DPR Nilai KEK Mandalika Jaga Kearifan Lokal

22-03-2018 / BADAN ANGGARAN

Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI M. Azis Syamsuddin, foto : mh/hr

 

 

 

Pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Mandalika, Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat, dinilai tetap menjaga kearifan lokal sebagai keunggulan pariwisata. Tradisi dan budaya setempat tetap dilestarikan begitu juga produksi kerajinan kain tenun dan lain-lainnya tetap hidup.

 

Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI M. Azis Syamsuddin mengatakan, percepatan pembangunan daerah menjadi keniscayaan ketika sebuah daerah ditetapkan sebagai KEK Pariwisata. Masyarakat bisa ikut memanfaatkannya dengan berdagang kerajinan dan makanan-minuman.

 

“KEK ini untuk percepatan ekonomi daerah. Masyarakat yang menjual makanan dan kerajinan lokal bisa ikut terekspose," papar Azis saat memimpin Tim Kunjungan Kerja Banggar ke Lombok, NTB, Kamis (22/3/2018).

 

Masyarakat NTB yang religius, sambung Azis, juga tidak terganggu dengan pembangunan KEK Pariwisata ini. Apalagi, KEK ini akan dilengkapi dengan kawasan wisata syariah. Para wisatawan muslim, terutama dari Timur Tengah tak perlu khawatir dengan fasilitas kuliner halal, termasuk tempat ibadah. Inovasi kawasan juga sangat baik dengan desain unik dan penuhan sentuhan etnik.

 

Master plan KEK Pariwisata Mandalika diharapkan Azis, bisa disetujui oleh Pemda dan pemerintah pusat. Banggar baru menganggarkan pembangunan KEK Mandalika untuk tahun anggaran 2015-2016 yang digunakan untuk pembangunan KEK 2017-2018. Sementara untuk 2018-2019 belum dialokasikan kembali.

 

“Anggaran 2018-2019 akan dilihat dulu alokasinya pada pembahasan bulan Juli nanti," ungkap politisi Partai Golkar ini. (mh/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Said Abdullah Optimis Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Capai Target 5,3 Persen
20-05-2022 / BADAN ANGGARAN
Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah optimis Indonesia dapat memenuhi target pertumbuhan ekonomi di rentang 5,3-5,9 persen pada...
Banggar Minta ‘Candu’ terhadap Dolar Amerika Dikurangi dalam Transaksi Internasional
19-05-2022 / BADAN ANGGARAN
Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah meminta pemerintah untuk mengurangi ‘candu’ terhadap dolar Amerika Serikat dikurangi, khususnya dalam...
Banggar Terima Rekomendasi Apeksi, Pertimbangkan Kembali Ketentuan Pajak dan Retribusi Daerah
06-04-2022 / BADAN ANGGARAN
Dalam Rapat Dengar Pendapat Umum Badan Anggaran (Banggar) DPR RI dengan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) dan Asosiasi Pemerintah...
Said Abdulah Minta Pemerintah Amankan Stok Berbagai Komoditas
15-03-2022 / BADAN ANGGARAN
Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah meminta pemerintah mengantisipasi kelangkaan minyak bumi dengan mengamankan pasokan stok dari negara-negara...