Sari Yuliati Harap Kapolri Dukung Suksesnya PEN Melalui Politik Anggaran untuk Mandalika

17-06-2021 / KOMISI III

Anggota Komisi III DPR RI Sari Yuliati dalam Rapat Kerja Raker Komisi III DPR RI dengan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo beserta jajaran di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (16/6/2021). Foto: Jaka/Man

 

Anggota Komisi III DPR RI Sari Yuliati berharap Kapolri aktif terlibat dalam menyukseskan Program Ekonomi Nasional (PEN), sebagai upaya pemerintah untuk mengatasi dampak Pandemi Covid-19 dalam berbagai sektor, termasuk dalam sektor pariwisata. Menurutnya, sektor pariwisata merupakan satu dari banyak sektor yang sangat terdampak pandemi Covid-19, apalagi sektor pariwisata juga berkaitan dengan sektor-sektor lainnya.

 

“Saya meminta Kapolri aktif untuk memberikan dukungan melalui berbagai kebijakan dan anggaran, untuk wilayah-wilayah yang selama ini bergantung pada sektor pariwisata, seperti NTB dan wilayah-wilayah lainnya," ungkap Sari dalam Rapat Kerja Raker Komisi III DPR RI dengan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo beserta jajaran di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (16/6/2021).

 

Apalagi, kata Sari, di NTB terdapat Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, dimana KEK Mandalika adalah satu dari lima kawasan destinasi pariwisata super prioritas yang telah ditetapkan oleh pemerintah. "Tahun depan di KEK Mandalika kemungkinan besar penyelenggaraan MotoGP dan event-event internasional akan dilaksanakan," ucap Anggota Fraksi Partai Golkar tersebut.

 

Oleh karena itu, kata Sari, dukungan kebijakan dan anggaran Kepolisian sangat penting, untuk memastikan bahwa Mandalika dan kawasan destinasi pariwisata super prioritas lainnya aman dan kondusif untuk dikunjungi wisatawan, yang kemudian akan berdampak terhadap pulihnya perekonomian masyarakat.

 

Di sisi lain, Sari meminta kepada Kapolri untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada institusi kepolisian. Salah satunya dengan memperbanyak alumni Pondok Pesantren menjadi Anggota Polri. Harapan itu dikarenakan masyarakat selalu berharap bahwa Kepolisian dapat menjadi institusi yang humanis, institusi yang mampu melayani masyarakat secara maksimal, dan juga institusi yang mampu memahami kebutuhan masyarakat.

 

Berangkat dari hal tersebut, ia berharap Kapolri merekrut SDM-SDM terbaik. Salah satunya SDM yang berlatar belakang santri dari madrasah dan pesantren untuk menjadi bagian dari institusi Kepolisian. “Saya sangat mendukung dan berharap NTB, mendapatkan kuota prioritas. Karena di NTB banyak pesantren, banyak madrasah, yang selama ini telah mencetak SDM-SDM terbaik, baik secara intelektual, spiritual, dan komitmen kesetiaan kepada NKRI," ungkap legislator dapil NTB II itu. (hnm/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Penegak Hukum yang Melanggar Layak Diganjar Hukuman Berat
27-10-2021 / KOMISI III
Anggota Komisi III DPR RI Habiburokhman menyampaikan bagi para penegak hukum yang melanggar hukuman dengan sengaja maka layak diganjar dengan...
‘Restorative Justice’ demi Kedepankan Hati Nurani untuk Rakyat
27-10-2021 / KOMISI III
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mengapresiasi kinerja Kejaksaan Agung atas penerapan restorative justice dalam penegakan hukum. Menurutnya...
Taufik Basari: Tak Boleh ada Intimidasi Terhadap Tugas Jurnalisme
26-10-2021 / KOMISI III
Anggota Komisi III DPR RI Taufik Basari memberikan perhatian serius pada kasus dugaan intimidasi terhadap jurnalis oleh oknum Jaksa di...
Pemerintah Perlu Libatkan Santri dalam Pembangunan Bangsa
25-10-2021 / KOMISI III
Anggota Komisi III DPR RI Andi Rio Idris Padjalangi beranggapan, santri memiliki sejarah dalam mempertahankan bangsa serta memperjuangkan kemerdekaan Indonesia....