DPR Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Sediakan Vaksin Covid-19

10-02-2021 / PARIPURNA

Ketua DPR RI Dr. (H.C.) Puan Maharani saat menyampaikan Pidato Penutupan Masa Persidangan III Tahun Sidang 2020-2021 dalam Rapat Paripurna ke-13, di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Rabu (10/2/2021). Foto : Jaka/Man

 

Ketua DPR RI Dr. (H.C.) Puan Maharani mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Indonesia yang menyediakan vaksin Covid-19, dalam rangka upaya untuk menangani pandemi yang telah terjadi lebih dari 10 bulan. Dengan adanya vaksin ini, menurutnya, dapat memberikan harapan kepada seluruh masyarakat Indonesia agar kondisi pandemi dapat segera berlalu.

 

“Vaksin Covid-19 memberikan harapan bagi kita semua, agar kondisi pandemi Covid-19 dapat segera berlalu. Akan tetapi kondisi saat ini memperlihatkan bahwa ketidakpastian dari situasi Pandemi Covid-19 masih akan berlanjut,” jelas  Puan saat menyampaikan Pidato Penutupan Masa Persidangan III Tahun Sidang 2020-2021 dalam Rapat Paripurna ke-13, di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Rabu (10/2/2021).

 

Karena itu, masih kata Puan, DPR RI akan terus melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan vaksinasi Covid-19 agar dapat berjalan tepat manfaat dan tepat sasaran. Pemerintah juga diharapkan agar terus melakukan edukasi dan sosialisasi terkait vaksin Covid-19, serta terus memastikan bahwa vaksin yang digunakan aman, bermanfaat, dan halal.

 

“Oleh karena itu, diperlukan perhatian dan komitmen kita bersama sebagai Anggota DPR, agar melalui fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan, untuk dapat terus mengoptimalkan upaya, kebijakan, dan program pemerintah maupun negara dalam membangun daya tahan nasional baik di bidang kesehatan, ekonomi, maupun sosial dalam menghadapi Pandemi COVID-19,” ujar politisi PDI-Perjuangan ini.

 

Diketahui, Pemerintah Indonesia telah menerima 11 juta vaksin dari Sinovac, perusahaan asal Tiongkok, yang tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Selasa (2/2/2021) lalu. Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan Oscar Primadi menjelaskan dari 11 juta vaksin tersebut, 10 juta di antaranya berupa bahan baku (bulk) dan 1 juta lainnya vaksin dalam bentuk overfill.

 

Dengan adanya tambahan 11 juta vaksin tersebut, total sudah terdapat 28 juta vaksin di Indonesia, baik vaksin yang sudah dalam bentuk jadi maupun berbentuk bahan baku. Selanjutnya, bahan baku tersebut akan digunakan oleh Bio Farma untuk memproduksi vaksin Covid-19. (rdn/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Pandemi Covid-19, Pelaksanaan APBN Percepat Pemulihan Ekonomi Nasional
09-04-2021 / PARIPURNA
Ketua DPR RI Dr. (H.C.) Puan Maharani mengatakan, saat ini pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2021...
Sahkan UU IE-CEPA, DPR Harapkan Peningkatan Ekspor
09-04-2021 / PARIPURNA
Rapat Paripurna DPR RI telah mengesahkan Rancangan Undang-Undang tentangPersetujuan Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia dengan Negara-negara EFTA (RUU IE-CEPA).Wakil Ketua Komisi...
DPR Tetap Perjuangkan Kepentingan Nasional di Forum Internasional
09-04-2021 / PARIPURNA
Ketua DPR RI Dr. (H.C.) Puan Maharani memastikan DPR tetap aktif menyuarakan kepentingan nasional, kendati masih dalam situasi pandemi. Pada...
DPR Sampaikan Ucapan Duka Bencana dan Kecam Terorisme
09-04-2021 / PARIPURNA
Ketua DPR RI Dr. (H.C.) Puan Maharani mengawali pidato Penutupan Masa Persidangan IV tahun Sidang 2020-2021 dengan mengungkapkan dukacita. Rasa...