Peringatan Hari Pahlawan Momentum Tingkatkan Integritas dan Kinerja ASN

11-11-2019 / SEKRETARIAT JENDERAL

Suasana Upacara Hari Pahlawan di Lingkungan Komp. MPR/DPR/DPD RI. Foto : Andri/mr

 

Deputi Bidang Administrasi Sekretariat Jenderal (Setjen) DPD RI Adam Bachtiar mengatakan, peringatan Hari Pahlawan harus diselaraskan dengan kondisi masa kini serta diaktualisasikan dengan kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Setjen MPR/DPR/DPD RI adalah harus bisa mengoptimalkan fungsinya sebagai supporting system bagi Parlemen.

 

“Tentunya kalau buat ASN di DPD kan sesuai tugas dan fungsi utamanya yaitu sebagai sistem pendukung parlemen. Jadi tentu saja semua yang dilakukan dalam rangka untuk mendukung, baik DPR, MPR, maupun DPD RI. Akhir-akhir ini kan baik DPR, MPR maupun DPD banyak mendapat kritikan dari masyarakat, terutama terkait dari legislasi,” katanya usai menjadi Inspektur Upacara peringatan Hari Pahlawan Tahun 2019 yang mengangkat tema “Aku Pahlawan Masa Kini”, di Halaman Gedung Setjen DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (11/11/19).

 

Adam mengakui, memang beberapa tahun terakhir target undang-undang (UU) yang disahkan maupun dibahas tidak sesuai dengan Program Legislasi Nasional (Prolegnas). Sehingga, dukungan dari Kesetjenan MPR/DPR/DPD RI sangat dibutuhkan. Sesuai dengan pidato Presiden Joko Widodo saat pelantikan, untuk meninjau ulang beberapa peraturan UU yang dinilai menghambat investasi, dengan meng-cover beberapa UU lainnya untuk dijadikan satu dalam suatu UU yang disebut Omibus Law.

 

Deputi Bidang Persidangan Sekretariat Jenderal (Setjen) dan Badan Keahlian (BK) DPR RI Damayanti. Foto : Jaka/mr

 

Sementara itu, Deputi Bidang Persidangan Sekretariat Jenderal (Setjen) dan Badan Keahlian (BK) DPR RI Damayanti menyatakan, pada peringatan Hari Pahlawan Tahun 2019 ini ia mengajak seluruh elemen untuk tidak melupakan sejarah, bawasannya sudah banyak para pendahulu Bangsa yaitu para Pahlawan Indonesia yang berjuang untuk kemerdekaan.

 

Kaitannya dengan masa kini, Maya, biasa ia disapa, mengatakan bahwa menjadi pahlawan di masa kini dapat dilakukan dengan melakukan hal-hal yang positif dan dapat memajukan bangsa. “Kecil-kecil saja, seperti tadi disampaikan tidak menyebarkan hoax, memberikan berita kebenaran. Seperti hal-hal kecil yang memang memberikan hal-hal tenteram kepada masyarakat,” ungkapnya.

 

Selain itu, sebagai ASN tentunya, sesuai dengan amanat yang disampaikan Menteri Sosial di Hari Pahlawan Tahun 2019 yang salah satunya tidak menyebarkan hoax dan teruslah menyebarkan kebaikan. Hal tersebut ada kaitannya dengan integritas ASN, di mana hal itu sudah ada pada sumpahnya, sehingga itu menjadi kunci utama bagi seorang ASN jika ingin menjadi Pahlawan di masa kini.

 

“Jadi, sebagai ASN tentunya menjadi sumpah. Itu integritas menjadi kunci utama. Kita harus memberi contoh kepada masyarakat, generasi muda, untuk selalu, memberikan pelayanan dan memberikan rasa aman dan damai kepada masyarakat. Jadilah pahlawan masa kini,” tutupnya. (ndy/es)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
PKAKN Selalu Dukung Pengawasan DPR
15-06-2021 / SEKRETARIAT JENDERAL
Pusat Kajian Akuntabilitas Keuangan Negara (PKAKN) Badan Keahlian Sekretariat Jenderal DPR RI selalu siap mendukung fungsi pengawasan yang dilakukan DPR...
Ruang Kebijakan Pemerintah yang Besar Harus Diawasi
15-06-2021 / SEKRETARIAT JENDERAL
Pemerintah sudah diberi ruang kebijakan yang sangat besar terkait penanganan Covid-19 melalui Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2020. Untuk itu, DPR...
BK DPR Teken MoU Kerja Sama dengan Untirta
15-06-2021 / SEKRETARIAT JENDERAL
Badan Keahlian (BK) Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR RI melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) kerja sama dengan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa...
Ketua Komisi VII: Revisi UU Migas Guna Perkuat Inovatif
14-06-2021 / SEKRETARIAT JENDERAL
Kondisi di hulu migas saat ini seringkali mengalami kenaikan dan penurunan. Berbagai kondisi melanda dunia seperti terjadigapdalamsupply and demand, sehingga...