Museum Geologi Bandung Jadi Sarana Pendidikan Sejarah

20-09-2020 / KOMISI VII

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Eddy Soeparno (kiri) saat memimpin Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VII DPR RI meninjau Museum Geologi Bandung, di Bandung, Jawa Barat, Jumat (18/9/2020). Foto : Singgih/Man

 

Museum Geologi Bandung menjadi salah satu museum yang paling tinggi pengunjungnya di Indonesia, yakni rata-rata satu juta pengunjung per tahunnya. Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Eddy Soeparno melihat, museum ini menjadi sarana pendidikan yang sangat baik tidak hanya untuk anak-anak, tetapi juga untuk mahasiswa dan pelajar, serta bagi pihak-pihak yang masih punya keinginan untuk belajar.

 

“Kita juga bisa mengetahui betapa kaya sejarahnya Indonesia dan juga di sini kita bisa mengetahui betapa kompleksnya kita untuk menemukan rangkaian sejarah kita, mulai dari sejarah manusia, sejarah pembentukan batu dan lain-lain,” ungkap Eddy saat memimpin Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VII DPR RI meninjau Museum Geologi Bandung, di Bandung, Jawa Barat, Jumat (18/9/2020).

 

Lebih lanjut, Eddy menyampaikan bahwa kehadiran museum tersebut sangat penting, agar setiap pengunjungnya mengetahui runtutan sejarah, misalnya guna pengembangan geothermal, pengeboran minyak, penemuan batu bara dan lain-lain. “(Museum) Ini saya kira memberikan masukan dan memberikan perluasan pandangan bagi kita semua dan sangat bermanfaat bagi seluruh anggota Komisi VII DPR RI,” tegas Eddy.

 

“Saya kira selama ini temuan-temuan geologi sudah tercatat dengan baik, terkelola dengan baik dan saya memberikan apresiasi kepada Kepala Museum Geologi yang telah mengorganisir dan mengelola museumnya dengan baik. Kita berharap setelah pandemi nanti, museum ini kembali ramai dikunjungi,” harap politisi Fraksi Partai Amanat Nasional (F-PAN) ini.

 

Sebelumnya Eddy menjelaskan, kunjungan Komisi VII DPR RI ke Museum Geologi Bandung ini dalam rangka fungsi pengawasan, khususnya guna memperoleh informasi tentang koleksi, program kegiatan, dan permasalahan-permasalahan yang dihadapi Museum Geologi Bandung dalam pelaksanaan fungsinya. “Kita datang ke sini, untuk melihat langsung ke apa saja yang ada di Museum Geologi dalam rangka untuk menambah informasi terkait  hal-hal yang menyangkut geologi di Indonesia,” jelas Eddy.

 

Sebagaimana diketahui, berdasarkan Peraturan Menteri ESDM RI Nomor12 Tahun 2013 tentang Organisasi dan Tata Kerja Museum Geologi, Museum Geologi merupakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) di lingkungan Badan Geologi Kementerian ESDM RI yang memiliki tugas melaksanakan pengelolaan, penelitian, pengembangan, konservasi, peragaan, dan penyebarluasan informasi koleksi geologi.

 

“Dengan adanya kondisi geografis dan geologis Wilayah Indonesia yang berada dalam jalur cincin api pasifik (Pacific Ring of Fire) dan terletak diantara 3 lempeng aktif yang berinteraksi, yaitu Lempeng Eurasia, Lempeng Pasifik, dan Lempeng Indo-Australia, maka peran Badan Geologi Kementerian ESDM RI menjadi sangat vital dalam pengelolaan sumber daya geologi dan mitigasi kebencanaan di Indonesia,” tutur Eddy. (skr/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Sartono Soroti Tak Berfungsinya Sistem Peringatan Dini Gunung Semeru
05-12-2021 / KOMISI VII
Anggota Komisi VII DPR RI Sartono Hutomo menyoroti tidak berfungsinya Sistem Peringatan Dini (early warning system) pada musibah letusan Gunung...
Komisi VII Yakin Indonesia Mampu Hasilkan EBT Handal dan Mandiri
05-12-2021 / KOMISI VII
Tidak ingin rakyat Indonesia terus-menerus mengandalkan fosil sebagai sumber energi utama, Komisi VII DPR RI menekan pentingnya menghasilkan energi baru...
Mulyanto: Menteri Bahlil Harusnya Tindak Oknum yang Halangi Transformasi LPG ke DME
03-12-2021 / KOMISI VII
Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto menilai pernyataan Menteri Investasi Bahlil Lahadia, bahwa ada oknum yang coba menghalangi transformasi Liquified...
Komisi VII Himpun Data Produksi Gula Dalam Negeri
27-11-2021 / KOMISI VII
Wakil Ketua Komisi VII DPR Bambang Haryadi memimpin Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VII di Provinsi Lampung. Kunjungan ini untuk memastikan...