Anggota DPR Harap Pemerintah Segera Realisasikan Digitalisasi bagi UMKM

15-09-2021 / BADAN ANGGARAN

Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Rizki Aulia Rahman Natakusumah dalam Rapat Panja Belanja Pemerintah Pusat RUU tentang APBN TA 2022 di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (15/9/2021). Foto: Runi/Man

 

Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Rizki Aulia Rahman Natakusumah menilai sudah terlalu lama pemerintah menjanjikan dukungan program digitalisasi yang bagi UMKM. Padahal dalam kondisi pemulihan ekonomi, baik saat Krisis 1998 maupun saat pandemi ini, sektor UMKM sangat berperan dalam penciptaan lapangan kerja dan perekonomian Indonesia secara nasional.

 

“Sudah terlalu lama pemerintah menjanjikan (program digitalisasi, red) UMKM dari mulai A sampai Z. Tapi, tidak diberikan dukungan dan dorongan yang nyata. Sedangkan kalau kita ke kampung kita atau ke dapil masing-masing, UMKM kita saat ini mulai punah dan belum tentu mereka bisa hidup kembali setelah pandemi Covid-19 ini selesai,” ujar Rizki dalam Rapat Panja Belanja Pemerintah Pusat RUU tentang APBN TA 2022 di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (15/9/2021).

 

Karena itu, Politisi Fraksi Partai Demokrat ini meminta Direktorat Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan agar bersinergi dengan Kementerian Komunikasi dan Informasi agar memberikan porsi besar dalam rangka penciptaan akses digitalisasi bagi UMKM di daerah.

 

“Jadi, terkait pembangunan jaringan telekomunikasi dan infrastruktur teknologi di daerah, bahkan tidak hanya di daerah 3T, di beberapa daerah Pulau Jawa pun harus bisa jadi perhatian pemerintah saat ini dan ke depannya,” tegas Rizki.

 

Permintaan Rizki ini, sejalan dengan arahan dari Presiden Joko Widodo bahwa akhir tahun 2022, seluruh desa dapat ter-cover jaringan 4G. Sehingga, ia meminta pemerintah untuk membantu kebutuhan primer masyarakat dalam rangka mendapatkan akses terhadap digitalisasi UMKM tersebut.

 

“Kita dengar pada akhir tahun 2022 adalah bagaimana seluruh desa bisa ter-cover jaringan 4G. Di daerah dapil saya 3G aja belum ada,” papar Anggota Komisi I DPR RI itu.

 

Untuk mewujudkan visi tersebut, sinergi antar-kementerian terkait harus terjadi, khususnya antara Kementerian Keuangan, Kementerian Koperasi dan UMKM, dan Kementerian Komunikasi dan Informasi. Dengan adanya sinergi ini, program digitalisasi UMKM akan lebih jelas dan terarah, terukur, dan tepat sasaran kepada UMKM yang membutuhkan.

 

“Yang saya lihat selama ini seringkali antar-kementerian itu bertindak sendiri-sendiri. Kita kurang lihat ada upaya terintegrasi. Jadi saya ingin ajak pemerintah untuk let’s be bold, ayo kita perjelas tema pembangunannya, jelas untuk revitalisasi UMKM. Saya sarankan kementerian untuk fokusnya ke sana,” tambah Rizki.

 

Dengan adanya program digitalisasi UMKM ini, Rizki yakin akan semakin memantapkan komitmen Indonesia untuk menindaklanjuti ratifikasi RUU ASEAN Agreement on Electronic Commerce (AAEC) yang sudah diputuskan dalam rapat paripurna beberapa waktu lalu. (rdn/es)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Banggar DPR Yakin Pertumbuhan Ekonomi 2022 Bisa Melebihi 5,2 Persen
30-09-2021 / BADAN ANGGARAN
Ketua Badan Anggaran DPR RI Said Abdullah meyakini Pemerintah Indonesia memiliki usaha terbaik (best effort) dalam capaian pertumbuhan ekonomi melebihi...
Banggar DPR Sepakati Dana Otsus Rp16 Triliun untuk Papua dan Aceh
28-09-2021 / BADAN ANGGARAN
Panitia Kerja (Panja) Transfer ke Daerah dan Dana Desa menetapkan Dana Otonomi Khusus (Otsus) sebesar Rp16 triliun untuk dialokasikan kepada...
Pemerintah Perlu Berikan Perhatian Kesejahteraan Pendidik di Sekolah Swasta
28-09-2021 / BADAN ANGGARAN
Panitia Kerja (Panja) Belanja Pemerintah Pusat meminta pemerintah untuk memberikan perhatian kepada kesejahteraan pendidik terutama di sekolah swasta. Selain itu,...
DPR Minta Pemerintah Lakukan Usaha Ekstra Tingkatkan ‘Lifting’ Minyak 2022
28-09-2021 / BADAN ANGGARAN
Panitia Kerja (Panja) Asumsi Dasar, Pendapatan, Defisit, dan Pembiayaan menyampaikan hasil laporan dalam rangka pembicaraan Tingkat I RUU APBN Tahun...