Banggar DPR Evaluasi Penerimaan Negara oleh Kemenkeu Sulsel

13-12-2019 / BADAN ANGGARAN

Wakil Ketua Banggar DPR RI Muhidin Mohammad Said. Foto : Puntho/mr

 

Badan Anggaran (Banggar) DPR RI meminta Perwakilan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) untuk segera memenuhi capaian yang masih kurang hingga akhir tahun 2019. Mengingat target yang harus dicapai dari sisi perpajakan hingga penghujung tahun 2019 masih cukup besar.

 

Hal tersebut diutarakan Wakil Ketua Banggar DPR RI Muhidin Mohammad Said saat memimpin Tim Kunjungan Kerja (Kunker) Banggar DPR RI di Makassar, Sulsel, Kamis (12/12/2019). Dalam lawatan tersebut, Banggar DPR RI juga mengevaluasi penerimaan negara di Provinsi Sulawesi Selatan berkaitan dengan sektor pajak dan cukai.

 

“Dari sisi perpajakan, target diperkirakan bisa mencapai 89,2 persen. Ini merupakan suatu target yang sangat baik sekali dibandingkan daerah-daerah lain. Oleh karena itu, kita tetap memberikan dorongan supaya ke depan ini lebih dipacu lagi,” ujar Muhidin.

 

Di sisi lain, Muhidin menyampaikan, dari pemaparan pihak perwakilan Kemenkeu Sulsel disampaikan bahwa target penerimaan Negara dari sektor bea cukai sudah terlampaui. Meski relatif kecil, Banggar DPR RI mengapresiasi capaian di sektor cukai yang sudah melampaui dari apa yang ditargetkan oleh Kemenkeu.

 

“Bagaimanapun juga, perwakilan Kemenkeu Provinsi Sulsel sudah mampu melakukan tugasnya dengan baik dalam rangka pencapaian target-target yang diamanatkan oleh APBN tahun 2019, di tengah situasi dan kondisi ekonomi nasional saat ini yang masih dalam pengaruh global dan perdagangan internasional,” tuturnya.

 

Pada kesempatan tersebut, Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Kebijakan dan Regulasi Jasa Keuangan dan Pasar Modal Arif Baharudin mengapresiasi masukan yang disampaikan oleh Banggar DPR RI. “Terima kasih atas kehadiran Banggar serta masukan yang sangat fokus terhadap penerimaan negara. Semoga hingga Desember 2019 penerimaan dapat tercapai,” papar Arif.

 

Turut hadir dalam kunjungan tersebut Wakil Ketua Banggar DPR RI Rusdi Masse Mappasessu serta sejumlah anggota Banggar DPR RI, yaitu Imam Suroso, Mercy C. Barends, Adriana C. Dondokambey (F-PDIP), Sari Yuliati, Dewi Asmara, Maman Abdurrahman (F-Golkar), Putih Sari, Kardaya Warnika (F-Gerindra), Sri Wulan, Abdullah Tuasikal, Hasnah Syam, Syarif Abdullah Alkadrie, Charles Meikyansyah (F-Nasdem), Siti Mukaromah, Anggia Erma Rini, (F-PKB), Chairul Anwar (F-PKS), Ashabul Kahfi (F-PAN), dan Anas Thahir (F-PPP). (pun/es)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Jadi Beban Moral, Utang Negara Harus Dikelola dengan Tanggung Jawab
27-01-2022 / BADAN ANGGARAN
Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Rizki Aulia Rahman Natakusumah menyampaikan bahwa utang yang dianggap menjadi beban moral negara, memiliki...
Said Abdullah: Larangan Ekspor Batu Bara Berdampak Turunnya Devisa Negara
03-01-2022 / BADAN ANGGARAN
Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah menilai, pelarangan ekspor batu bara yang dilakukan pemerintah pada 1-31 Januari 2022...
Said Abdullah: Pemerintah Perlu Pastikan Ketersediaan Cadangan Batu Bara Nasional
03-01-2022 / BADAN ANGGARAN
Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI M. H. Said Abdullah menekankan bahwa pemerintah perlu memastikan ketersediaan cadangan batu bara nasional...
Hadapi Tantangan ke Depan, Said Minta Pemerintah Antisipasi Aset Kripto
31-12-2021 / BADAN ANGGARAN
Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI M.H. Said Abdullah mengatakan Indonesia ke depan akan menghadapi banyak tantangan yang tidak mudah,...