Parlemen RI-Tiongkok Upayakan Pertemuan Bilateral Bahas Pemulihan Ekonomi

27-11-2020 / B.K.S.A.P.

Ketua Gerakan Kerja Sama Bilateral (GKSB) Indonesia dengan Tiongkok Puteri Anetta Komaruddin. Foto : Jaka/Man

 

Untuk membahas isu-isu internasional terkait upaya pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19, parlemen Indonesia dan parlemen Tiongkok sedang merancang pertemuan kerja sama bilateral. Rencananya pertemuan bilateral tersebut akan diselenggarakan secara virtual pada (7/12/2020) nanti.

 

Hal tersebut disampaikan Ketua Gerakan Kerja Sama Bilateral (GKSB) Indonesia dengan Tiongkok Puteri  Anetta Komaruddin usai memimpin rapat koordinasi dengan para direktur dari Kementerian Luar Negeri beserta perwakilan KBRI Indonesia untuk Tiongkok. Menurutnya Tiongkok sebagai negara yang berhasil menangani pandemi harusnya dapat menjadi contoh bagi Indonesia.

 

“Dan memang saat pandemi Covid-19 ini sebagai negara yang dimana virus ini berasal dan terbukti telah melakukan penanganan yang cukup baik sehingga mereka sudah membuka ekonomi, sudah beraktivitas secara lumayan normal kembali. Banyak hal yang bisa Indonesia pelajari dari Tiongkok itu sendiri,” terangnya.

 

Politisi Fraksi Partai Golkar tersebut menambahkan bahwa sektor ekonomi dari Tiongkok sendiri tidak terlalu terdampak Covid-19 ini, sehingga akan banyak ilmu yang bisa didapat oleh parlemen Indonesia dalam rangka mengendalikan Covid-19. Untuk itu ia menuturkan, isu utama yang akan dibahas parlemen Indonesia dan Tiongkok, dititikberatkan pada isu fiskal dan insentif pajak.

 

“Kita akan mengeksplor lebih lanjut terkait dengan isu-isu fiskal, dan juga insentif pajak yang diberikan oleh kedua negara untuk pengusaha, khususnya pengusaha UMKM. Karena kita tahu di Tiongkok juga banyak sekali pengusaha UMKM-nya. Dan di situ mungkin juga kita bisa belajar dari masing-masing negara mengenai strategi yang belum diimplementasikan di negara kita,” imbuhnya.

 

Putri berharap pertemuan KSB ini akan dapat menciptakan hubungan resiprokal antara Indonesia dengan Tiongkok. “Karena dengan era globalisasi ini, banyak sekali bisnis dari Tiongkok yang dibuka di Indonesia. Dan kita berharap nanti pengusaha dan juga industri jasa keuangan dan industri-industri yang lainnya bisa mendapatkan akses yang sama ke Tiongkok,” tukasnya. (er/es)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
'BKSAP Day' Jembatani Potensi Sulsel dengan Dunia Internasional
23-01-2021 / B.K.S.A.P.
Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI Mardani Ali Sera menyatakan perhelatan 'BKSAP Day' bertujuan meningkatkan sinergi kolaborasi...
Diplomasi Parlemen Jembatani Kerja Sama Perguruan Tinggi Antar Negara
22-01-2021 / B.K.S.A.P.
Anggota Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Mulan Jameela mengungkap adanya potensi kerja sama di bidang pendidikan antara...
BKSAP DPR Buka Jalan Potensi Kerja Sama Daerah Dengan Negara Lain
22-01-2021 / B.K.S.A.P.
Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI saat Kunjungan Kerja di Pendopo Kabupaten Garut, Jawa Barat, Kamis (21/1/2020). Foto...
Diplomasi Parlemen Tekankan Semangat Multilateralisme Untuk Selesaikan Pandemi
15-01-2021 / B.K.S.A.P.
Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Mardani Ali Sera menekankan pentingnya diplomasi parlemen dalam menjawab tantangan...