Komisi IX Apresiasi Upaya Pengembangan Vaksin Nusantara Buatan Anak Bangsa

22-02-2021 / KOMISI IX

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Emanuel Melkiades Laka Lena. Foto : Dok/Man

 

Demi menangani pandemi Covid-19, berbagai pihak turut mengupayakan pengembangan vaksin, salah satunya ialah Vaksin Nusantara yang tengah dikembangkan Universitas Diponegoro (Undip). Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Emanuel Melkiades Laka Lena menyampaikan, Komisi lX DPR RI telah berkunjung, melihat langsung serta mendengar presentasi dari tim peneliti Undip dan Rumah Sakit Kariadi di Semarang.

 

Kedua institusi itu beberapa bulan ini melakukan uji klinis tahap pertama kepada 30 orang. “Mereka bekerja dalam senyap dan diam mulai berani membuka diri dan publikasi setelah proses uji klinis tahap pertama selesai dan hasilnya positif berpotensi menjadi vaksin dengan metode baru dan bersifat individual," ungkap Melki, sapaan akrabnya, dalam keterangan tertulisnya yang diterima Parlementaria, Senin (22/2/2021).

 

Hasilnya, menurut politisi Partai Golkar itu, sesuai presentasi peneliti Vaksin Nusantara terbukti aman digunakan karena tidak menimbulkan efek samping pada 30 relawan uji klinis tahap pertama. Temuan uji klinis juga memperlihatkan peningkatan antibodi tubuh untuk melawan virus Covid-19 dengan capaian yang relatif tinggi.

 

Lebih lanjut Melki mengatakan, perwakilan BPOM RI yang hadir saat itu pun menerima langsung hasil penelitian uji klinis tahap pertama untuk diteliti lebih lanjut sebelum masuk ke uji klinis tahap kedua. Sehingga bagi para peneliti dan berbagai kalangan yang punya pendapat lain, Ia menghimbau untuk langsung berkomunikasi dengan Undip atau RS Kariadi, serta bisa juga menunggu hasil BPOM yang tengah mengecek data ini.

 

Namun ironisnya, Melki menilai cukup banyak komentar terkait penelitian vaksin tersebut. “Komentar yang tidak melalui konfirmasi ke peneliti atau melihat hasil BPOM tidak memberikan kontribusi apapun terhadap upaya pelaksanaan Inpres Nomor 6 tahun 2016 tentang percepatan produksi dan penggunaan obat dan alat kesehatan dalam negeri yang menjadi pesan Presiden Jokowi bagi sektor kesehatan," tegas Anggota Dewan dapil NTT II itu.

 

Bersama dengan GeNose, Vaksin Nusantara apabila telah melalui serangkaian uji sesuai ketentuan yang berlaku bisa menjadi pintu masuk membangun kedaulatan dan kemandirian Indonesia dalam bidang kesehatan. (ah/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Legislator Nilai Pemangkasan Cuti Bersama Sebagai Langkah Bijak
25-02-2021 / KOMISI IX
Pemerintah belum lama ini menetapkan pemangkasan cuti bersama tahun 2021 yang semula terdapat tujuh hari, kini menjadi dua hari. Pemangkasan...
Kebijakan Pemotongan Cuti Bersama Diapresiasi
25-02-2021 / KOMISI IX
Kebijakan pemerintah yang mengurangi atau memotong masa libur cuti bersama tahun 2021 sangat dipapresiasi Anggota Komisi IX DPR RI Saleh...
Tuai Pro Kontra, DPR Ajak Serahkan Vaksin Nusantara ke BPOM
23-02-2021 / KOMISI IX
Vaksin Nusantara yang diprakarsai oleh dr. Terawan Agus Putranto menuai pro dan kontra di kalangan para ahli. Untuk memastikan hal...
Masyarakat Yang Tolak Vaksin Harus Jadi Perhatian Pemerintah
22-02-2021 / KOMISI IX
Hasil survei Indikator Politik menyebutkan, 41 persen masyarakat menolak vaksin Covid-19. Anggota Komisi IX DPR RI Saleh Partaonan Daulay mengingatkan,...