KEK Bitung Harus Terintegrasi Era Industri 4.0

13-02-2020 / BADAN ANGGARAN

Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Edhie Baskoro Yudhono (kanan0. Foto : Runi/mr

 

Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Edhie Baskoro Yudhono mengapresiasi progres pembangunan yang ditunjukkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung, Sulawesi Utara. Ia pun  mengusulkan agar Pemerintah Provinsi Sulut bisa merancang "Investment Summit" untuk mengundang investor untuk berinvestasi di KEK Bitung. Ia juga menyarankan agar KEK Bitung terintegrasi dengan era Industri 4.0.

 

“KEK Bitung harus bisa terintegrasi dengan Industri 4.0, agar kawasan ini bisa terbuka dengan ‘global supply chains’. Kita ingin KEK Bitung ini mendunia, sehingga investor bisa datang dan berinvestasi di KEK Bitung,” katanya usai meninjau langsung KEK Bitung, Sulut, Kamis (13/2/2020). Turut dampingi Wakil Gubernur Sulut Stevan Kandouw, Wakil Wali Kota Bitung, Ketua Bappeda Sulut, dan jajaran Kantor Administrator KEK.

 

Politisi Partai Demokrat yang akrab disapa Ibas ini menekankan bahwa semua persoalan dan kendala yang dihadapi KEK Bitung saat ini, harus diselesaikan. “Jangan sampai KEK Bitung menjadi troublemaker bagi para Investor. Kami yakin kita bisa duduk bersama untuk menyelesaikan masalah dan kendala yang masih dihadapi oleh KEK Bitung. Termasuk masalah pembiayaan, pembebasan lahan dan regulasi,” optimis Ibas.

 

Pada kesempatan yang sama Wakil Gubernur Sulut Stevan Kandouw menjelaskan, KEK Bitung memiliki potensi ekonomi yang sangat besar, bahkan saat ini sudah ada kurang lebih 35 investor yang siap berinvestasi di KEK Bitung. Akan tetapi Stevan melanjutkan, di tengah potensi ekonomi tersebut, KEK juga memiliki sejumlah kendala. Salah satu kendala terbesar adalah pembebasan lahan yang sepenuhnya belum selesai.

 

“Selain itu permasalahan regulasi yang masih cukup menghambat, contohnya perizinan ekspor yang sepenuhnya masih menjadi kewenangan pusat. Pentingnya kepastian hukum bagi kami ‘point of no return’, yang diharapkan Badan Anggaran DPR RI bisa memperjuangkan semua kendala yang ada di sini ke Pemerintah Pusat. Sehingga yang kita harapkan untuk peningkatan pertumbuhan ekonomi bisa menjadi lebih baik,” harap Stevan. (rni/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Jangan Ada Kompromi Soal Penjagaan Kedaulatan Wilayah Indonesia
15-09-2021 / BADAN ANGGARAN
Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Rizki Aulia Rahman Natakusumah meminta pemerintah untuk tidak kompromi dengan penjagaan kedaulatan, baik di...
Anggaran Pendidikan Tahun 2022 Harus Fokus Tingkatkan Kualitas SDM
15-09-2021 / BADAN ANGGARAN
Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Muhidin Mohamad Said meminta agar anggaran pendidikan sebesar Rp 541,7 triliun pada APBN...
Anggota DPR Harap Pemerintah Segera Realisasikan Digitalisasi bagi UMKM
15-09-2021 / BADAN ANGGARAN
Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Rizki Aulia Rahman Natakusumah menilai sudah terlalu lama pemerintah menjanjikan dukungan program digitalisasi yang...
Banggar DPR Sepakat Postur Sementara RAPBN 2022 Rp2.714,2 Triliun
14-09-2021 / BADAN ANGGARAN
Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah menyatakan Panja A RAPBN 2022 menyepakati postur sementara belanja negara dalam RAPBN...