Forum MIKTA Dorong Keadilan Distribusi Vaksin bagi Seluruh Negara

18-12-2020 / B.K.S.A.P.
Wakil Ketua BKSAP DPR RI Charles Honoris usai mengikuti agenda Forum Sidang The 6th MIKTA (Mexico, Indonesia, Korea, Turkey and Australia) Speakers Consultation 2020 secara virtual meeting. Foto: Runi/rni

 

 

Wakil Ketua BKSAP DPR RI Charles Honoris usai mengikuti agenda Forum Sidang The 6th MIKTA (Mexico, Indonesia, Korea, Turkey and Australia) Speakers Consultation 2020 secara virtual meeting yang diselenggarakan oleh Parlemen Korea Selatan, menyampaikan bahwa Forum MIKTA diharapkan bisa mendorong adanya keadilan dalam pendistribusian vaksin bagi seluruh negara di dunia.

 

“Seperti yang disampaikan Ketua DPR (dalam Forum MIKTA ini), tentang pentingnya keberadaan Forum MIKTA untuk bisa mendorong adanya keadilan dalam distribusi vaksin. Artinya ketika vaksin sudah bisa didistribusikan, maka jangan hanya diperuntukkan untuk negara maju, tetapi bagi semua negara. Termasuk negara berkembang seperti Indonesia harus mendapatkan jatah vaksin dengan jumlah yang cukup. Sehingga masyarakat di dunia bisa sama-sama terlindungi dari Covid-19,” ucapnya di Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Kamis (17/12/2020).

 

Anggota Komisi I DPR RI itu mengatakan, dalam forum sidang tersebut juga dibahas tentang bagaimana forum MIKTA mengedepankan kerja sama dalam melindungi kelompok rentan di tengah pandemi covid 19. Parlemen negara-negara yang dalam forum MIKTA diharapkan bisa mendorong pihak eksekutif, dalam hal ini pemerintah, terkait kebijakan-kebijakan agar dampak terhadap kelompok rentan tersebut bisa dimitigasi.

 

“Disampaikan juga oleh para Pimpinan Parlemen dari 5 negara ini bahwa permasalahan dari covid 19 bukan saja terkena pada sektor kesehatan, tetapi hampir pada semua sektor, termasuk pertumbuhan ekonomi. Untuk itu forum ini membuat komitmen untuk meningkatkan kerja sama di seluruh bidang supaya perekonomian di masing-masing negara bisa lebih baik lagi, khususnya bagaimana perekonomian di tingkat bawah atau kelompok rentan tersebut bisa lebih baik lagi dalam hal ekonominya,” ujarnya.

 

Politisi Fraksi PDI-Perjuangan itu juga mengungkapkan, para pimpinan parlemen yang tergabung dalam MIKTA bersepakat untuk bersama-sama memperkuat organisasi internasional, seperti Badan Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO), agar distribusi vaksin bisa dilakukan dengan adil dan berjalan baik, serta tepat sasaran bagi orang yang membutuhkan untuk divaksinasi.

 

“Ada lebih dari 10 poin yang sudah disepakati dalam forum MIKTA kali ini, termasuk di antaranya meningkatkan kerja sama kelima negara dan bagaimana bersama-sama menghadapi pandemi Covid-19, serta bagaimana kerja sama kelima negara itu dalam membantu kelompok rentan dalam menghadapi pandemi Covid-19,” pungkas legislator dapil DKI Jakarta III itu. (dep/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Respon Berbagai Tantangan Global dan Regional, DPR Dukung Penguatan Kerja Sama AIPA – Parlemen Norwegia
27-02-2021 / B.K.S.A.P.
Pandemi Covid-19 yang melanda berbagai negara di seluruh dunia saat ini menjadi pengingat bahwa kerja sama internasional yang berlandaskan pada...
Pimpinan BKSAP Ingin Jajaki Kerja Sama ‘Sister City’ Dengan Kerajaan Maroko
25-02-2021 / B.K.S.A.P.
Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Putu Supadma Rudana menilai Indonesia memiliki potensi besar untuk mengembangkan...
Peringati 29 Tahun Genosida Khojaly, Parlemen Indonesia Sampaikan Duka Mendalam
24-02-2021 / B.K.S.A.P.
Ketua Grup Kerja Sama Bilateral (GKSB) Indonesia - Azerbaijan Muhammad Iqbal menyampaikan penghormatan untuk mengenang para korban pembantaian Khojaly, yang...
Fadli Zon Tegaskan Pemberantasan Korupsi Harus Komprehensif
19-02-2021 / B.K.S.A.P.
Presiden Southeast Asian Parliamentarians Against Corruption (SEAPAC), atau Organisasi Parlemen Asia Tenggara anti Korupsi, Fadli Zon menghadiri Forum Inter Parliamentary...