Imigrasi Perlu Beri Pelatihan pada Turis Asing di Bali

12-04-2021 / KOMISI III

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Adies Kadir saat memimpin kunjungan kerja di Denpasar, Bali, Sabtu (10/4/2021). Foto: Nadia/Man

 

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Adies Kadir meminta, pihak Imigrasi untuk memberikan pelatihan keahlian dan mengawasi para turis asing yang terdampar di Bali, akibat tidak bisa pulang ke negaranya karena adanya pandemi Covid-19. Mengingat para turis yang masih tinggal di Bali tersebut, mulai kehabisan perbekalan.

 

“Banyak (turis) yang tidak bisa pulang, karena lockdown baik di negaranya maupun di negara kita, kemudian mereka terkatung-katung. Akhirnya mereka ada kesempatan, mereka berbuat satu kejahatan. Hal-hal ini harus menjadi perhatian pihak imigrasi untuk membina mereka, jangan sampai orang asing yang terdampar disini itu berbuat suatu kejahatan apakah itu kejahatan narkobadan lainnya, tadi kita dengar sebagian besar itu adalah narkoba,” ujar Adies di Denpasar, Bali, Sabtu (10/4/2021).

 

Adies mengingatkan agar pihak Imigrasi untuk dapat memberikan perhatian lebih kepada para turis, hingga memberikannya pelatihan keahlian agar dapat bertahan hidup di Bali dengan memiliki pekerjaan yang halal. Jika mereka sampai menjadi pengedar narkoba dan menjadi sindikat baru di Indonesia, tentunya penanganan pencegahan akan semakin berat.

 

“Tadi kita juga sudah sampaikan, supaya lebih berhati-hati penanganannya lebih diperhatikan lagi. Jangan dibiarkan begitu saja, baik itu kesejahteraan dan kesehariannya. Itu mungkin diperhatikan bekerjasama dengan negara asal, kalau tidak pasti mereka akan berupaya untuk meningkatkan kesejahteraan dengan cara yang tidak halal. Apalagi kita tahu mereka tidak mempunyai skill dan kemampuan yang mumpuni,” papar Adies.

 

Terkait dengan makin maraknya para turis berbuat kejahatan dengan menjadi pengedar narkoba, Anggota Komisi III DPR RI Sarifudding Suding berharap seluruh aparat penegak hukum yang ada di Bali memperhatikan dengan lebih serius. Karena narkoba ini adalah salah satu bentuk kejahatan yang luar biasa.

 

“Saya sangat berharap ini menjadi perhatian yang sangat serius, ini adalah kejahatan yang sangat luar biasa dan kita dorong semua aparat penegak hukum yang ada di bali ini agar betul-betul menegakkan melaksanakan tupoksinya secara tegas dan profesional dan terukur agar pengendalian peredaran narkoba ini bisa teratasi di Bali,” tutupnya. (ndy/es)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Pemerintah Perlu Libatkan Santri dalam Pembangunan Bangsa
25-10-2021 / KOMISI III
Anggota Komisi III DPR RI Andi Rio Idris Padjalangi beranggapan, santri memiliki sejarah dalam mempertahankan bangsa serta memperjuangkan kemerdekaan Indonesia....
Tindak Polisi Sewenang-wenang, Sahroni Apresiasi Instruksi Kapolri agar Propam Gandeng Komnas HAM
20-10-2021 / KOMISI III
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menyampaikan apresiasinya kepada Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo memberi arahan kepada...
Didik Mukrianto Dukung Kapolri Tindak Tegas Polisi yang Sewenang-wenang pada Rakyat
20-10-2021 / KOMISI III
Anggota Komisi III DPR RI Didik Mukrianto mendukung Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo agar bertindak tegas pada personelnya yang...
Taufik Basari Sayangkan Tindakan Oknum Polisi yang Intimidasi Warganet
19-10-2021 / KOMISI III
Anggota Komisi III DPR RI Taufik Basari menyayangkan sikap beberapa oknum polisi yang memberikan ancaman dan intimidasi kepada netizen (warganet)....