Komisi VII Ajak Semua Pemangku Kepentingan Dukung Penyelesaian RUU EBT

25-03-2021 / KOMISI VII

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Alex Noerdin saat memimpin Tim Kunspek Komisi VII DPR RI berkunjung ke PT SBI di Citeureup, Bogor, Jawa Barat, Kamis (25/3/2021). Foto: Eko/Man

 

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Alex Noerdin berharap melalui Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VII DPR RI ke PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) dapat memperkaya khasanah substansi dalam penyusunan RUU Energi Baru Terbarukan (EBT) yang sedang diinisiasi oleh Komisi VII DPR RI. Selain itu, melalui kunjungan tersebut diharapkan dapat memberikan pandangan dan contoh nyata kontribusi sektor industri dalam menghasilkan produk yang menggunakan energi bersih yang ramah lingkungan.

 

"Kami juga mengajak semua pihak, terutama pemangku kepentingan terkait Energi Baru dan Terbarukan untuk bersama-sama mendukung penyelesaian RUU tentang Energi Baru dan Terbarukan di tahun 2021 sebagai bagian dari revolusi energi  untuk pemenuhan bauran energi di Tahun 2025," papar Alex saat memimpin Tim Kunspek Komisi VII DPR RI berkunjung ke PT SBI di Citeureup, Bogor, Jawa Barat, Kamis (25/3/2021).

 

Politisi Partai Golkar ini menjelaskan, untuk mengakselerasi pengembangan EBT di Indonesia, dibutuhkan faktor pendukung salah satunya melalui sistem regulasi yang saat ini sedang disusun dan dibahas Komisi VII tentang RUU EBT yang masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2019-2024 dan Prolegnas Prioritas 2021.

 

Dia juga mengungkapkan, Komisi VII membuka diri terhadap semua elemen masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasinya, karena Komisi VII berkomitmen untuk menjalankan tiga fungsi, plus satu yakni: fungsi legislasi, fungsi anggaran, fungsi pengawasan dan fungsi solusi. "Kita harus dapat mencari terobosan-terobosan solusi dalam mempercepat implementasi energi bersih khususnya di sektor industri di Indonesia, sehingga dapat diperoleh hasil yang optimal bagi bangsa dan negara," ujar Alex.

 

Alex menambahkan, Komisi VII juga berharap dengan kunjungan dan pertemuan dengan para pelaku industri yang berkepentingan ini dapat menyerap aspirasi dan mendukung mitra kerja Komisi VII dalam mengatasi masalah-masalah yang dihadapi, serta membawa informasi dan data terkait bidang-bidang kerja Komisi VII untuk ditindak lanjuti dalam menjalankan fungsinya.

 

Lebih lanjut produk yang menggunakan energi bersih yang ramah lingkungan dapat secara langsung mendukung target pencapaian NDC Indonesia dan target capaian bauran EBT pada tahun 2025. “Akhir kata, kami ingin menyampaikan energi bersih akan menjadi masa depan kita dan setiap pengelolaanya harus memberikan manfaat sebesar-besarnya kemakmuran rakyat Indonesia sesuai dengan amanat Pasal 33 UUD 1945," pungkas legislator dapil Sumatera Selatan II itu. (eko/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Rico Sia: Dorongan Berproduksi UMKM Harus Diimbangi dengan Penyediaan Tempat Penjualan
22-09-2021 / KOMISI VII
Berdasarkan keputusan rapat kerja Komisi VII DPR RI dengan Menteri Perindustrian pada tanggal 8 September 2021 telah disepakati RKA K/L...
Komisi VII Dukung Aspirasi Masyarakat Dumai Terkait Revisi Keputusan Menteri ESDM
21-09-2021 / KOMISI VII
Komisi VII DPR RI menerima dan mendukung aspirasi yang disampaikan Wali Kota Dumai, Provinsi Riau terkait permohonan revisi diktum ketiga...
PLTA Saguling Penting Dalam Suplai Listrik Jawa-Bali
18-09-2021 / KOMISI VII
Anggota Komisi VII DPR RI Andi Yulliani Paris mengatakan, PLTA Saguling berperan penting dalam sistem kelistrikan Jawa-Bali yang diinterkoneksikan melalui...
Sugeng Suparwoto Dorong Sektor Industri Gunakan ‘Renewable Energy’
18-09-2021 / KOMISI VII
Ketua Komisi VII DPR RI Sugeng Suparwoto mengapresiasi keberadaan Kawasan Industri Milenium di Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten. Menurutnya, industri seluas...