Banggar Dukung Kalsel Lakukan Terobosan untuk Meningkatkan Perekonomian

25-02-2020 / BADAN ANGGARAN

Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal. Foto : Ica/mr

 

Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal mengatakan, Kalimantan Selatan (Kalsel) harus melakukan inovasi dan terobosan untuk menggerakkan perekonomian. Kalsel juga diharapkan untuk mengoptimalkan potensi industrinya, agar tidak bergantung pada barang komoditas seperti kelapa sawit atau batu bara.

 

Hal tersebut diungkapkan Cucun usai pertemuan Tim Kunker Banggar DPR RI dengan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, Dirjen Perimbangan Keuangan Kemenkeu Astrea Primanto Bhakti, Kakanwil Bank Indonesia Kalsel serta Bupati, Wali Kota dan Sekda se-Kalsel di Kantor Gubernur Kalsel, Banjarmasin, Senin (24/2/2020).

 

"Kalsel punya potensi untuk terus berkembang. Tidak tergantung hanya pada kekayaan alam saja, tetapi dapat juga mengembangkan hasil perkebunan, pertanian, dan pariwisata. Sehingga nantinya tidak hanya sebagai daerah penyangga, tetapi juga sebagai etalase Indonesia baru nantinya," ujar Cucun.

 

Politisi Fraksi PKB ini berharap agar ke depannya perekonomian di Kalsel terus meningkat, sehingga dapat dengan optimal menjadi daerah penyangga Ibu Kota Negara yang nantinya. Banggar juga berharap agar Pemerintah Pusat dapat membantu menyelesaikan permasalahan Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) di sejumlah wilayah di Kalsel, agar tidak menghambat pembangunan daerah.

 

"Yang penting Pemerintah punya keinginan bagaimana potensi yang luar biasa, baik sumber daya alam, maupun potensi lainnya, dapat dikembangkan. Seperti perlunya perbaikan di tata kelola tambang dan batubara, sehingga ada nilai tambah di daya jualnya. Itu yang perlu kita lakukan di daerah yang potensi tambangnya cukup banyak, seperti di Kalimantan Selatan ini," jelas Cucun.

 

Sebelumnya, Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor memaparkan kesiapan Kalsel menjadi daerah penyangga Ibu Kota Negara yang baru. Hingga saat ini, Kalsel terus berbenah untuk mendorong perekonomian. Sumber-sumber pertumbuhan ekonomi baru yang sedang disiapkan seperti kawasan industri, pariwisata, dan pertanian. Sehingga pada saatnya nanti, Kalsel siap melepaskan ketergantungan dari barang-barang komoditas.

 

Sahbirin mengungkapkan pentingnya kualitas sumber daya manusia (SDM) untuk terus meningkatkan perekonomian. Mengingat kualitas SDM menjadi penentu dari kejayaan sebuah negara. Dengan kualitas SDM yang baik, tentu bisa membangun negara ini dengan baik pula.

 

“Hal ini sangat relevan dengan Provinsi Kalimantan Selatan, terutama di tengah upaya kita untuk terus berinovasi dan mendorong tumbuhnya sumber-sumber perekonomian baru di luar komoditas pertambangan. Selain itu, kami juga memacu daya saing daerah melalui penguatan kualitas SDM daerah," jelas Sahbirin. (ica/es)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Ketua Banggar: Pemerintah Harus Selektif Jalankan Kebijakan Fiskal
10-05-2021 / BADAN ANGGARAN
Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI MH Said Abdullah meminta pemerintah agar selektif dan kalkulatif dalam menjalankan kebijakan fiskal, termasuk...
Desain Asumsi Makro dan Kebijakan Fiskal 2022 Harus Akurat
27-04-2021 / BADAN ANGGARAN
Ketua Badan Anggaran DPR RI Said Abdullah meminta pemerintah agar perumusan desain asumsi Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan...
Postur APBN Masih Punya Beban Berat Pulihkan Perekonomian Tahun Mendatang
08-04-2021 / BADAN ANGGARAN
Pemerintah telah diberi kewenangan dalam Perppu 1 Tahun 2020, dan disempurnakan dalam UU Nomor 2 Tahun 2020, untuk menetapkan batas...
Ketua Banggar DPR Imbau PLN Salurkan Subsidi Listrik Tepat Sasaran
08-04-2021 / BADAN ANGGARAN
Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah mengemukakan, PT PLN yang memiliki program subsidi dan kompensasi untuk rakyat miskin,...