Pemerintah Diharap Konsisten Membangun Kedaulatan Pangan

24-10-2016 / BADAN ANGGARAN

Wakil Ketua Badan Anggaran DPR RI Said Abdullah, menilai kinerja dua tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla telah mengalami pengembangan, dalam proses mewujudkan kedaulatan pangan nasional.

 

Meski tidak banyak namun pondasinya sudah ada. Ini bisa menjadi bekal untuk kemajuan di tahun-tahun berikutnya. Jika pembangunan sektor pertanian konsisten dan progresif maka cita-cita kedaulatan pangan bisa terwujud.   

 

Said memprediksi infrastruktur pertanian yang telah dibangun pemerintah akan berdampak positif pada perekonomian pangan di tahun ketiga dan tahun keempat. 

 

“Kedaulatan pangan kita, karena infrastruktur sudah dikebut sedemikian rupa maka dampak ekonominya akan luar biasa, itu pasti. Dampaknya memang tidak langsung pada masa tahun pertama dan tahun kedua tapi akan dirasakan di tahun ke tiga dan tahun ke empat,” papar Said, di Ruang Sidang Banggar, Nusantara II, DPR, Jakarta, belum lama ini. 

 

Said optimis, jika pembangunan sektor pertanian menunjukkan progresifitasnya dan konsisten, maka di tahun pemerintahan yang akan datang bisa terasa hasil yang menggembirakan. 

 

“Yang pertama, memang dua tahun pemerintahan itu terlalu pendek jangka waktunya. Akan tetapi pemerintahan Jokowi Jusuf Kalla ini telah meletakan pondasi yang kuat untuk kita take off di tahun ketiga atau tahun keempat,” papar Said.

 

Karena komitmen untuk mewujudkan kedaulatan pangan, pemerintah dan DPR telah menaikkan anggaran pertanian sebesar 200 persen. Diharapkan dengan kenaikan anggaran tersebut cita-cita kedaulatan pangan bisa terwujud di tahun pemerintahan ketiga atau ke empat.

 

“Termasuk seperti pertanian, anggarannya sedemikian rupa, naik 200 persen dan saya yakin pada tahun ketiga dan keempat kedaulatan pangan kita akan mulai mendekati kenyataan.” harap Said. (dw/eko)/foto:jayadi/iw.

 


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Bappenas Harus Pikirkan Kekurangan Guru di Daerah
16-06-2022 / BADAN ANGGARAN
Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) harus memikirkan bagaimana solusi atas persoalan kekurangan guru di berbagai daerah. Kemampuan...
Ibas Yudhoyono Minta Program Prioritas RAPBN 2023 Direncanakan Dengan Bijak
15-06-2022 / BADAN ANGGARAN
Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Edhi Baskoro Yudhoyono meminta, program prioritas Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN)...
Marwan Cik Hasan Tekankan Mitigasi Agar Defisit APBN 2023 di Bawah 3 Persen Tercapai
15-06-2022 / BADAN ANGGARAN
Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Marwan Cik Hasan menekankan pada pemerintah untuk memitigasi rencana postur defisit AnggaranPendapatan dan Belanja...
Banggar DPR dan Pemerintah Sepakat Defisit APBN 2023 di Angka 2,85 Persen
15-06-2022 / BADAN ANGGARAN
Badan Anggaran (Banggar) DPR RI bersama pemerintah menyepakati nilai defisit pembiayaan APBN 2023 berada di titik maksimal 2,85 persen dari...