

Menurut Heri, harga daging di pasar Cicaheum Bandung juga naik yakni daging sapi  menjadi Rp.120.000/kg, di Surabaya Rp.100.000/kg, Kalimantan Tengah Rp.110.000/kg dan di Makasar masih tetap sekitar Rp.90.000/kg. Kenaikan ini terjadi hampir di seluruh wilayah Indonesia.

 

“ Pemerintah jangan diam saja melihat pergerakan harga daging yang sudah menggila itu. Harus ada langkah kongkrit yang solutif. Karena daging sapi termasuk barang kebutuhan pokok yang harus tersedia sebagaimana dalam amanat UU No. 17 Tahun 2014 tentang Perdagangan dan Perpres tentang Penetapan dan Penyimpanan Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting,” tegasnya.

 

Diingatkan, jika pemerintah sampai lengah, dikhawatirkan harga daging sapi akan jadi lebih “gila-gilaan lagi” karena permintaan terus naik. Sebagaimana prediksi yang ada, puncak kenaikan harga akan terjadi di Minggu terakhir menjelang lebaran.

 

Untuk mengantisipasi kenaikan harga daging sapi tersebut, Heri meminta Pemerintah (Cq. Kementerian Perdagangan, Kementerian Pertanian, dan Instansi terkait lainnya) untuk melakukan langkah-langkah pengendalian, antara lain Kementerian Perdagangan harus memastikan ketersediaan stok dan logistik daging dalam posisi aman.

 

Tingkat keamanan stok ini sangat penting untuk menjaga kegiatan perdagangan nasional. “Jangan sampai gangguan pasokan daging sapi berdampak pada terganggunya kegiatan perdagangan,” ujarnya dengan menambahkan, Tidak boleh ada Menteri yang jalan sendiri-sendiri. Cari solusi sama-sama, jangan ada ‘ego sektoral’. Jadikan kepentingan rakyat yang sedang susah karena naiknya harga daging sebagaimana tujuannya. (spy,mp). Foto: Naefuroji/parle/od

 


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Faisol Riza: PGE Miliki Catatan Kinerja Positif
29-07-2021 / KOMISI VI
Ketua Komisi VI DPR RI Faisol Riza menilai PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) memiliki catatan kinerja positif dan berpengalaman dalam...
Gde Sumarjaya Minta Menperin Segera Cabut Izin PT KTM
26-07-2021 / KOMISI VI
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Gde Sumarjaya Linggih meminta Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita segera melakukan langkah...
Pemerintah Harus Suplai Vaksin Secara Merata ke Seluruh Indonesia
23-07-2021 / KOMISI VI
Anggota Komisi VI DPR RI Nevi Zuairina mengungkapkan, realisasi vaksinasi Covid-19 hingga saat ini masih jauh dari target Pemerintah. Berdasarkan...
Komisi VI Tegaskan Negara Tidak Boleh Kalah dengan ‘Cukong’
21-07-2021 / KOMISI VI
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Gde Sumarjaya Linggih merespon permohonan pencabutan izin PT Kebun Tebu Mas (KTM) sebagaimana surat...