Tutup Pintu Masuk TKA Tanpa Pandang Bulu

24-07-2021 / KOMISI III

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni. Foto: Dok/Man

 

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni, beranggapan kebijakan larangan Tenaga Kerja Asing (TKA) masuk Indonesia sudah sepatutnya diambil di tengah lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi saat ini. Pasalnya, beberapa kasus Covid-19 di Indonesia terjadi karena kelonggaran pengawasan terhadap kedatangan warga negara asing (WNA).

 

"Memang sudah saatnya ada kebijakan seperti ini, mengingat beberapa kasus di Indonesia diakibatkan oleh longgarnya pengawasan terhadap WNA yang masuk," papar Sahroni dalam siaran Persnya kepada Parlementaria, Jumat (23/7/2021).

 

Secara tegas Sahroni, juga berharap kebijakan pemerintah menutup pintu masuk bagi TKA selama masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) ditegakkan secara adil dan tidak pandang bulu. "Saya harapkan aturan ini berlaku tanpa pandang bulu, bagi TKA dari perusahaan kecil maupun besar seperti tambang," ujar Sahroni.

 

Ia meminta aturan terkait larangan tersebut dibuat secara jelas dan disosialisasikan dengan baik agar tidak menimbulkan kebingungan di kalangan industri. Meskipun terlambat, pemerintah baru saja mengambil kebijakan menutup pintu bagi TKA masuk wilayah Indonesia selama masa PPKM. Hal tersebut, tertuang dalam Peraturan Menteri Hukum dan HAM (Permenkumham) Nomor 27 Tahun 2021 yang diteken oleh Yasonna Laoly pada 21 Juli 2021.

 

Dalam beleid itu, TKA menjadi salah satu pihak yang dikecualikan untuk masuk ke Indonesia. Padahal sebelumnya, izin masih diberikan kepada pekerja asing yang bertugas di proyek strategis nasional. Meskipun demikian, dia menerangkan bahwa aturan tersebut akan mulai berlaku dua hari ke depan sejak diterbitkan.

 

Menurut politisi Fraksi NasDem ini, perlu masa transisi sejak diumumkan. Menurutnya, setiap kebijakan yang berurusan dengan kedatangan orang asing membutuhkan jeda waktu. Keputusan tersebut, kata dia, telah dikoordinasikan dengan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi. (eko/es)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Komisi III Minta Polri Profesional dalam Menangani Kasus Muhammad Kece
22-09-2021 / KOMISI III
Pimpinan Komisi III DPR RI meminta kepada jajaran Polri berlaku profesional dalam menangani kasus Muhammad Kosman alias Muhammad Kece. Pelaku...
Seluruh Fraksi di Komisi III Sepakati Tujuh Calon Hakim Agung
21-09-2021 / KOMISI III
Dalam rapat pleno yang diselenggarakan pada Selasa pagi (21/9/2021) seluruh fraksi yang ada di Komisi III DPR RI telah menyepakati...
Moralitas dan Integritas Jadi Pertimbangan Utama dalam Uji Kelayakan Calon Hakim Agung
20-09-2021 / KOMISI III
Komisi III DPR RI melakukan uji kelayakan dan kepatutan 11 calon hakim agung (CHA) yang diusulkan Komisi Yudisial (KY). Uji...
Uji Kelayakan dan Kepatutan Calon Hakim Dilakukan secara Transparan dan Akuntabel
20-09-2021 / KOMISI III
Komisi III DPR RI menyelenggarakan uji kelayakan dan kepatutan terhadap 11 calon Hakim Agung. Secara bergantian, Wakil Ketua Komisi III...