Komisi I Apresiasi Penanganan Pandemi oleh Kodam II Sriwijaya dan Korem 043 Gatam

21-02-2021 / KOMISI I

Ketua Komisi I DPR RI Meutya Viada Hafid (tengah) foto bersama saat memimpin Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi I DPR RI ke Korem Lampung, di Bandar Lampung, Rabu (17/2/2021). Foto : Mentari/Man

 

Ketua Komisi I DPR RI Meutya Viada Hafid mengapresiasi penanganan pandemi Covid-19 dan pengawalan program vaksinasi di Provinsi Lampung oleh Kodam II/Sriwijaya dan Korem 043/Garuda Hitam (Gatam). Meutya mengatakan, pihaknya mendapat laporan bahwa kini sudah tidak ada lagi zona merah di Lampung. Untuk itu, Komisi I DPR RI mendorong jajaran TNI untuk terus mengawal penanggulangan Covid-19, agar pandemi mereda.

 

“Dengan pembatasan skala mikro di tingkat desa, kita juga harapkan teman-teman TNI termasuk kepala desa berperan aktif dalam rangka menanggulangi Covid hingga tingkat desa. Saat ini apresiasi dari masyarakat sangat baik terhadap TNI dalam rangka penanganan Covid 19 dan Komisi I menitipkan agar perang-perang (kepada pandemi) ini terus dijalankan, sehingga, TNI juga bisa berperan aktif pada masyarakat, khususnya dalam masalah penanggulangan Covid-19,” jelas Meutya saat memimpin Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi I DPR RI ke Korem Lampung, di Bandar Lampung, Rabu (17/2/2021).

 

Politisi Fraksi Partai Golkar itu menambahkan, dengan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang diterapkan pemerintah pusat, hampir tidak ada kebijakan-kebijakan penanggulangan Covid-19 yang tidak melibatkan TNI. Dalam hal ini negara bergantung besar terhadap keberhasilan para prajurit dalam menangani pandemi, sehingga perlu dipikirkan langkah-langkah strategis oleh prajurit-prajurit di daerah.

 

Sementara terkait vaksinasi, di mana vaksin didistribusikan hingga tingkat desa, Meutya meminta TNI juga bisa ikut mengawasi dalam proses pemberian vaksin ini. “Saya harapkan TNI juga bisa dapat mengawasi dalam rangka deteksi tracing dan lain-lain.  Dalam skala kecil, kita harapkan karena TNI memiliki infrastruktur ke tingkat desa dengan adanya Babinsa, TNI juga perlu berperan besar dalam penugasan terbarunya, tugas operasi militer selain perang juga untuk menanggulangi Covid 19 ini,” pesan legislator dapil Sumatera Utara I itu.

 

Sebelumnya, Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Agus Suhardi memastikan sudah tidak ada lagi zona merah Covid-19 di Lampung. “Kami di lapangan sudah menyiapkan kesiapan prajurit apabila memang kebijakan penanganan secara mikro ini dilakukan. Tetapi dari pemetaan kami, bahwa Lampung untuk daerah merah sudah tidak ada, kemungkinan PPKM mikro ini tidak dilaksanakan. Tetapi kalau dilaksanakan kami sudah siap, untuk melaksanakan kegiatan demikian,” komitmen Pangdam II/Sriwijaya. (mri/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Aksi Separatisme dapat Diselesaikan dengan Peningkatan Kesejahteraan di Papua
12-10-2021 / KOMISI I
Anggota Komisi I DPR RI Yan Permenas Mandenas menilai ideologi separatisme muncul akibat tidak adanya pelayanan pemerintah yang memadai untuk...
Komisi I Apresiasi Kodam XVII Cenderawasih Jaga Keamanan PON XX Papua
12-10-2021 / KOMISI I
Anggota Komisi I DPR RI Dave Akbarshah Fikarno menilai Kodam XVII/Cenderawasih telah bekerja secara optimal untuk memastikan PON XX berjalan...
Redam Konflik, Papua Butuh Percepatan Pembangunan Jaringan Telekomunikasi
12-10-2021 / KOMISI I
Anggota Komisi I DPR RI Muhammad Farhan mengatakan akan mendukung percepatanpembangunan Base Transceiver Station (BTS) baik melalui program BAKTI (Badan...
Konflik Papua Dapat Diselesaikan dengan Pendekatan ke Masyarakat
12-10-2021 / KOMISI I
Anggota Komisi I DPR Yan Permenas Mandenas mengatakan untuk meminimalisir gangguan keamanan di Provinsi Papua dapat melalui beberapa pendekatan seperti...