Bukhori Apresiasi Program ATENSI dan RS-RTLH Kemensos

07-09-2021 / LAIN-LAIN

Anggota Komisi VIII DPR RI Bukhori. Foto: Andri/Man

 

Anggota Komisi VIII DPR RI Bukhori mengapresiasi program Asistensi Rehabilitas Sosial (ATENSI) Kementerian Sosial sebagai upaya pemulihan dampak pandemi Covid-19. Dengan total dukungan ATENSI yang diberikan sebesar Rp1,4 miliar dengan jenis bantuan yaitu santunan bagi 514 anak yatim piatu yang orang tuanya meninggal karena Covid-19, bantuan kewirausahaan bagi 142 orang, dukungan aksesibilitas bagi 190 penyandang disabilitas dan kebutuhan dasar bagi 665 orang di Kabupaten Semarang.

 

"Kita dukung, karena program ATENSI ini program yang langsung menyentuh masyarakat, salah satunya bantuan untuk anak yatim, piatu dan yatim piatu yang ditinggal orang tuanya karena Covid-19. Ini menyelamatkan generasi bangsa," tuturnya berdasarkan keterangan pers rilis yang diterima Parlementaria, Selasa (7/9/2021). Sebelumnya, Bukhori dan Menteri Sosial Tri Rismaharini menyerahkan bantuan kepada masyarakat di Pendopo Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (4/9/2021) lalu.

 

Selain itu Bukhori juga menyambut baik bantuan Rehabilitasi Sosial-Rumah Tidak Layak Huni (RS-RTLH) Kemensos RI bagi 134 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tersebar di Kota Semarang, Kabupaten Semarang, dan Kabupaten Kendal. Bukhori mengatakan, respons cepat Kemensos dalam menanggapi advokasi yang diajukan olehnya bagi kepentingan warga di daerah pemilihannya, menunjukan kinerja Kemensos yang proaktif dalam merespons aduan masyarakat.

 

Untuk diketahui, Kemensos melalui Direktorat Jenderal Penanganan Fakir Miskin (Ditjen PFM) telah menyalurkan bantuan sosial Rehabilitasi Sosial–Rumah Tidak Layak Huni (RS-RTLH) bagi 134 KPM dengan total nilai bantuan sebesar Rp2,68 miliar. Rinciannya, sebanyak 42 KPM di Kota Semarang menerima bantuan senilai Rp840 juta. Kemudian 19 KPM di Kabupaten Semarang menerima sebanyak Rp380 juta, dan yang terakhir sebanyak 73 KPM di Kabupaten Kendal memperoleh bantuan senilai Rp1,46 miliar.

 

Bukhori berharap, kerja sama yang baik antara Kementerian Sosial dan Komisi VIII DPR bisa berlangsung secara berkesinambungan. Legislator daerah pemilihan Jawa Tengah I ini menilai, usaha memecahkan segudang permasalahan sosial di tengah masyarakat tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan dengan kerja kolosal antar lembaga penyelenggara negara.

 

“Tolong menolong dalam kebaikan adalah nilai yang selaras dengan ajaran agama. Spirit ini yang coba kami amalkan melalui kolaborasi antara Kemensos dan Komisi VIII dalam menjawab berbagai persoalan sosial di masyarakat. Kami mendukung setiap kebijakan Mensos yang berorientasi pada kemaslahatan rakyat yang dilakukan dengan cara-cara tepat. Warga sangat senang mendapati keluhan dan aspirasi mereka berhasil didengar oleh negara. Maka perlu saya sampaikan, kerja tanggap Kemensos patut diapresiasi,” pungkasnya.

 

Lebih lanjut Menteri Sosial Tri Rismaharini mengatakan, dukungan ATENSI ini juga diberikan dengan tetap memberikan asistensi berupa pelatihan pengembangan usaha setiap Sabtu dan Minggu melalui webinar Pahlawan Ekonomi. Pelatihan itu meliputi bagaimana cara memasarkan produk dan lain-lainnya terkait usaha.

 

"Data masih kami kumpulkan sampai akhir Desember 2021, itu data anak yatim karena Covid-19. Selanjutnya anak yatim pada umumnya yang akan di data di tahun depan. Data itu juga akan kita kirimkan ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan agar anak-anak dapat Kartu Indonesia Pintar (KIP)," kata Risma.

 

Selain itu, Mensos Risma juga menyampaikan bahwa bantuan kewirausahaan yang diberikan sesuai dengan keinginan dan kebutuhan penerima manfaat. "Jika passion-nya di bidang kuliner gak bisa kita paksa usaha menjahit, jadi harus sesuai keinginan mereka," jelas politisi PDI-Perjuangan tersebut. (tn/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Indonesia Upayakan Keberangkatan Haji dan Umrah di Tengah Pandemi
25-11-2021 / LAIN-LAIN
Anggota Komisi VIII DPR RI Maman Imanul Haq menyampaikan bahwa Indonesia saat ini masih mengupayakan jemaah Indonesia untuk dapat berangkat...
Hak-Hak Kesejahteraan Pengurus Pondok Pesantren Perlu Mendapat Perhatian
25-11-2021 / LAIN-LAIN
Wakil Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI Achmad Dimyati Natakusumah menerima kunjungan Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Kabupaten...
Komisi VIII Berharap Tak Ada Kenaikan Ongkos Haji di Tahun 2022
25-11-2021 / LAIN-LAIN
Komisi VIII DPR RI telah mewanti-wanti dan berharap kepada pemerintah agar ongkos haji tahun 2022 tidak mengalami kenaikan. Kalaupun memang...
Lasarus: Pembangunan Jembatan Kapuas I Masuki Tahap Lelang
24-11-2021 / LAIN-LAIN
Ketua Komisi V DPR RI Lasarus menyampaikan kabar gembira bagi warga Provinsi Kalimantan Barat, khususnya bagi warga Kota Pontianak terkait...