Pandemi Covid-19 Tak Berdampak Signifikan pada Aktifitas Bongkar-Muat di IPC Panjang

11-06-2021 / KOMISI VI
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Mohamad Hekal saat memimpin tim kunspek Komisi VI DPR RI. Foto: Erman/nvl

 

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Mohamad Hekal mengatakan, pandemi Covid-19 tidak memberi dampak yang signifikan terhadap aktifitas di Indonesia Port Corporation (IPC)/PT Pelindo cabang Panjang, Bandar Lampung. Di mana, aktivitas bongkar muat di pelabuhan  hanya turun sekitar 10 persen yang didominasi oleh kegiatan ekspor.

 

Ditemui usai memimpin pertemuan tim kunspek Komisi VI DPR RI dengan jajaran Direksi PT Pelindo II cabang Panjang, Kamis (10/6/2021), Hekal menilai, adalah suatu hal yang membanggakan ketika melihat angka ekspor komoditas pertanian yang melebihi komoditas impor. Namun, kecenderungannya adalah ekonomi masih dinikmati perusahaan-perusahaan besar.

 

“Tapi apa yang kita gali di sini memang menarik, bahwa ekspor dari sini melebihi impor barang yang masuk. Tadi kalau kita lihat data bongkar-muat, memang bongkarannya lebih banyak. Artinya apa, ekonomi yang dinikmati oleh masyarakat Lampung masih berbasis komoditas yang dikuasai oleh kecenderungannya perusahan-perusahan besar,” ujar Hekal.

 

Politisi Fraksi Partai Gerindra ini juga meminta agar PT Pelindo II cabang Panjang juga membantu aktivitas ekonomi masyarakat, seperti dengan membangkitkan UMKM. Adapun upaya yang bisa dilakukan adalah dengan membuat biaya logistik menjadi murah dengan cara sinergitas dalam melakukan distribusi dan menyeimbangkan keluar-masuknya barang.

 

“Yang bikin barang mahal ini kan kalau one way traffic, keluarnya kurang datangnya banyak. Itu pasti dibebankan kepada ongkos angkutannya. Itu yang kita dorong juga kepada BUMN sesuai porsinya untuk membantu pengembangan UMKM, supaya bisa menciptakan ekonomi kerakyatan yang bisa menyumbang juga kepada ekspor yang berbasis masyarakat,” urai Hekal.

 

Dengan adanya keterlibatan BUMN, lanjut Hekal, akan sangat membantu perkembangan ekonomi serta menyeimbangkan pertumbuhan ekonominya Indonesia. “Enggak hanya di komoditas-komoditas besar yang sampai hari ini menjadi andalan dan tulang punggung ekonomi Indonesia,” pungkasnya. (es)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Ananta Wahana: Upaya Negara Atasi Dampak Pandemi terhadap Ekonomi Sudah Maksimal
19-06-2021 / KOMISI VI
Anggota Komisi VI DPR RI St. Ananta Wahana menyatakan upaya negara dalam mengatasi dampak pandemi Covid-19 terhadap ekonomi sudah maksimal....
Utang Garuda Tembus Rp70 Triliun, Rafli Desak Restrukturisasi
17-06-2021 / KOMISI VI
Anggota Komisi VI DPR RI Rafli mendesak PT Garuda Indonesia untuk segera melakukan restrukturisasi secara menyeluruh. Restrukturisasi tersebut mencakup sisi...
Gde Sumarjaya: Isu Kelangkaan Gula Rafinasi Bersifat Tendensius
16-06-2021 / KOMISI VI
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Gde Sumarjaya Linggih mengatakan, polemik terkait Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 3 Tahun 2021 tentang...
BUMN Harus Ambil Peranan dalam Peningkatan Ekonomi Masyarakat
13-06-2021 / KOMISI VI
Anggota Komisi VI DPR RI Siti Mukaromah menyarankan agar Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tidak hanya fokus pada bidang usahanya...