BMTH Bantu Percepat Pertumbuhan Ekonomi di Bali

08-04-2021 / KOMISI VI

Anggota Komisi VI DPR RI Nasir Bahar saat mengikuti kunjungan kerja di Pelindo III, Bali, Rabu (7/4/2021). Foto: Singgih/Man

 

Bali merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang perekonomiannya bertumpu pada sektor pariwisata. Tercatat bahwa sektor pariwisata menyumbang lebih dari 53 persen total perekonomian provinsi Bali. Sehubungan dengan kondisi tersebut, pembangunan infrastruktur yang menunjang pariwisata menjadi sangat penting dalam mendukung perkembangan ekonomi di provinsi Bali.

 

Salah satu infrastruktur pariwisata yang sedang dipersiapkan dalam menunjang sektor pariwisata adalah Bali Maritime Tourism Hub (BMTH) di kawasan Benoa, Bali yang memiliki peran yang sangat strategis dalam rangka peningkatan sekaligus percepatan pertumbuhan ekonomi di Indonesia pada umumnya dan di Provinsi Bali pada khususnya.

 

Anggota Komisi VI DPR RI Nasir Bahar menyampaikan BMTH merupakan salah satu proyek strategis dan diharapkan kapal-kapal besar nantinya akan berlabuh di Provinsi Bali terutama kapal-kapal pesiar. “Kita harapkan kapal-kapal besar terutama kapal pesiar bisa singgah di Bali yang merupakan salah satu objek wisata bagi turis manca negara,” ungkap Nasir bahar di Pelindo III, Bali, Rabu (7/4/2021). 

 

Ia berharap, penyertaan modal negara (PMN) sebesar Rp 1,2 triliun yang dikucurkan oleh pemerintah kepada PT Pelindo III bisa dimaksimalkan untuk pengembangan dan pembangunan Bali. “Saya pikir sangat bermanfaat untuk pengembangan dan pembangunan Bali menuju wisata lautnya, terutama wisata dalam menuju hub-hub yang akan dikunjungi di beberapa pulau-pulau di Indonesia,” ujar Nasir.

 

Sementara Anggota Komisi VI DPR RI Mohamad Idris Laena berpendapat bahwa Indonesia sudah saatnya untuk tidak hanya sekedar menjadi penonton. Indonesia merupakan negara maritim termasuk terbesar di dunia tapi selama ini kapal-kapal pesiar datang ke Indonesia hanya numpang lewat dan tidak ada yang turun, sehingga tidak memberikan efek ekonomi apapun kepada masyarakat Indonesia.

 

“Bali Maritime Tourism Hub (BMTH) merupakan gagasan untuk menjadikan Bali sebagi tempat hub secara langsung, terutama kapal-kapal pesiar yang datang dari berbagai negara dunia,” ujar Mohamad Idris Laena.

 

Ia berharap, BMTH ini di-support semaksimal mungkin termasuk pendanaan dari pemerintah agar kemudian kapal-kapal itu bisa masuk di Indonesia. Sehingga memberikan efek ekonomi kepada masyarakat terutama para pelaku UMKM. “Bisa menciptakan lapangan kerja kepada masyarakat dengan hasil-hasil produksi yang mereka hasilkan. Karena itu saya kira ini sangat positif dan harus didukung dan didorong semaksimal mungkin,” ujarnya.

 

Sebagaimana diketahui bahwa BMTH selain sebagai tourism hub, pengembangan Terminal Curah Cair atau Terminal BBM di Pelabuhan Benoa juga memiliki peranan yang sangat penting. Diharapkan ke depannya melalui pengembangan Terminal BBM sebagai bagian dari Pelabuhan Benoa ini mampu meningkatkan ketersediaan serta keterjangkauan energi yang dapat mendukung perkembangan perekonomian di kawasan Bali dan sekitarnya. (skr/es)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Komisi VI Awasi Pembangunan Destinasi Wisata Super Prioritas Labuan Bajo
14-04-2021 / KOMISI VI
Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi VI DPR RI ingin mendapatkan gambaran dan penjelasan tentang perkembangan pembangunan Labuan Bajo, Provinsi Nusa...
Komisi VI: BMTH Penunjang Sektor Pariwisata Bali
09-04-2021 / KOMISI VI
Wakil Ketua Komisi VI DPR RIGde Sumarjaya Linggihmenilai bahwaBali Maritime Tourism Hub (BMTH) di Pelabuhan Pelindo III memiliki peran yang...
Pelaku UMKM Perlu Diberi Porsi Strategis di Rest Area Tol Padang-Sicincin
08-04-2021 / KOMISI VI
Anggota Komisi VI DPR RI Nevi Zuairinameminta agar para pelaku UMKM diberikan porsi strategis pada rest area Jalan Tol Padang-Sicincin...
BMTH Bantu Percepat Pertumbuhan Ekonomi di Bali
08-04-2021 / KOMISI VI
Bali merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang perekonomiannya bertumpu pada sektor pariwisata. Tercatat bahwa sektor pariwisata menyumbang lebih dari...