RS Premier Bintaro Dinilai Layak Layani Peserta Jamkestama

12-06-2021 / B.U.R.T.

Wakil Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI Achmad Dimyati Natakusumah usai pertemuan BURT DPR RI dengan jajaran manajemen RS Primere Bintaro, di Tangerang Selatan, Banten, Sabtu (12/6/2021). Foto: Runi/Man

 

Wakil Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI Achmad Dimyati Natakusumah menilai Rumah Sakit Premier Bintaro (RSPB), di Tangerang Selatan, Banten, sudah layak untuk melayani peserta Jaminan Kesehatan Utama (Jamkestama). Menurut Dimyati, dari paparan manajemen RSPB terkait jumlah kamar, dokter, maupun tenaga kesehatannya, sudah layak menjadi RS rujukan bagi Anggota DPR beserta keluarganya.

 

“Jadi kami hadir hari ini bersama tim guna melihat dan mendengar secara langsung bagaimana pelayanan rumah sakit yang ada di sini, baik dari jumlah kamar yang ada, ataupun dokter-dokter yang beroperasi,” kata Dimyati usai pertemuan BURT DPR RI dengan jajaran manajemen RS Premier Bintaro, di Tangerang Selatan, Banten, Sabtu (12/6/2021). Turut hadir Direktur RSPB Dr Martha M. l Siahaan, Manager Operasional Dr Sammy, Manager Marketing Pringgondani, beserta jajaran manajemen. 

 

Dimyati mengatakan, mengutip paparan yang disampaikan RSPB, disampaikan bahwasanya di sini memiliki dua keunggulan dalam hal pelayanan kesehatan yakni bedah tulang serta bedah pembuluh darah. Dalam segi pelayanan kesehatan di RSPB, sudah memiliki ruang ICU, Nicu untuk Anak, UGD, dan lainnya.  “Setelah mendengarkan secara seksama, saya menilai bahwasanya RS Premier Bintaro sudah sangat layak dan bagus, dan bisa kita jadikan rekomendasi sebagai tempat pelayanan kesehatan yang mumpuni,” papar politisi PKS.

 

Di tempat yang sama, Direktur Direktur RS Premier Bintaro Dr Martha M. l Siahaan menjelaskan bahwa RSPB merupakan salah satu dari tiga RS di bawah naungan Ramsay Sime Darby Health Care di Indonesia yang berdiri sejak 1998. Fasilitas yang ada, memiliki rawat inap dan rawat jalan, unit gawa darurat, medical check up, yang  bekerja sama dengan kedutaan besar yakni Amerika Serikat, Kanada, Australia, dan Selandia Baru.

 

"Di sini seyogyanya kami memiliki 205 tempat tidur akan tetapi karena adanya virus Covid-19, harus membuat satu kamar, satu tempat tidur sehingga terjadi pengurangan menjadi 150 untuk pasien umum karena tidak bisa merawat pasien Covid bersama-sama, diharuskan terpisah, sehingga kami sangat menerapkan protokol kesehatan," jelas Martha.

 

RSPB mempunyai Filosofi, “People Caring for People”, mencerminkan komitmen RS terhadap peningkatan kualitas berkelanjutan-tanggung jawab untuk memberikan layanan berstandar internasional, juga untuk mengembangkan sumber daya manusia secara konsisten.

 

“RSPB merupakan pelayanan kesehatan yang sangat sering melayani pejabat negara, seperti istri dari Wakil Presiden, menteri, pejabat partai politik, dan artis, yang bisa menjadi pelayanan yang dikunjungi untuk pengecekan kesehatan dan kami di sini memiliki layanan eksekutif dan juga layanan VVIP",” pungkasnya. (rni/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
‘Big Data’ DPR Perlu Segera Diimplementasikan
27-07-2021 / B.U.R.T.
Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI Agung Budi Santoso mengimbau pembangunan sistem Big Data di DPR segera diimplementasikan...
‘Big Data’ DPR Mampu Menganalisis Informasi Publik
14-07-2021 / B.U.R.T.
'Big Data' DPR RI yang sedang dibangun kelak tidak sekadar menghimpun data dan informasi, lebih dari itu mampu menganalisis beragam...
Harus Ada SDM Handal Kelola ‘Big Data’ DPR
14-07-2021 / B.U.R.T.
Menyusul sistem Big Data yang sedang dibangun DPR RI, dibutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang handal untuk mengelolanya. Semua data...
BURT Minta Pelayanan RS Primaya Makassar Lebih Ditingkatkan
20-06-2021 / B.U.R.T.
Wakil Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI Bakri mengapresiasi pelayanan Rumah Sakit Primaya Makassar terhadap pasien, utamanya kepada...