Legislator Apresiasi Kesiapan Polda Riau Amankan Pilkada Serentak

06-12-2020 / KOMISI III

Anggota Komisi III DPR RI Rudy Mas’ud saat pertemuan tim kunspek Komisi III DPR RI dengan Kapolda, Kajati, Kakanwil Kemnkumham Riau, di Kantor Kajati Riau, Jumat (04/12/2020). Foto : Singgih/Man

 

Anggota Komisi III DPR RI Rudy Mas’ud mengapresiasi kinerja Kepolisian Daerah (Polda) Riau terhadap penanggulangan Covid-19 dan pengamanan penyelenggaraan pilkada serentak 2020 serta netralitas aparat penegak hukum di lapangan. Hal tersebut ia ungkapkan saat pertemuan tim kunspek Komisi III DPR RI dengan Kapolda, Kajati, Kakanwil Kemnkumham Riau, di Kantor Kajati Riau, Jumat (04/12/2020).

 

“Apresiasi terhadap Kapolda Riau, yang telah bekerja keras dan cerdas untuk menangani Covid-19 dan terus mengamankan pilkada serentak. Terkait dengan pilkada serentak, yang terpenting adalah Polri harus mampu menjaga netralitasnya dan mampu menjaga keamanan pilkada nantinya,” ungkap Rudy Mas’ud.

 

Sebagaimana diketahui bahwa, Provinsi Riau akan melaksanakan pilkada serentak pada tanggal 9 Desember 2020 di sembilan kabupaten dan kota, yaitu Kabupaten Siak, Rokan Hilir, Rokan Hulu, Pelalawan, Kuantan Singingi, Dumai, Kepulauan Meranti, Indragiri Hulu dan Bengkalis.

 

Untuk menjaga keamanan pelaksanaan pilkada serentak 2020 di Provinsi Riau, Polda Riau menyiapkan sebanyak 4.732 personil yang tersebar di sejumlah titik yang telah ditentukan dan akan dipantau secara online. Rudy mengusulkan agar penempatan jumlah personil bisa disesuaikan dengan kondisi daerahnya agar nantinya bisa mengantisipasi kerawanan-kerawanan yang akan ditimbulkan.

 

Politikus Fraksi Partai Golkar ini kemudian berpendapat hal itu menjadi penting karena penempatan jumlah personil sesuai dengan zona-zona tingkat kerawanan daerahnya akan membantu terciptanya pilkada yang aman serta bisa dipertanggungjawabkan sesuai dengan konstitusi.

 

“Jika zonanya aman, maka bisa ditempatkan satu personil untuk mengamankan dua atau tiga TPS, namun jika daerahnya rawan maka minimum satu TPS dikawal oleh satu orang personil, supaya kualitas pilkada kita nanti secara konstitusi bisa dipertanggungjawabkan dengan seluruh masyarakat Indonesia,” ungkapnya.

 

Polda Riau sendiri telah melakukan berbagai simulasi guna pengamanan pilkada serentak di sembilan kabupaten/kota yang ada di Provinsi Riau. Selain itu, Polda Riau akan memonitor secara online personilnya yang mengamankan pilkada serentak di sejumlah titik di Provinsi Riau, sehingga akan lebih cepat termonitor. (skr/es)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Pasal Penyerangan Terhadap Martabat Presiden Hendaknya Tak Tabrak Putusan MK
09-06-2021 / KOMISI III
Anggota Komisi III DPR RI Arsul Sani menjelaskan, pasal penyerangan terhadap martabat presiden dan wakil presiden dalam Rancangan Kitab Undang-Undang...
Rano Alfath Minta Polri Utamakan Kemanusian dalam Penegakan Hukum
08-06-2021 / KOMISI III
Pendekatan humanis merupakan salah satu janji Kapolri Jenderal Listyo Sigit dalam program Presisi, namun tetap tegas, profesional, dan berkeadilan dalam...
Komisi III Bahas Anggaran Polri, Kejagung, dan Kemenkumham
07-06-2021 / KOMISI III
Ketua Komisi III DPR RI Herman Hery memimpin rapat kerja dengan tiga mitra yakni Polri, Kejaksaan Agung, dan Kementerian Hukum...
Alokasi Anggaran untuk Kinerja Legislasi di Ditjen Perundang-undangan Perlu Dimaksimalkan
07-06-2021 / KOMISI III
Anggota Komisi III DPR RI Arsul Sani meminta agar Direktorat Jenderal Peraturan Perundang-undangan Kementerian Hukum dan HAM memaksimalkan alokasi anggaran...