TNI Diminta Tak Ragu Sampaikan Kebutuhannya

16-09-2021 / KOMISI I

Anggota Komisi I DPR RI Mayjen. TNI., Mar (Purn) Sturman Panjaitan saat mengikuti Rapat Dengar Pendapat Komisi I DPR RI dengan Komandan Lantamal VI Laksamana Pertama TNI Benny Sukandari dan jajaran di Mako Lantamal VI Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (16/9/2021). Foto: Fitri/Man

 

Anggota Komisi I DPR RI Mayjen. TNI., Mar (Purn) Sturman Panjaitan menyoroti kesiapan Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) VI Makassar beserta pemeliharan dan perawatan (harwat) dalam mencapai Minimum Essential Force (MEF) melalui program modernisasi alutsista TNI. Dalam konteks ini, Sturman mempertanyakan perihal anggaran yang diajukan oleh satuan tersebut dalam memenuhi kebutuhan operasional matra laut tersebut untuk menjaga kedaulatan NKRI.

 

Anggota Fraksi PDI-Perjuangan DPR RI itu melihat TNI selama ini terkesan ragu dan malu-malu dalam menyampaikan kebutuhan urgen bagi TNI, sehingga hal itu sangat disayangkan. Menurut Sturman, TNI tidak perlu ragu dalam mengajukan anggaran yang dibutuhkan dalam operasional maupun pengembangan diri.

 

“Kunjungan Kerja Spesifik (Komisi I DPR RI) ini adalah kesempatan bagi satuan-satuan TNI untuk menyampaikan kebutuhannya,” tutur Sturman saat mengikuti Rapat Dengar Pendapat Komisi I DPR RI dengan Komandan Lantamal VI Laksamana Pertama TNI Benny Sukandari dan jajaran di Mako Lantamal VI Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (16/9/2021)

 

Dia menyampaikan laut Indonesia merupakan sektor strategis dengan kekayaan alam melimpah yang harus di jaga kedaulatannya dengan kekuatan yang mumpuni. Untuk mencapai kekuatan tersebut, maka dibutuhkan dukungan-dukungan terhadap TNI-AL agar bisa mengembangkan diri dan tidak kalah bersaing dengan kekuatan maritim negara lain.

 

Dalam hal ini, Stuman menekankan bahwa Komisi I DPR selalu mendukung hal-hal yang menjadi prioritas kebutuhan mitra kerjanya. Namun ia sedikit prihatin mengapa Lantamal VI terkesan tidak ‘all out’ mengutarakan apa yang menjadi kebutuhannya. “Tiap mitra kerja kita mulai dari Menhan, Menlu, BIN, TNI selalu kita dukung, kita ingin mitra kerja itu memang benar-benar layak. Ini, kenapa seperti ini,” katanya seolah bertanya.

 

Sturman mencontohkan apa yang dilakukan oleh Kapolri dimana ada satu daerah pemekaran baru muncul, maka akan dibangun satu Polres. Melihat hal itu, sikap Angkatan Laut untuk mengembangkan potensi pun menjadi atensinya.  Ia menekankan pentingnya transparansi akan hal-hal yang dibutuhkan oleh TNI. “Supaya kita dilihat. Kalau tidak, Pak, TNI, anda tidak akan pernah bisa berkembang, kembangkan dirimu, jangan ragu, jangan malu-malu,” tegas Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI ini.

 

Atas hal itu, ia pun meminta satuan tersebut untuk melakukan pemetaan terkait prioritas kebutuhan dari Lantamal VI Makassar sebelum mata anggaran diturunkan. “Sehingga kami di Komisi I itu sudah tidak ragu-ragu dan sudah tidak bimbang lagi untuk mendukung,” tutup legislator dapil Kepulauan Riau tersebut. (srw/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Kasus Pinjol Ilegal Perlu Diberantas
18-10-2021 / KOMISI I
Anggota Komisi I DPR RI Sukamta mengapresiasi kesigapan pemerintah dalam memberantas kasus pinjaman online (pinjol) ilegal. Pasalnya kasus pinjol dinilai...
Kontroversi Komik Biseksual, Rizki Aulia Imbau Masyarakat Bersikap Kritis
18-10-2021 / KOMISI I
Anggota Komisi I DPR RI Rizki Aulia Rahman Natakusumah mengajak masyarakat bersikap kritis dalam menanggapi polemik komik DC terbaru yang...
Aksi Separatisme dapat Diselesaikan dengan Peningkatan Kesejahteraan di Papua
12-10-2021 / KOMISI I
Anggota Komisi I DPR RI Yan Permenas Mandenas menilai ideologi separatisme muncul akibat tidak adanya pelayanan pemerintah yang memadai untuk...
Komisi I Apresiasi Kodam XVII Cenderawasih Jaga Keamanan PON XX Papua
12-10-2021 / KOMISI I
Anggota Komisi I DPR RI Dave Akbarshah Fikarno menilai Kodam XVII/Cenderawasih telah bekerja secara optimal untuk memastikan PON XX berjalan...