Komisi I Dukung Upaya Lantamal VI Capai MEF

16-09-2021 / KOMISI I

Anggota Komisi I DPR RI Sjarifuddin Hasan saat memimpin Tim Kunjungan Spesifik Komisi I DPR ke Lantamal VI Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (16/9/2021). Foto: Fitri/Man

 

Upaya Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut VI (Lantamal VI) dalam melakukan modernisasi alutsista TNI guna mencapai Minimum Essential Force (MEF) mendapat apresiasi dan dukungan Komisi I DPR RI. Modernisasi tersebut dinilai akan memberi dampak positif bagi matra laut tersebut dalam mengemban tugas dan fungsinya.

 

“Komisi I DPR memberikan apresiasi kepada Komandan Pangkalan Utama TNI-AL (Danlantamal) VI Makassar beserta jajarannya terkait rencana modernisasi alutsista pada satuan jajaran Lantamal VI Makassar beserta harwat dan dukungan anggarannya,” kata Anggota Komisi I DPR RI Sjarifuddin Hasan saat memimpin Tim Kunjungan Spesifik Komisi I DPR ke Lantamal VI Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (16/9/2021).

 

Modernisasi tersebut diharapkan mampu memberi dampak psikologis positif terhadap pertahanan negara dan kedaulatan NKRI. Untuk mencapai kondisi MEF, terutama dari segi personel, maka dalam prosesnya dibutuhkan tahapan berjenjang mulai dari perencanaan, pelatihan para awak, pengorganisasian, sampai pemeliharaan dan perawatan alutsista agar berfungsi dengan baik dan usia pakai dapat bertahan lebih panjang.

 

MEF ditargetkan 100 persen pada akhir MEF fase ketiga yaitu di akhir tahun 2024. Capaian MEF baik pada MEF I dan MEF II masih di bawah target yang telah ditetapkan. Pada Oktober 2019, pencapaian MEF baru 63,19 persen dari target MEF fase II sebesar 75,54 persen. Pencapaian MEF II matra laut sebesar 68,72 persen.

 

Menurut Sjarifuddin, alokasi anggaran yang memadai memiliki peran penting agar operasional TNI khsususnya satuan Lantamal VI Makassar dapat berjalan maskimal. Ia pun berharap satuan yang dipimpin oleh Danlantamal VI Laksamana Pertama TNI Benny Sukandari itu dapat memprioritaskan berbagai hal yang menjadi kebutuhan untuk kemudian disampaikan secara gamblang melalui argumentasi yang ideal kepada Pemerintah.

 

Sjarifuddin memastikan DPR RI pun berkomitmen untuk memberi dukungan melalui kebijakan dan dukungan politik anggaran. “Komisi I telah membentuk Panja Alutsista dan Panja Pemenuhan Kesejahteraan Prajurit. Muara dari kedua Panja tersebut adalah penguatan TNI dalam mengemban tugas dan fungsi melalui ketersediaan alutsista yang ideal dan pemenuhan kesejahteraan prajurit,” tutup Wakil Ketua MPR RI tersebut. (srw/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Aksi Separatisme dapat Diselesaikan dengan Peningkatan Kesejahteraan di Papua
12-10-2021 / KOMISI I
Anggota Komisi I DPR RI Yan Permenas Mandenas menilai ideologi separatisme muncul akibat tidak adanya pelayanan pemerintah yang memadai untuk...
Komisi I Apresiasi Kodam XVII Cenderawasih Jaga Keamanan PON XX Papua
12-10-2021 / KOMISI I
Anggota Komisi I DPR RI Dave Akbarshah Fikarno menilai Kodam XVII/Cenderawasih telah bekerja secara optimal untuk memastikan PON XX berjalan...
Redam Konflik, Papua Butuh Percepatan Pembangunan Jaringan Telekomunikasi
12-10-2021 / KOMISI I
Anggota Komisi I DPR RI Muhammad Farhan mengatakan akan mendukung percepatanpembangunan Base Transceiver Station (BTS) baik melalui program BAKTI (Badan...
Konflik Papua Dapat Diselesaikan dengan Pendekatan ke Masyarakat
12-10-2021 / KOMISI I
Anggota Komisi I DPR Yan Permenas Mandenas mengatakan untuk meminimalisir gangguan keamanan di Provinsi Papua dapat melalui beberapa pendekatan seperti...