Sahroni Apresiasi Kinerja Polisi Ungkap Kasus Pembunuhan di Denpasar

18-02-2021 / KOMISI III

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni. Foto : Andri/Man

 

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mengapresiasi kinerja tim kepolisian, khususnya Polda Bali, Polres Denpasar, dan Polsek Denpasar Selatan, dalam mengungkap kasus pembunuhan sadis terhadap Dwi Farica Lestari (23).

 

"Salut kepada kinerja Tim gabungan Polresta Denpasar dan Polsek Denpasar Selatan yang sudah berhasil mengungkap oknum dari kasus pembunuh di sebuah homestay yang sempat meresahkan publik maupun warga Denpasar. Kinerja Tim gabungan patut mendapatkan apresiasi," kata Sahroni dalam keterangannya kepada Parlementaria, Rabu (18/2/2021).

 

Ia menyampaikan Tim Gabungan Polresta Denpasar dan Polsek Denpasar Selatan sudah bekerja keras demi mengungkapkan keadilan bagi warganya. Menurutnya, kinerja Tim Gabungan Polisi tersebut sudah sangat baik karena telah memburu pelaku hingga ke Jawa Timur. Hal itu, tegasnya, membuktikan komitmen kepolisian dalam mengungkap keadilan bagi masyarakat.

 

Politikus Partai NasDem juga berpesan pada kepolisian untuk selalu mengedepankan kewajibannya untuk selalu mengayomi dan melayani masyarakat. Ia berharap prestasi tersebut menjadi semangat baru bagi Polresta Denpasar dan Polsek Denpasar Selatan untuk tetap melayani masyarakat dengan maksimal sehingga selalu merasa aman dan terlindungi.

 

Dilansir dari media nasional, Polda Bali berhasil menangkap seorang residivis bernama Wahyu Dwi Setyawan (24) karena telah melakukan pembunuhan terhadap Dwi Farica Lestari, seorang perempuan asal Subang, Jawa Barat, yang ditemukan tewas di Bali.

 

Menurut Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Bali Kombes Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, pembunuhan tersebut sudah direncanakan oleh pelaku. “Dalam hal ini pelaku juga sudah menyiapkan pisau jenis kerambit untuk menguasai barang-barang milik korban," jelas Djuhandani.

 

Dalam olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) pada 21 Januari 2021 silam, Djuhandani menegaskan pembunuhan berencana terlihat ketika terduga pelaku memiliki niatan sejak awal mendatangi korban dengan membawa senjata. Selain membunuh, terduga pelaku juga mengambil barang-barang milik korban.

 

Diketahui, terduga pelaku sebelumnya merupakan residivis kasus pencurian dan telah dipenjara selama 9 bulan. Kasus pencurian dilakukan sejak awal tahun 2016 di sebuah toko telpon selular di wilayah Jember, Jawa Timur. Sejauh ini, diduga motif pelaku membunuh korban karena faktor ekonomi. (rdn/es)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Sidang Virtual Pengadilan Tinggi Terkendala Akses Internet, Komisi III Akan Evaluasi
15-10-2021 / KOMISI III
Pengadilan Tinggi Sulawesi Utara menjalankan sidang virtual demi menjaga jarak dan menghindari penyebaran virus Covid-19. Langkah ini diambil berlandaskan surat...
Komisi III Pantau Penanganan Kasus oleh Polda dan BNNP Sulut
15-10-2021 / KOMISI III
Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi III DPR RI mendapati informasi sejumlah kasus yang sedang ditangani oleh Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi...
Komisi III Apresiasi Kinerja Kejati Sulut
15-10-2021 / KOMISI III
Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi III DPR RI mendapati dua persoalan yang menonjol dari Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, yakni minimnya...
Rano Alfath Apresiasi Permintaan Maaf Kepolisian atas Tindakan Represif Anggotanya
15-10-2021 / KOMISI III
Anggota Komisi III DPR RI Moh. Rano Alfath mengapresiasi kerja cepat Polri, baik Kapolresta Tangerang maupun Kapolda Banten terkait tindakan...