BKSAP Gelar Sosialisasi Diplomasi Parlemen di Cirebon

26-04-2021 / B.K.S.A.P.

Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Fadli Zon saat sosialisasi Diplomasi Parlemen (BKSAP DPR RI) Sebagai Bagian dari Diplomasi Total Indonesia, di Kampus Universitas Muhammmadiyah Cirebon, Jawa Barat, Senin (26/4/2021). Foto: Ayu/Man

 

Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Fadli Zon menilai diplomasi yang dilakukan Bangsa Indonesia sejatinya harus merupakan diplomasi total. Artinya bukan hanya pihak-pihak tertentu atau diplomat saja. Namun lebih dari itu diplomasi yang dilakukan oleh seluruh elemen bangsa. Termasuk Diplomasi Parlemen yang memang juga sangat dibutuhkan.

 

“Diplomasi kita ini harus diplomasi total, bukan hanya pihak-pihak tertentu atau diplomat saja. Tapi diplomasi semua pihak atau multi track diplomacy. Termasuk diplomasi parlemen,” ujar Fadli Zon saat sosialisasi Diplomasi Parlemen (BKSAP DPR RI) Sebagai Bagian dari Diplomasi Total Indonesia, di Kampus Universitas Muhammmadiyah Cirebon, Jawa Barat, Senin (26/4/2021).

 

Dijelaskannya, dengan adanya diplomasi total, terlebih lagi diplomasi parlemen bisa menjembatani berbagai kepentingan. Baik kepentingan perguruan tinggi, kepentingan daerah, provinsi, kabupaten/kota dengan pihak-pihak di luar. Misalnya jika perguruan tinggi ingin bekerja sama dengan perguruan tinggi negara lainnya, maka BKSAP, dengan tugas diplomasi yang melekat di dalamnya bisa ikut menjembataninya dengan banyak negara.

 

“Dengan sistem Parlementer, dari parlemen, itu akan memudahkan untuk berbicara, berdialog, maupun bekerjasama. Dengan kata lain, kita berharap dengan adanya diplomasi parlemen yang makin kuat, maka hal-hal yang mungkin dianggap agak sulit untuk diuraikan, bersama-sama dengan pemerintah dalam hal ini Kementerian Luar Negeri, akan bisa lebih mudah terurai dan dicari solusinya,” ungkap politisi dari Fraksi Partai Gerindra ini.

 

Ditambahkannya, lewat diplomasi parlemen, BKSAP DPR RI bisa direct atau berkomunikasi langsung dengan pimpinan dan anggota parlemen, serta institusi parlemen dari negara yang bersangkutan, yang mempunyai akses langsung pada negaranya. Pasalnya, tidak bisa dipungkiri terkadang prosedur dan birokrasi yang cukup panjang membuat berbagai permasalahan sulit terurai dan dicarikan solusinya. (ayu/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Indonesia Komitmen Tingkatkan Kerja Sama dengan Brazil
05-10-2021 / B.K.S.A.P.
Ketua Grup Kerja Sama Bilateral (GKSB) Parlemen Indonesia - Brazil Luluk Nur Hamidah mengatakan Indonesia dan Brazil akan terus meningkatkan...
Rachmat Gobel Tegaskan Komitmen Penuh DPR terhadap SDGs Parlemen Global
02-10-2021 / B.K.S.A.P.
Wakil Ketua DPR RI Rachmat Gobel menegaskan komitmen penuh DPR RI terhadapSustainable Development Goals(SDGs) melalui fungsi-fungsinya. Gobel juga mengajak semua...
DPR Sukses Galang Dukungan Parlemen Dunia Percepat Capaian SDGs
02-10-2021 / B.K.S.A.P.
DPR RI sukses menggalang dukungan global untuk mempercepat pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) dan pemulihan pasca-pandemi Covid-19.Melalui forumFirst Global Parliamentary...
DPR Tekankan Pentingnya Rencana Global Akhiri Pandemi di Pertemuan Parlemen Dunia
28-09-2021 / B.K.S.A.P.
Ketua DPR RI Dr. (H.C.) Puan Maharanisaat membukaThe First Global Parliamentary Meeting On Achieving The Sustainable Development Goals(SDGs) yang bertajuk...