Bambang Hermanto Minta Bendungan Kuningan Dimanfaatkan Dengan Baik

10-09-2021 / KOMISI V

Anggota Komisi V DPR RI Bambang Hermanto saat mengikuti peninjauan lapangan Komisi V DPR RI yang dipimpin Wakil Ketua Komisi V DPR RI Arwani Thomafi di Bendungan Kuningan, Kuningan, Jawa Barat, Rabu (8/9/2021). Foto: Ann/Man

 

Anggota Komisi V DPR RI Bambang Hermanto mengapresiasi pembangunan Bendungan Kuningan yang telah rampung dan siap untuk difungsikan. Ia berharap, pemanfaatan bendungan tersebut dapat meningkatkan taraf hidup dan perekonomian bagi masyarakat khususnya di Kabupaten Kuningan dan sekitarnya.

 

Demikian disampaikan Bambang usai peninjauan lapangan Komisi V DPR RI yang dipimpin Wakil Ketua Komisi V DPR RI Arwani Thomafi di Bendungan Kuningan, Kuningan, Jawa Barat, Rabu (8/9/2021). Hadir dalam kunjungan Wakil Bupati Kuningan Ridho Suganda, Pejabat Balai Besar Wilayah Sungai  (BBWS) Cimanuk-Cisanggarung, Direktur Kepatuhan Intern, Ditjen Sumber Daya Air Kementerian PUPR beserta jajaran.

 

“Harapan kami, mewakili aspirasi masyarakat, keberadaan bendungan ini dimanfaatkan sebaik-baiknya dan seluas-luasnya, terutama bagi petani dan masyarakat sekitar," kata Bambang. Menurutnya, keberadaan Bendungan Kuningan akan bermanfaat bagi masyarakat. Salah satunya, manfaat ekonomi karena bendungan ini juga bisa dimanfaatkan jadi objek wisata air baru. Apalagi, lokasinya yang tidak jauh dari pemukiman warga.  

 

Sisi lain, lanjut politisi Partai Golkar tersebut, potensi wisata baru akan membuka peluang-peluang ekonomi bagi masyarakat lokal. "Dalam hal ini, saya sampaikan juga bahwa keberadaan bendungan ini bukan hanya pengendali banjir, supplai air baku tetapi juga bagaimana pemberdayaan usaha untuk masyarakat sekitar," jelas Bambang.

 

Bambang juga mengajak partisipasi masyarakat agar terlibat dalam pemeliharaan serta pemanfaatan Bendungan Kuningan sebagai wujud kebersamaan. "Agar bisa menumbuhkan rasa memiliki, pemberdayaan harus melibatkan warga lokal. Karena itu, berikan ruang  bagi masyarakat  bisa masuk dalam sistem agar menjaga bendungan ini," tandas legislator dapil Jawa Barat VIII tersebut.

 

Sebagaimana diketahui, Bendungan Kuningan yang merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN), telah diresmikan Presiden Joko Widodo pada 31 Agustus lalu. Bendungan Kuningan memiliki daya tampung sebesar 25,9 juta meter kubik dan mampu menyuplai air irigasi bagi 3000 hektare sawah masyarakat di Kabupaten Kuningan, Kabupaten Cirebon dan Kabupaten Brebes.

 

Selain menjadi sumber air irigasi pertanian, Bendungan yang menghabiskan anggaran Rp 513 milliar ini berfungsi sebagai penyedia air baku 0,3 meter kubik per detik, serta berpotensi sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) sebesar 500 KW, serta pengendali banjir di Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan. (ann/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Syarief Abdullah: Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Belum Mendesak
19-10-2021 / KOMISI V
Wakil Ketua Komisi V DPR RI Syarief Abdullah Alkadrie berpendapat, proyek kereta cepat Jakarta-Bandung yang dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan...
Legislator Pertanyakan Penunjukan KAI Pimpin Konsorsium Kereta Cepat Jakarta-Bandung
15-10-2021 / KOMISI V
Anggota Komisi V DPR RI Toriq Hidayat mempertanyakan penunjukkan PT Kereta Api Indonesia (KAI) sebagai pemimpin konsorsium proyek Kereta Cepat...
Persiapkan MotoGP Mandalika, Perlu Koordinasi Lintas Komisi dan Kementerian
15-10-2021 / KOMISI V
Anggota Komisi V DPR RI Mulyadi mengatakan perlu ada koordinasi lintas Komisi di DPR RI dengan berbagai kementerian agar persiapan...
Sambut MotoGP Mandalika, Akses Gili Mas Perlu Dilebarkan
14-10-2021 / KOMISI V
Anggota Komisi V DPR RI Suryadi Jaya Purnama mengatakan akses jalan dari Pelabuhan Gili Mas ke Sirkuit Mandalika di di...