Kondusivitas Organisasi Tolak Ukur Keberhasilan BPH Migas 2021-2025

30-06-2021 / KOMISI VII

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Maman Abdurrahman saat memimpin Uji Kepatutan dan Kelayakan terhadap calon Ketua dan Anggota BPH Migas. Foto: Jaka/nvl

 

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Maman Abdurrahman menjelaskan kondusivitas organisasi menjadi tolak ukur keberhasilan capaian kinerja bagi jajaran Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) periode 2021-2025. Sebab, menurut Maman, pihaknya menerima audiensi dari Forum Karyawan SKK Migas beberapa waktu lalu yang mempertanyakan terkait kompetensi dari para calon Anggota Komite BPH Migas.

 

“Karena itu kepentingan kami yang ada di Komisi VII DPR RI, tentunya pasca (Anggota) ini semua terpilih,  Anggota Komite tentunya menghasilkan BPH Migas yang lebih baik ke depan, dan kondusivitas di dalam tentunya itu menjadi salah satu tolak ukur untuk membuat organisasi ini lebih baik,” ujar Maman saat memimpin Uji Kepatutan dan Kelayakan (fit and proper test) hari ketiga terhadap calon Ketua dan Anggota BPH Migas, di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (30/6/2021).

 

Diketahui, Uji Kepatutan dan Kelayakan hari ini memasuki tahap terakhir dari sejak Senin (28/6/2021) kemarin. Menurut Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Eddy Soeparno, dari 18 nama calon yang diajukan presiden, akan dipilih sembilan orang yang akan disampaikan kepada Pimpinan DPR RI pada Rabu (30/6/2021) sore. Terdapat tiga nama calon Anggota Komite BPH Migas yang hari ini dilakukan pengujian, yaitu Harya Adityawarman, Wahyudi Anas, dan Yapit Sapta Putra.

 

Dari 18 nama calon yang disampaikan Presiden, tujuh peserta yang telah melakukan tes di hari Senin adalah Abdul Halim, Adi Purwanto, Agus Maulana, Basuki Trikora Putra, Budi Santoso Syarif, Danu Prijambodo, Didik Sasongko Widi. Kemudian, Eman Salman Arief, Erika Retnowati, Iwan Prasetya Adhi, Kusnendar, Oman Rochmana, Robert Heri, Saleh Abdurrahman, mengikuti tes pada Selasa (29/6/2021). Sedangkan,  Calon Anggota BPH Migas Ferdy Novianto dinyatakan gugur karena meninggal dunia di RS Pertamina. (rdn/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Perlu Keberpihakan Pemerintah untuk Kembangkan Pembangkit Listrik berbasis EBT
17-09-2021 / KOMISI VII
Pembangkit listrik berbasis energi baru terbarukan (EBT) ternyata bisa berfungsi sebagai penopang beban puncak kelistrikan. Salah satu pembangit EBT yang...
Ridwan Hisjam Dorong Pertumbuhan Kawasan Industri Halal di Indonesia
17-09-2021 / KOMISI VII
Anggota Komisi VII DPR RI M. Ridwan Hisjam mendorong pertumbuhan kawasan industri halal di Indonesia. Adanya kawasan industri halal tersebut...
Komisi VII Apresiasi Hilirisasi Nikel PT OSS
17-09-2021 / KOMISI VII
Komisi VII DPR RI meninjau langsung proses produksistainless steelPT Obsidian Stainless Steel (OSS) di Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi...
Indonesia Jangan Hanya Jadi ‘Marketplace’ Vaksin Negara Lain
16-09-2021 / KOMISI VII
Anggota Komisi VII DPR RI Mercy Cristina Barends mempertanyakan perbedaan perlakuan antara 6 platform vaksin merah putih yang ada dengan...