BKSAP Dorong Distribusi Vaksin Covid-19 Secara Proporsional

27-09-2020 / B.K.S.A.P.

Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Mardani Ali Sera. Foto : Eot/Man

 

Pandemi Covid-19 telah bertransformasi, bukan hanya masalah kesehatan, namun menjadi masalah ekonomi, sosial, politik, serta keamanan yang merupakan masalah global. Banyak negara berlomba-lomba melakukan penelitian guna memproduksi vaksin Covid-19. Parlemen harus ambil peran agar kelak distribusi vaksin Covid-19 bisa merata dan proporsional. 

 

Demikian diungkapkan Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Mardani Ali Sera usai mengikuti Webinar dengan tema “The Role of Parliamentarians in Addressing the Challenges of COVID-19 through Implementation of Existing International Biosecurity and Biosafety Frameworks” yang diadakan oleh Parliamentarians for Global Action (PGA) yang berbasis di New York, Amerika Serikat, baru-baru ini.

 

Mardani mengungkapkan setiap orang berhak untuk hidup sehat dan mendapatkan kesempatan yang adil dan setara terhadap akses vaksin Covid-19. Karena itu, menurut Mardani, parlemen memiliki tanggungjawab untuk memastikan tidak ada gap dalam terdistribusinya vaksin Covid-19 bagi seluruh lapisan masyarakat di dunia.

 

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu juga menekankan bahwa dalam situasi krisis seperti saat ini, solidaritas global harus tetap diupayakan untuk penanganan pandemi. Sehingga, nantinya tidak ada kesenjangan antarnegara terhadap vaksin Covid - 19. “Dalam situasi krisis seperti saat ini, solidaritas global harus tetap diupayakan, utamanya dalam menjamin keamanan dan perdamaian dunia,” tegas Mardani.

 

Di samping itu, Mardani menambahkan perlu juga dibuat standar protokol kesehatan Covid-19 yang diakui dan diterima secara internasional. “Karena memang dalam pandemi sekarang ini standar protokol yang secara internationally accepted menjadi perlu. Misalnya gini, Amerika punya protokolnya sendiri, Eropa punya protokol sendiri, Asia punya protokol sendiri, makanya nggak connect. Menghapus Covid-19 pun jadi berat,” pungkas Mardani. (es,ip,ann/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
BKSAP Berkomitmen Gelar IPU 2022 Dengan Taat Prokes
19-01-2022 / B.K.S.A.P.
Gelaran pertemuanInter-Parliamentary Union(IPU) 2022 pada Maret 2022 di Bali sudah di depan mata. Menurut Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar...
BKSAP Adakan Sosialisasi Diplomasi Parlemen Di Universitas Djuanda
18-01-2022 / B.K.S.A.P.
Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI mengadakan sosialisasi diplomasi parlemen DPR RI dalam rangka "BKSAP SDGs Day” di...
BKSAP Serukan Pentingnya Konektivitas Indo-Pasifik untuk Jawab Berbagai Tantangan Regional
13-01-2022 / B.K.S.A.P.
Kawasan Indo-Pasifik yang luas dan mencakup berbagai negara di dalamnya, termasuk Indonesia, memiliki berbagai potensi yang belum tereksplorasi secara inklusif,...
BKSAP Komitmen Suarakan Urgensi Penanganan Iklim dan Pembangunan Hijau di Berbagai Forum Internasional
13-01-2022 / B.K.S.A.P.
Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Fadli Zon menegaskan komitmen DPR menyuarakan urgensi penanganan iklim dan pembangunan...