Komisi III Desak Kalapas Bongkar Peredaran Narkoba di Lapas Bandar Lampung

19-02-2021 / KOMISI III

Anggota Komisi III DPR RI Ary Egahni Ben Bahat saat pertemuan Tim Kunjungan Kerja Reses dengan Kakanwil Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Lampung, Rabu (17/2/2021). Foto : Kiki/Man

 

Anggota Komisi III DPR RI Ary Eghani Ben Bahat meminta klarifikasi kepada Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas I Bandar Lampung, dan jajaran Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Provinsi Lampung terkait adanya oknum napi di Lapas Kelas I Bandar Lampung yang mengendalikan pengiriman narkoba, berupa ganja sebanyak 248,057 kg dari dalam lapas.

 

Dari laporan yang ia terima, pada tanggal 10 Februari 2021 BNNP Lampung merilis telah membongkar jaringan pengedar narkoba yang terhubung dengan oknum napi atas nama Heri Susilo yang merupakan narapidana pada Lapas Rajabasa, Bandar Lampung. Ary mempertanyakan pola pengawasan di dalam lapas, seperti pola pengendalian napi, pola komunikasi napi, sampai pengelolaan keluar masuk orang ke lapas.

 

“Bayangkan ini ada yang bisa mengendalikan peredaran narkoba dari dalam. Nah saya ingin penjelasan yang benar-benar terang benderang buat kita sebagai mitra di sini, bagaimana pola pengendaliannya, pola komunikasinya dan pengelolaan keluar masuk orang datang di dalam lapas ini,” tutup Ary saat pertemuan Tim Kunjungan Kerja Reses dengan Kakanwil Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Lampung, Rabu (17/2/2021).

 

Kalapas Kelas I Bandar Lampung Maizar menjelaskan bahwa pihaknya belum dapat memastikan kebenaran atas pengungkapan adanya pengendalian pengiriman sebanyak 248,057 kg ganja yang dilakukan oleh oknum napi tersebut. Karena belum ada keputusan dari pengadilan atas temuan ganja tersebut dan posisi Heri Susilo masih berada di BNNP Lampung.

 

“Saya belum bisa pastikan kebenaran sebanyak 248,057 kg ganja itu Bu, namun kami mengakui benar adanya pengendalian pengiriman dari dalam (lapas). Karena belum ada putusan dari pengadilan atau belum ada hitam di atas putih dan posisi Heri masih berada di BNN sana,” jawab Maizar. (qq/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Anggota DPR Sambut Baik Masukan dari Kepala Pengadilan Tinggi Kaltim
02-12-2021 / KOMISI III
Anggota Panitia Kerja (Panja) RUU tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 16 tahun 2004 tentang Kejaksaan Rudy Mas’ud menyambut baik rekomendasi...
Sahroni Kecam Tindak Kekerasan pada Tahanan
02-12-2021 / KOMISI III
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mengecam adanya dugaan aksi penganiayaan kepada tahanan. Pernyataan tersebut dia ungkapkan karena...
Panja RUU Kejaksaan Dukung Tugas dan Wewenang ‘Asset Recovery’ Dikembalikan Kepada Kejaksaan
01-12-2021 / KOMISI III
Anggota Panitia Kerja (Panja) Rancangan Undang-Undang tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 16 tahun 2004 tentang Kejaksaan Komisi III DPR RI...
Dimyati Natakusumah Dukung Kejaksaan Agung Setara dengan KPK
01-12-2021 / KOMISI III
Anggota Komisi III DPR RI Achmad Dimyati Natakusumah mendukung usulan Lektor Kepala Universitas Tadulako Palu Abdul Wahid, bahwa Kejaksaan Agung...