Pengelolaan Asrama Haji Indramayu Harus Profesional

10-06-2021 / KOMISI VIII

Anggota Komisi VIII DPR RI Jefry Romdonny saat mengikuti Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VIII DPR RI meninjau Asrama Haji Indramayu, di Jawa Barat, Kamis (10/6/2021), Foto: Andri

 

Anggota Komisi VIII DPR RI Jefry Romdonny meminta kepada pengampu kebijakan yaitu Plt. Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Khoirizi dan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Barat Adib agar pengelolaan Asrama Haji Indramayu harus profesional. Apalagi konsep pembangunan asrama sudah bagus.

 

Pengelolaan harus profesional, jangan konvensional. Asrama haji Indramayu harus menjadi pusat kegiatan ummat. Bukan hanya sibuk saat ritual tahunan haji saja. Namun harus menjadi pusat pendidikan, sosial dan ekonomi," kata Jefry saat mengikuti Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VIII DPR RI meninjau Asrama Haji Indramayu, di Jawa Barat, Kamis (10/6/2021),

 

Pengelola yang profesional harus mampu menyerap kebutuhan masyarakat, bila bangunan (asrama haji yang) megah ini selesai. "Jangan hanya jadi tempat selfie atau swafoto saja. Ini harus jadi monumen kebangkitan Islam di Jawa Barat dan pusat kerukunan ummat,” tandas politisi Partai Gerindra itu.

 

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat Adib menjelaskan Asrama Haji Indramayu sengaja didesain serupa dengan beberapa titik di tanah suci agar dapat menjadi tempat belajar dan pengobat rindu bagi masyarakat yang belum bisa sampai ketanah suci.

 

"Asrama Haji ini, sengaja kami desain dengan beberapa miniatur Makkah dan Madinah, agar masyarakat dapat belajar langsung bagaimana kondisi tanah suci yang sebenarnya dan untuk masyarakat yang belum ketanah suci dapat menjadi pengobat rindu masyarakat akan tanah suci," jelas Adib.

 

Ditambahkan Adib, pembangunan Asrama Haji yang sekarang sudah sampai pada pelaksanaan tahap II ini mengalami beberapa kendala diantaranya belum adanya pagar pengaman area Asrama Haji, tidak sesuainya rencana kebutuhan anggaran dengan realisasi anggaran, tidak adanya anggaran pengelolaan dan pemeliharaan dan belum adanya air baku yang tersedia.

 

Pihaknya berharap kedatangan Komisi VIII DPR RI dapat mendorong percepatan pembangunan asrama haji yang masih akan berlanjut. “Kami berharap doa dan dukungan dari Komisi VIII DPR RI untuk kesuksesan Asrama Haji Indramayu ini,” pungkas Adib. (man/sf) 


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Diah Pitaloka Minta Kemenag dan KUA Cegah Kawin Kontrak
24-11-2021 / KOMISI VIII
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Diah Pitaloka menyatakan keprihatinannya terhadap fenomena kawin kontrak dengan modus kawin siri yang marak...
Komisi VIII Usulkan Kota Bogor Jadi ‘Pilot Project’ Revitalisasi KUA
24-11-2021 / KOMISI VIII
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Diah Pitaloka mengusulkan Kota Bogor sebagai pilot project revitalisasi Kantor Urusan Agama (KUA), terlebih...
Komisi VIII Tinjau Pembangunan Asrama Haji di Indramayu
24-11-2021 / KOMISI VIII
Anggota Komisi VIII DPR RI Selly Andriany Gantina menyampaikan, ke depan, Asrama Haji Embarkasi Indramayu akan menjadi tempat screening bagi...
IAHN Gde Pudja Perlu Perkuat Tri Dharma Perguruan Tinggi
24-11-2021 / KOMISI VIII
Anggota Komisi VIII Rachmat Hidayat mengatakan mendorong penguatan dan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi di Institut Agama Hindu Negeri (IAHN)...