Perlu Skenario Jika Ibadah Haji 2021 Diselenggarakan Saat Pandemi

10-02-2021 / PARIPURNA

Ketua DPR RI Dr. (H.C.) Puan Maharani saat Pidato Penutupan Masa Persidangan III Tahun Sidang 2020-2021 dalam Rapat Paripurna ke-13, di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Rabu (10/2/2021). Foto : Eno/Man

 

Ketua DPR RI Dr. (H.C.) Puan Maharani meminta Pemerintah Indonesia tetap mempersiapkan segala skenario terkait segala kemungkinan jika penyelenggaraan Haji pada tahun 2021 ini tetap diselenggarakan saat pandemi Covid-19. DPR RI, melalui Komisi VIII juga akan membahas biaya penyelenggaran Haji bersama pemerintah.

 

“Pemerintah agar tetap mempersiapkan segala kemungkinan jika penyelenggaraan haji tetap dilaksanakan. DPR, melalui komisi terkait, juga akan tetap membahas biaya penyelenggaraan Haji bersama Kementerian Agama dan jajaran pemerintah terkait lainnya,” jelas  Puan dalam Pidato Penutupan Masa Persidangan III Tahun Sidang 2020-2021 dalam Rapat Paripurna ke-13, di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Rabu (10/2/2021).

 

Diketahui, Pemerintah Arab Saudi pada Selasa (9/1/2021) telah memasukkan Indonesia ke dalam daftar negara yang dilarang untuk berkunjung, baik untuk ibadah Umrah maupun Haji. Dampaknya, ibadah haji tahun 2021 masih menunggu kebijakan resmi selanjutnya dari Pemerintah Arab Saudi.

 

Selain Indonesia, terdapat 19 negara lain yang masuk dalam daftar larangan penerimaan kunjungan, yakni, Argentina, Uni Emirat Arab, Amerika Serikat, Brasil, Jerman, dan Inggris. Kemudian, Jepang, Italia, Pakistan, Irlandia, Portugal, Turki, Afrika Selatan, Swedia, Swiss, Prancis, Lebanon, Mesir, dan India. Kebijakan ini diberlakukan menyusul semakin tingginya angka kasus Covid-19 di Arab Saudi yang mencapai 310 kasus dengan empat orang meninggal pada 2 Februari 2021 lalu.

 

Meskipun demikian, dalam kesempatan berbeda Plt Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama (Kemenag) Oman Fathurahman menjelaskan pihaknya sudah menetapkan skenario Haji 2021. Mulai skenario Haji berjalan dengan kuota normal, haji dengan kuota dibatasi, hingga skenario terburuk, yaitu tidak ada haji seperti periode 2020. (rdn/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Pandemi Covid-19, Pelaksanaan APBN Percepat Pemulihan Ekonomi Nasional
09-04-2021 / PARIPURNA
Ketua DPR RI Dr. (H.C.) Puan Maharani mengatakan, saat ini pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2021...
Sahkan UU IE-CEPA, DPR Harapkan Peningkatan Ekspor
09-04-2021 / PARIPURNA
Rapat Paripurna DPR RI telah mengesahkan Rancangan Undang-Undang tentangPersetujuan Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia dengan Negara-negara EFTA (RUU IE-CEPA).Wakil Ketua Komisi...
DPR Tetap Perjuangkan Kepentingan Nasional di Forum Internasional
09-04-2021 / PARIPURNA
Ketua DPR RI Dr. (H.C.) Puan Maharani memastikan DPR tetap aktif menyuarakan kepentingan nasional, kendati masih dalam situasi pandemi. Pada...
DPR Sampaikan Ucapan Duka Bencana dan Kecam Terorisme
09-04-2021 / PARIPURNA
Ketua DPR RI Dr. (H.C.) Puan Maharani mengawali pidato Penutupan Masa Persidangan IV tahun Sidang 2020-2021 dengan mengungkapkan dukacita. Rasa...