TNI Diminta Antisipasi Jelang HUT OPM

06-11-2019 / KOMISI I

Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid. Foto : Naefuroji/mr

 

Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid menyampaikan situasi keamanan di Papua saat ini berangsur-angsur kondusif, aktivitas masyarakat juga telah kembali normal. Namun ia meminta aparat keamanan terus melakukan mitigasi ancaman serangan kelompok separatis agar kondusifitas di tanah Papua tetap terjaga, khususnya jelang HUT Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang diperingati setiap 1 Desember.

 

“Kalau dari paparan Panglima TNI, sekarang relatif gejolak sudah lebih aman, namun tetap perlu antisipasi terhadap kemungkinan ada peningkatan-peningkatan dinamika disana, sehingga saat ini sudah dilakukan antisipasi di lapangan," kata Meutya usai memimpin Rapat Kerja Komisi I DPR RI dengan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto beserta jajaran di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Rabu (6/11/2019).

 

Meutya menambahkan, untuk mengecek situasi keamanan terkini pasca kerusuhan yang terjadi di beberapa daerah di Papua, Komisi I DPR RI menjadwalkan kunjungan kerja ke Papua dan Papua Barat pekan ini. "Besok kita akan ke Papua dan Papua Barat untuk melihat langsung kondisi terkini dan situasi keamanan terakhir," tegas legislator Partai Golkar itu.

 

Sebelumnya, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dalam paparannya mengaku optimis keamanan di Papua dapat terkendali. Menurutnya, TNI telah menyiapkan langkah-langkah antisipasi adanya gejolak atau dinamika menjelang HUT OPM pada 1 Desember nanti. "Ya kita mitigasi agar tidak terjadi keributan dan tidak terjadi permasalahan di sana," ujarnya.

 

Kendati demikian, Panglima TNI mengatakan Papua merupakan salah satu daerah yang diperkirakan rawan konflik dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020. Ia menuturkan, dari aspek penyelenggaraan, kontestasi, dan partisipasi, Papua dinilai berpotensi konflik karena isu SARA dan politik uang.

 

"Adapun daerah yang diperkirakan berpotensi konflik karena isu SARA, konflik horizontal dan politik uanh adalah wilayah Papua," kata Hadi sembari memastikan TNI akan ikut terlibat dalam pengamanan tahapan Pilkada 2020. (ann/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Komisi I Dukung Perubahan Pola Keuangan RS Bhakti Wira Tamtama Semarang Menjadi BLU
11-06-2021 / KOMISI I
Komisi I DPR RI mendukung langkah RS Bhakti Wira Tamtama Semarang untuk merubah pengembangan pada bidang manajemen dan sumber daya...
Komisi I DPR RI Dukung Pemenuhan Kebutuhan RS Bhakti Wira Tamtama Semarang
11-06-2021 / KOMISI I
Komisi I DPR RI meminta, Rumah Sakit Bhakti Wira Tamtama Semarang, untuk memberikan daftar kebutuhan secara spesifik yang diperlukan, untuk...
Komisi I Minta LPP RRI dan TVRI Tingkatkan Kualitas
09-06-2021 / KOMISI I
Anggota Komisi I Hasbi Ansorymenegaskan bahwa RRI dan TVRI sebagai Lembaga Penyiaran Publik (LPP) yang dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan...
Legislator Ingatkan KPI Tingkatkan Pengawasan Penyiaran
07-06-2021 / KOMISI I
Anggota Komisi I DPR RI Christina Aryani mengatakan terdapat sejumlah sorotan yang harus diperhatikan oleh Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) menyusul...