Pembangunan Berkelanjutan Untuk Sejahterakan Masyarakat

23-09-2019 / B.K.S.A.P.

Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Nurhayati Ali Assegaf. Foto  : Eko/mr

 

Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Nurhayati Ali Assegaf menjelaskan maksud dari berbagai program dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) atau Sustainable Development Goals (SDGs) untuk mensejahterakan masyarakat. TPB menetapkan gambaran tentang dunia yang bebas dari kemiskinan dan ketimpangan serta dunia yang lebih adil.

 

“Tujuan pembangunan berkelanjutan untuk sejahterakan masyarakat. Panja SDGs hadir di sini agar kesejahteraan bisa dimulai dari Jawa Timur. Agar Jawa Timur bisa menjadi percontohan, karena kita lihat banyak program-programnya (terkait TPB),” papar Nurhayati, saat pertemuan Panja SDGs BKSAP DPR RI bersama jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Timur, di Kantor Gubernur Jatim, Surabaya, Jumat (20/9/2019).

 

Menurut Nurhayati tujuan dari pembangunan berkelanjutan ini juga merupakan amanah Undang-Undang Dasar 1945, untuk mensejahterakan masyarakat. Oleh sebab itu, untuk menjalankan amanah konstitusi ini, ia juga menyarankan agar Pemerintah Daerah menjalin sinergi dengan legislatif, baik DPRD kabupaten, kota, maupun provinsi.

 

"Kami meminta DPRD agar dilibatkan, karena peran lembaga perwakilan rakyat sangat strategis, lembaga perwakilan yang ada di daerah maupun lembaga perwakilan yang ada di pusat. Dalam rangka menjalankan fungsinya yaitu legislasi, anggaran, dan pengawasan," jelas politisi Partai Demokrat itu.

 

TPB yang menitikberatkan kepada 5P, yakni prosperity (kemakmuran), people (manusia), planet (bumi), partnership (kemitraan), dan peace (perdamaian) merupakan respons yang tepat terhadap tantangan besar abad ke-21, khususnya pada empat dimensi. Pertama; ekonomi, dengan membantu negara-negara berpenghasilan rendah mencapai TPB.

 

Kedua; sosial, dengan menekankan pentingnya inklusi dan kesetaraan. Ketiga; lingkungan, dengan mengoptimalkan upaya dalam menanggulangi perubahan iklim. Keempat; tata kelola, dengan memastikan pentingnya kelembagaan yang kuat dan saling bekerja sama. Semua ini bertujuan untuk memastikan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan, sehingga tidak ada seorang pun yang tertinggal atau no one left behind. (eko/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
BKSAP DPR Dorong Upaya Penyelesaian Konflik di Myanmar
27-07-2021 / B.K.S.A.P.
Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Fadli Zon menyatakan bahwa parlemen Indonesia mendukung upaya untuk mewujudkan penyelesaian...
Puteri Komarudin Berhasil Loloskan Tiga Proposal Indonesia Sebagai Delegasi Y20 Summit 2021
27-07-2021 / B.K.S.A.P.
Delegasi Pemuda G20 Indonesia telah merampungkan tugasnya pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Pemuda G20 atau Y20 Summit 2021 Italia yang...
BKSAP DPR: Cegah Pandemi Melalui Sinkronisasi Pembangunan Berkelanjutan
08-07-2021 / B.K.S.A.P.
Anggota Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPRRI Darul Siska mengatakan DPR RI sangat mendukung upaya pencegahan pandemi melalui konservasi...
BKSAP DPR – AIPA Sepakat Bangun Komitmen Jaga Ekosistem
07-07-2021 / B.K.S.A.P.
Ketua Delegasi DPR RI dalam SidangAsean Inter-Parliamentary Assembly(AIPA) Yohanis Fransiskus Lema menyatakan BKSAP bersama negara-negara dalam forum AIPA sepakat membangun...