Perlu Kolaborasi antar Pemangku Kepentingan untuk Bangkitkan Ekonomi

13-12-2020 / LAIN-LAIN

Anggota DPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono saat menjadi pembicara (virtual) dalam acara Bimbingan Teknis Pengenalan dan Promosi Wisata Khusus dengan Penerapan Protokol CHSE/K4 Pada Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, di Pacitan, Jawa Timur, Kamis (10/12/2020). Foto : Ist/mr

 

 

Pandemi Covid-19 memberikan dampak pada penurunan ekonomi. Meski begitu sudah seharusnya para pemangku kepentingan berupaya untuk kebangkitan ekonomi bagi masyarakat. Untuk membangkitkan perekonomian di masa pandemi, Anggota DPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono mengungkapkan, kolaborasi antar stakeholder sangat diperlukan untuk menggairahkan kembali roda ekonomi di sektor pariwisata.

 

Ibas, sapaan akrab Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI itu menambahkan, dukungan dari berbagai pihak juga sangat dibutuhkan, mulai dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, asosiasi terkait, dan seluruh masyarakat, termasuk para pelaku usaha. 

 

“Saya pikir, kita semua harus terus berupaya melakukan langkah-langkah mitigasi dan melakukan penanganan seoptimal mungkin untuk membangkitkan perekonomian Indonesia, khususnya Kabupaten,” ungkapnya saat menjadi pembicara dalam acara Bimbingan Teknis Pengenalan dan Promosi Wisata Khusus dengan Penerapan Protokol CHSE/K4 Pada Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, di Pacitan, Jawa Timur, Kamis (10/12/2020).

 

Politisi Partai Demokrat itu juga memaparkan, saat ini faktor penunjang Quality Tourism seperti Kebersihan, Kesehatan, Keamanan dan Keberlangsungan Lingkungan (K4) atau CHSE (Cleanliness, Health, Safety and Environmental Sustainability) merupakan protokol kesehatan yang harus diterapkan di sektor kawasan pariwisata.

 

“Logika sederhananya, jika keamanan dan kesehatan terjamin, maka kepercayaan masyarakat akan terbangun, di mana selanjutnya akan berdampak pada pergerakan roda perekonomian yang terus berputar. Perubahan fundamental inilah yang diperlukan untuk menghadapi tantangan global sektor pariwisata di tengah pandemi Covid-19,” terang Ibas.

 

Tidak lupa, Anggota Komisi VI DPR RI itu mengajak semua pihak yang hadir, untuk menerapkan protokol kesehatan sebagai syarat utama dan mutlak terkait dibukanya kembali sektor pariwisata dalam negeri. Ia juga berharap agar tujuan dari kegiatan Bimtek ini, yakni memulihkan sektor pariwisata Pacitan serta roda perekonomian, dapat terlaksana.

 

Menutup sambutannya, Ibas tidak lupa mengingatkan agar masyarakat tetap semangat, produktif, dan menjalankan protokol kesehatan untuk keselamatan diri, keluarga, serta lingkungan. Baik itu menjaga jarak, mencuci tangan, menggunakan masker, berikhtiar vaksin akan ditemukan, dan selalu berdoa agar pandemi lekas usai. (eko/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Pembahasan RUU Kejaksaan Siap Terima Masukan dari Masyarakat
13-04-2021 / LAIN-LAIN
Anggota Komisi III DPR RI Hinca Pandjaitan mengungkapkan, secara prinsip dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang revisi atas Undang-Undang (UU)...
Masjid Harus Tetap Moderat
11-04-2021 / LAIN-LAIN
Anggota DPR RI Saleh Partaonan Daulay menyerukan masjid-masjid harus tetap menjaga sikap moderatnya di tengah masyarakat. Masjid tidak boleh berafiliasi...
Konsolidasi Perempuan Untuk Maksimalkan Pemantauan dan Pengawasan Kebijakan
07-04-2021 / LAIN-LAIN
Kaukus Perempuan Parlemen Republik Indonesia (KPP RI) bukan sekedar organisasi yang menunjukkan kehadiran perempuan di lembaga legislatif. Presidium KPP RI...
Evita Nursanty Serukan Gotong Hadapi Intoleransi, Radikalisme dan Terorisme
01-04-2021 / LAIN-LAIN
Anggota DPR RIEvita Nursanty mengutuk keras aksi terorisme yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. Iamendukung langkah-langkah Polri untuk mengusut...