Revisi UU Nomor 5 Tahun 1990 Diharapkan Buat Jera Pelanggarnya

15-06-2021 / KOMISI IV

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI kata Dedi Mulyadi saat RDP dengan Badan Keahlian DPR RI di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (15/6/2021). Foto: Arief/Man

 

Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem dinilai masih terlalu lemah. Hal ini mengakibatkan banyaknya satwa liar seperti orang utan diburu untuk kemudian dijual, perusakan terhadap alam juga sering terjadi. Menanggapi masalah tersebut, Komisi IV DPR mengusulkan agar UU No 5 Tahun 1990 dapat direvisi dan masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas.

 

“Hari ini fokus kita ialah meminta masukan dari masing-masing Anggota mengenai RUU terntang perubahan UU Nomor 5 Tahun 1990, karena seperti yang kita ketahui UU ini masih sangat lemah banyak satwa liar yang diburu untuk kemudian dijual contohnya saja seperti orang utan,” 

 

Politisi Partai Golkar ini mengatakan, banyak orang utan terutama induknya yang dibunuh karena memiliki nilai jual tinggi, sehingga dapat dikhawatirkan akan mengurangi populasi binatang tersebut di alam liar. Ia mendorong agar RUU yang baru nantinya dapat membuat para pemburu satwa liar di denda sangat berat.

 

“Pemburuan induk orang utan itu contohnya ibunya yang jadi sasaran karena memiliki nilai yang tinggi. Tentu jika dibiarkan maka dikhawatirkan populasinya akan berkurang. Saya harap RUU yang baru ini dapat mengenakan denda yang sangat berat seperti dapat memiskinkan para pelaku pelanggarnya,” sebut Dedi. (tn/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Sektor Pertanian Semakin Maju Bila Importasi Produk Dibatasi
30-07-2021 / KOMISI IV
Anggota Komisi IV DPR RI Andi Akmal Pasluddin meyakini bahwa sektor pertanian Indonesia akan lebih maju lagi manakala importasi produk...
Manajemen Sumber Daya Perikanan Indonesia Harus Mendapat Perhatian Serius Pemerintah
24-07-2021 / KOMISI IV
Anggota Komisi IV DPR RI Slamet mengatakan, persoalan manajemen sumber daya perikanan di Indonesia sepertinya masih harus mendapatkan perhatian yang...
PT Pupuk Indonesia Harus Tindaklanjuti Temuan BPK
20-07-2021 / KOMISI IV
Berdasarkan laporan temuan BPK semester II tahun 2020 terhadap PT Pupuk Indonesia (Persero) dan anak perusahaannya yaitu PT Pupuk Iskandar...
Ansy Lema: Jangan Potong Alokasi Bantuan Konkret Untuk Rakyat
19-07-2021 / KOMISI IV
Anggota Komisi IV DPR RI Yohanis Fransiskus Lema mengkritisi keputusan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memotong alokasi bantuan aspirasi budi...