Komisi I Minta LPP RRI dan TVRI Tingkatkan Kualitas

09-06-2021 / KOMISI I

Anggota Komisi I Hasbi Ansory saat rapat dengar pendapat Komisi I DPR RI dengan Dirut LPP RRI dan LPP TVRI di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (9/6/2021). Foto: Jaka/Man

 

Anggota Komisi I Hasbi Ansory menegaskan bahwa RRI dan TVRI sebagai Lembaga Penyiaran Publik (LPP) yang dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), perlu meningkatkan kualitasnya dan lebih berkontribusi untuk negara. Peningkatan yang dimaksud diantaranya dari segi kreativitas dan kinerja.

 

"RRI, TVRI jaringan cukup baik. Ini perlu kreatifitas dari Dewas maupun Dirut dari pada RRI maupun TVRI. Di Komisi I ini setiap tahun kita menganggarkan APBN untuk TVRI, RRI. Harus ada peningkatan yang dilakukan untuk negara ini baik oleh RRI ataupun TVRI," ujar Hasbi saat rapat dengar pendapat Komisi I DPR RI dengan Dirut LPP RRI dan LPP TVRI di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (9/6/2021).

 

Menurut politisi Fraksi Partai NasDem ini, peningkatan anggaran setiap tahunnya harus beriringan dengan peningkatan kinerja terukur dengan menghasilkan output yang dapat dipertanggungjawabkan. "Misalkan oh ini hoaks ngga ada, ini aman ini program pemerintah ini ada, misi yang disampaikan negara ke rakyat ini apa ya kira-kira, jadi ukuran uang negara yang bapak pakai ini apa ya kira-kira keberhasilannya," tambahnya.

 

Di sisi lain, Anggota Komisi I DPR RI Muhammad Iqbal juga berharap anggaran yang ada di TVRI dan RRI ini bisa diimplementasikan dengan baik ke depannya. Sehingga TVRI nantinya bisa setara dengan TV-TV swasta dan menjadi corong pemerintah dalam memberikan informasi kepada masyarakat hingga ke pelosok negeri.

 

"Kita menginginkan TVRI ini menjadi corong pemerintah untuk memberikan pemahaman kemudian informasi pendidikan dan lainnya kepada masyarakat di seluruh pelosok-pelosok tanah air. Oleh karena itu saya sangat setuju sekali jika ada keinginan dari TVRI untuk adanya penambahan anggaran," ujarnya.

 

Diketahui Pagu Indikatif Rencana Kerja Anggara (RKA) LPP TVRI tahun anggaran 2022 sebesar Rp1,470 triliun dengan alokasi anggaran untuk Program Dukungan Manajemen sebesar Rp877 miliar, Program Penyiaran Publik sebesar Rp593 miliar. Sedangkan RKA LPP RRI tahun anggaran 2022 adalah sebesar Rp1,042 triliun dengan alokasi untuk Program Dukungan Manajemen sebesar Rp911 miliar dan Program Penyiaran Publik sebesar Rp130 miliar. 

 

Dengan usulan tambahan anggaran LPP TVRI sebesar RP600 miliar untuk program ASO, TVRI World dan pembangunan studio TVRI Kepulauan Riau dan TVRI Kalimantan Utara sbeagai bagian dari kebijakan Analog Switch Off (ASO) yang ditargetkan selesai tahun 2022. Serta tambahan anggaran LPP RRI sebesar Rp789 miliar. (bia/es)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Kebocoran Data BRI Life, Irine Yusiana: Lakukan Asesmen dan Sampaikan ke Publik
29-07-2021 / KOMISI I
Kabar kebocoran data 2 juta nasabah BRI Life perlu ditanggapi lebih baik oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika dibanding saat penanganan...
Komisi I Imbau Masyarakat Tidak Terprovokasi Video Kekerasan Oknum TNI AU
29-07-2021 / KOMISI I
Anggota Komisi I DPR RI Abdul Kadir Kardingmengimbau masyarakat tidak membuat pernyataan provokatif terkait penganiayaan seorang warga di Merauke, Papua,...
Kecam Oknum TNI AU Pelaku Kekerasan, Yan Permenas Minta Pembenahan di Internal TNI
29-07-2021 / KOMISI I
Anggota Komisi I DPR RI Yan Permenas Mandenas merespon beredarnya video yang menampilkan proses pengamanan pemuda Papua oleh dua orang...
TNI Perlu Lakukan Pembinaan Khusus Kepada Aparat Pelaku Kekerasan di Papua
28-07-2021 / KOMISI I
Anggota Komisi I DPR RI Irine Yusiana Roba Putri mengapresiasi langkah cepat TNI AU dalam melakukan proses hukum terhadap dua...