Komisi X Setujui Penambahan Pagu Indikatif RAPBN 2022 Kemenparekraf

14-06-2021 / KOMISI X

Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda saat memimpin rapat kerja dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Foto: Geraldi/rni

 

Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda menyampaikan, Komisi X DPR RI menyetujui usulan penambahan pagu indikatif Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sebesar Rp500 miliar pada RAPBN Tahun Anggaran 2022.

 

"Komisi X DPR RI menyetujui usulan penambahan pagu indikatif Kemenparekraf/ Baparekraf RI pada RAPBN Tahun Anggaran 2022 sebesar Rp500 miliar, dan selanjutnya akan menyampaikan usulan tersebut ke Badan Anggaran DPR RI," ucap Huda di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (14/6/2021).

 

Ia juga mengatakan, Komisi X DPR RI menekankan Kemenparekraf/Baparekraf RI untuk menjadikan pandangan dan masukkan Anggota Komisi X DPR RI dalam rangkaian pembahasan pendahuluan pagu indikatif RAPBN Tahun Anggaran 2022 sebagai rujukan dalam penyusunan kebijakan program dan kegiatan Kemenparekraf/Baparekraf pada RAPBN Tahun Anggaran 2022.

 

Dalam kesempatan yang sama, Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi NasDem Ratih Megasari Singkarru juga menyatakan dukungannya atas penambahan anggaran tersebut. Dikatakannya, dengan adanya penambahan anggaran itu diharapkan kualitas daripada layanan pariwisata, utamanya pada pekerja sektor pariwisata serta UMKM, bisa bangkit kembali yang tentunya dengan dukungan pengembangan infrastruktur sebagai salah satu program pemulihan sosialnya.

 

"Kami dari Fraksi NasDem mendorong Kemenparekraf bisa terus memperhatikan pengembangan infrastruktur pada destinasi pariwisata di seluruh Indonesia, tidak hanya berfokus pada daerah prioritas, tetapi untuk daerah 3T juga mohon diperhatikan. Karena di daerah 3T itu juga banyak yang memiliki potensi. Oleh karenanya perlu dilakukan koordinasi dengan Kementerian PUPR, karena pengembangan dan kemajuan pariwisata tidak bisa lepas dari dukungan infrastrukturnya," ujar Ratih. (dep/es)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Fikri Faqih: Asesmen Nasional Berbau Politis dan SARA
28-07-2021 / KOMISI X
Wakil Ketua Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih menilai program Asesmen Nasional (AN) yang digelar Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset...
Pengunduran Diri Ari Kuncoro dari Komisaris BUMN Diapresiasi
23-07-2021 / KOMISI X
Pengunduran diri Rektor UI Ari Kuncoro sebagai Wakil Komisaris Utama (independen) BRI mendapat apresiasi dari Anggota Komisi X DPR RI...
Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Untuk Cegah Generasi yang Hilang
15-07-2021 / KOMISI X
Anggota Komisi X DPR RI Andreas Hugo Pareira menilai Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas merupakan cara untuk mencegah lahirnya generasi...
Naturalisasi Jangan Kecilkan Perasaan Atlet Lokal
14-07-2021 / KOMISI X
Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian menyatakan, naturalisasi atlet asing jangan sampai mengecilkan perasaan hati atlet-atlet lokal yang...