BKSAP DPR Buka Jalan Potensi Kerja Sama Daerah Dengan Negara Lain

22-01-2021 / B.K.S.A.P.

Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI saat Kunjungan Kerja di Pendopo Kabupaten Garut, Jawa Barat, Kamis (21/1/2020). Foto : Alfi/Man

 

Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI melakukan Kunjungan Kerja sebagai bagian dari program penjangkauan publik atau public outreach. Acara tersebut digelar dengan berdialog dan berdiskusi bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Garut, civitas akademika Universitas Garut dan Institut Pendidikan Indonesia beserta perwakilan mahasiswa. Mengusung tema  “Diplomasi Parlemen Sebagai Diplomasi Total Indonesia”, di Pendopo Kabupaten Garut, Jawa Barat, Kamis (21/1/2020).

 

Ketua BKSAP DPR RI Fadli Zon mengatakan, sebagai salah satu alat kelengkapan dewan (AKD), BKSAP memiliki keinginan untuk menangkap aspirasi dan pandangan publik dalam pelaksanaan diplomasi parlemen sekaligus memperluas informasi mengenai peran diplomasi parlemen yang dilakukan DPR RI. Selain menjalankan fungsi legislasi, pengawasan dan anggaran, Dewan juga menjalankan tugas diplomasi parlemen dengan negara lain.

 

“Dalam rangka kunjungan kerja BKSAP DPR RI, kami datang bersama untuk menjelaskan apa tugas-tugas diplomasi parlemen dan tentu ini bagian dari yang menyatu dengan tugas DPR. Harapannya dengan kunjungan ke daerah seperti ini, bisa membawakan aspirasi dan menjembatani aspirasi daerah dengan pihak-pihak lain di luar negeri,” kata Fadli Zon saat memberikan keterangan pers kepada awak media usai pertemuan.

 

Meski di tengah pandemi, Fadli Zon menyatakan hal itu tidak menyurutkan tugas diplomasi untuk menjalin kerja sama dengan negara-negara lain. Apalagi saat ini, Indonesia tengah menjalankan diplomasi vaksin sebagai upaya bersama penanggulangan sebaran virus Covid-19. “Saling bertukar pengalaman dengan negara-negara lain tetap dilakukan, dengan Korea, New Zealand, Vietnam, Australia, kita tetap mendukung diplomasi vaksin dan diplomasi menghadapi pandemi,” tambah politisi Partai Gerindra itu.

 

Secara khusus dalam kunjungan tersebut, pihaknya juga membahas potensi kerja sama yang bisa dilakukan oleh sejumlah perguruan tinggi di Garut dengan perguruan lainnya di luar negeri. “Ada beberapa perguruan tinggi (di Garut), yang mungkin bisa kita fasilitasi dan kita jembatani dengan perguruan-perguruan lain di luar negeri. Termasuk juga menjembatani dengan Anggota DPR yang hadir dari Komisi X dengan bidang pendidikan, Komisi VII juga Komisi I, untuk tahu perkembangan informasi terakhir,” lanjut Fadli.

 

Adapun Anggota BKSAP yang hadir dalam pertemuan tersebut, di antaranya Anggota Komisi VII Mulan Jameela (F-Gerindra/Jawa Barat XI), Anggota Komisi I Fadhullah (F-Gerindra/Aceh I), dan Anggota Komisi X Himmatul Aliyah (F-Gerindra/DKI Jakarta II). Acara tersebut juga diikuti oleh Ketua DPRD Kabupaten Garut, Asisten Daerah Bidang Perekonomian, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, serta Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Garut.

 

Pada kesempatan tersebut, Anggota BKSAP Himmatul Aliyah menjelaskan terkait ditundanya pengangkatan pegawai dan guru honorer menjadi PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja/P3K) karena adanya pandemi Covid-19. “Komisi X telah membahas dengan empat Kementerian terkait ini, dan untuk menyelesaikan permasalahan terkait dengan PKH 2 dan juga guru honorer harapannya bisa selesai tahun 2021 ini dari yang seharusnya selesai tahun kemarin, Komisi X telah beri batas waktu sampai Maret nanti,” ungkapnya.

 

Lebih lanjut Himmatul mengatakan bahwa pihaknya telah mendesak pemerintah untuk segera membuka kembali jalur P3K untuk menyelesaikan permasalahan honorer yang berlarut-larut. “Pemerintah perlu segera membuka kembali jalur ini, apalagi kita kekurangan guru sangat banyak. Jalur P3K ini tidak bisa disamaratakan dengan jalur CPNS, karena P3K ini kemarin hanya untuk menyelesaikan permasalahan honorer yang berlarut-larut sehingga diambil jalan keluarnya adalah dengan dilakukan penerimaan P3K ini,” tutupnya. (alw/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
GKSB DPR RI-Parlemen Slowakia Perkuat Hubungan Indonesia dengan Slowakia
26-01-2022 / B.K.S.A.P.
Anggota Grup Kerja Sama Bilateral (GKSB) DPR RI-Parlemen Slowakia Hendrawan Supratikno menerima kunjungan Kedutaan Besar Republik Slovakia dengan maksud guna...
Potensi Kerja Sama Indonesia - Ukraina Perlu Semakin Ditingkatkan
19-01-2022 / B.K.S.A.P.
Ketua Grup Kerja Sama Antar Parlemen (GKSB) DPR RI - Parlemen Ukraina Sugeng Suparwoto mengatakan bahwa Indonesia dan Ukraina memiliki...
BKSAP Sosialisasikan Penyelenggaraan IPU Assembly ke-144 ke Media Nasional
19-01-2022 / B.K.S.A.P.
Indonesia akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Inter-Parliamentary Union (IPU) Assembly & Related Meetings ke-144 pada 20-24 Maret 2022 mendatang yang...
Nusa Dua Bali Siap Jadi Tuan Rumah IPU Assembly ke-144
19-01-2022 / B.K.S.A.P.
Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Putu Supadma Rudana mengatakan bahwa masyarakat Bali menyambut baik penyelenggaraan...