Tata Kelola Lahan Hutan Harus Beri Manfaat Ekonomi Bagi Masyarakat

21-06-2021 / KOMISI XI

Anggota Komisi XI DPR RI Misbakhun. Foto: Mentari/Man

 

Anggota Komisi XI DPR RI Misbakhun meminta agar pengelolaan hutan benar - benar mengedepankan asas kemanfaatan, sebesar-besarnya untuk kemakmuran dan kesejahteraan rakyat Indonesia. Menurutnya, hutan harus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

 

Demikian ditegaskan Misbakhun dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi XI DPR RI dengan Badan Layanan Umum Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup atau Indonesian Environment Fund (IEF) di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (21/6/2021).

 

"Kita setuju bagaimana alam dan hutan dikelola dengan aspek lingkungan yang berkelanjutan, tetapi lebih dari itu adalah aspek kemanfaatan buat kemanusiaan untuk kemajuan peradaban,” ujarnya. Dalam rapat yang berlangsung secara daring ini, Misbakhun mengaku khawatir apabila isu lingkungan berkelanjutan ditumpangi agenda politik ekonomi negara lain.

 

Karenanya, ia mengingatkan BPDLH agar masyarakat bisa ikut andil dalam pengelolaan pemanfaatan SDA Hutan dengan tetap memperhatikan keberlanjutan lingkungan hidup. "Kenapa kita mengikuti isu - isu yang berasal dari luar, seakan - akan ide dan bangsa ini tidak memiliki gagasan bagaimana mengelola alam dan kesinambungannya," kata politisi dari F-Golkar ini.

 

Menurutnya,  pemerintah sah saja bekerja sama dengan pihak asing dalam mendorong penurunan emisi karbon seperti yang disepakati dalam Paris Agreement. Namun, lanjut dia, sebagai bangsa yang besar, negara ini harus mempunyai marwah dan roh bagaimana mengelola lingkungannya secara ideal.

 

"Kalau kita mengelola lingkungan kita, yah karena kita membutuhkan lingkungan yang kita ingin seperti apa, bukan ikut keinginan asing. Kita punya kedaulatan, punya kemandirian dan terutama bagaimana hutan memberikan manfaat buat rakyat, bukan jadi agenda asing," imbuhnya.

 

Sebelumnya, Direktur Utama Indonesian Environment Fund Djoko Hendratto mengatakan Pemerintah Indonesia melalui Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) akan mendapat dana hibah, baik donasi dari kerjasama bilateral maupun multilateral mencapai 836,7 juta dolar AS atau setara Rp11,92 triliun. Dana tersebut diberikan untuk mendukung berbagai proyek terkait lingkungan hidup dan energi hijau di tanah air.

 

Adapun dana tersebut berasal dari berbagai sumber, yakni dari Bank Dunia, Green Climate Fund, REDD + Norway, Forest Carbon Partnership Facility, BioCarbon Fund, dan Ford Foundation.  "Kita sudah mendapatkan komitmen dari REDD+ Norway sebesar 560 juta dolar AS, namun untuk awal ini akan menerima sebesar 56 juta dolar AS," katanya.

 

Selanjutnya, BPDLH akan mendapat kucuran dana senilai US$60 juta atau Rp 855miliar dari BioCarbon Fund untuk periode 2023-2025.  Kemudian, BPDLH mendapat dana dari FCPF senilai 110 juta dolar AS untuk program khusus yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

 

"Kami juga telah mempunyai komitmen dari World Bank sebesar 2,1 juta dolar AS khusus untuk eksternal dan internal capacity building untuk mendukung BPDLH dalam mengelola dana lingkungan hidup," paparnya. (ann/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Undang-Undang HKPD Atasi Kesenjangan Antar Daerah di Indonesia
07-12-2021 / KOMISI XI
Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Fathan mengapresiasi proses pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan...
Vera Febyanthy Minta Moratorium Layanan Produk Asuransi ‘Unit Link’
06-12-2021 / KOMISI XI
Anggota Komisi XI DPR RI Vera Febyanthy meminta pemerintah agar melakukan moratorium layanan produk asuransi bernama Unit Link. Hal itu,...
Puteri Komarudin Ingatkan Pentingnya Bentuk LPS Asuransi untuk Lindungi Nasabah
06-12-2021 / KOMISI XI
Anggota Komisi XI DPR RI Puteri Komarudin mengingatkan pentingnya membentuk Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Asuransi dalam rangka melindungi hak keuangan...
Anggota DPR Apresiasi Kinerja Perbankan Sumut dalam Peningkatan Perekonomian
05-12-2021 / KOMISI XI
Anggota Komisi XI DPR RI Gus Irawan Pasaribu mengapresiasi kinerja perbankan di Sumatera Utara dalam kontribusinya terhadap peningkatan perekonomian di...