KOMISI III DPR AKAN LAKUKAN FIT AND PROPER TEST CALON HAKIM AGUNG

02-02-2010 / KOMISI III

           Sehubungan dengan penugasan yang diberikan oleh Rapat Paripurna DPR dan Pimpinan DPR RI kepada Komisi III DPR untuk melakukan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) calon Hakim Agung pada Mahkamah Agung RI, maka Komisi III DPR akan melakukan uji kelayakan dan kepatutan calon Hakim Agung yang akan dilaksanakan mulai tanggal 15 sampai 18 Februari 2010. hal tersebut dikatakan Ketua Komisi III DPR, Benny K. Harman, dalam jumpa pers di Gedung DPR, Selasa (2/2).

            “Kami akan melakukan uji kelayakan dan kepatutan calon Hakim Agung pada Mahkamah Agung mulai tanggal 15 sampai 18 Februari 2010,” kata Benny.

Benny K. Harman kembali mengatakan, Komisi III DPR mengharapkan calon Hakim Agung yang kelak terpilih adalah mereka yang memenuhi harapan public, yaitu mereka yang dapat membawa angina perubahan atau pembaharuan di Mahkamah Agung, termasuk menjadi pelopor untuk membersihkan badan peradilan dari praktek mafia hukum.

Wakil Ketua Komisi III DPR yang juga hadir dalam jumpa pers tersebut, Aziz Syamsuddin mengatakan, dalam melaksanakan uji kelayakan dan kepatutan calon Hakim Agung, selain akan menguji kapasitas dan kompetensi, Komisi III DPR juga akan mengutamakan kualitas calon Hakim Agung. Kualitas yang dimaksudkan adalah meliputi integritas, aspek visi dan misi bila menjadi Hakim Agung. “Yang penting visi dan misi untuk memberantas mafia hukum dan untuk memenuhi rasa keadilan dalam masyarakat,” jelas Aziz.

Aziz menambahkan, dalam rangka cek integritas calon Hakim Agung, Komisi III DPR akan membentuk tim kecil yang akan melakukan on the spot ke kediaman calon Hakim Agung.

Dari 21 orang calon Hakim Agung yang telah diseleksi berdasarkan ketentuan Undang-Undang Nomor 3 tahun 2009 Tentang Mahkamah Agung, Komisi III DPR akan memilih sebanyak-banyaknya 1/3 dari jumlah calon Hakim Agung. Hal itu berarti, Komisi III DPR akan memilih sebanyak-banyaknya 7 (tujuh) orang calon Hakim Agung. “Tetapi tidak harus tujuh orang,” uajr Aziz Syamsuddin.

Latar belakang calon Hakim Agung yang akan diseleksi oleh Komisi III DPR terdiri dari 15 calon yang berasal dari jalur hakim karir, sedangkan enam calon berasal dari jalur non karir.

Untuk yang berasal dari jalur non karir, sebanyak 5 (lima) orang dari kalangan perguruan tinggi dan seorang diusulkan oleh Direktorat TNI –AD. Sedangkan dari latar belakang pendidikan, terdiri dari 3 orang Strata-1 (S1), 12 orang Strata-2 (S2), dan 6 orang Strata-3 (S3).(ol) foto:doeh/parle/DS


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Sidang Virtual Pengadilan Tinggi Terkendala Akses Internet, Komisi III Akan Evaluasi
15-10-2021 / KOMISI III
Pengadilan Tinggi Sulawesi Utara menjalankan sidang virtual demi menjaga jarak dan menghindari penyebaran virus Covid-19. Langkah ini diambil berlandaskan surat...
Komisi III Pantau Penanganan Kasus oleh Polda dan BNNP Sulut
15-10-2021 / KOMISI III
Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi III DPR RI mendapati informasi sejumlah kasus yang sedang ditangani oleh Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi...
Komisi III Apresiasi Kinerja Kejati Sulut
15-10-2021 / KOMISI III
Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi III DPR RI mendapati dua persoalan yang menonjol dari Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, yakni minimnya...
Rano Alfath Apresiasi Permintaan Maaf Kepolisian atas Tindakan Represif Anggotanya
15-10-2021 / KOMISI III
Anggota Komisi III DPR RI Moh. Rano Alfath mengapresiasi kerja cepat Polri, baik Kapolresta Tangerang maupun Kapolda Banten terkait tindakan...