Komisi II: Pemerintah Perlu Beri Dukungan Afirmatif Tenaga Pendidik Jadi PPPK

23-09-2021 / KOMISI II

Anggota Komisi II DPR RI Aminurokhman di sela-sela mengikuti Kunjungan Kerja Spesifik Komisi II DPR RI memantau pelaksanaan SKD CASN Tahun 2021 di Kantor Regional I BKN Yogyakarta, Rabu (22/9/2021). Foto: Saum/Man

 

Anggota Komisi II DPR RI Aminurokhman menekankan pemerintah perlu memberi dukungan afirmatif terhadap tenaga pendidik yang telah memiliki masa pengabdian panjang dalam seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahun 2021. Dirinya menilai penyerapan tenaga pendidik yang telah mengabdi puluhan tahun menjadi PPPK dapat meningkatkan kontribusi terhadap pendidikan Indonesia yang lebih baik.

 

“Lewat seleksi PPPK ini, ada upaya dari pemerintah untuk merekrut tenaga pendidik yang berada di daerah-daerah tertentu yang memang di situ membutuhkan sumber daya manusianya yang sangat besar. Jika sudah ada SDM yang memiliki masa pengabdian yang cukup panjang, toh itu bisa diberikan dukungan afirmatif.” terang Aminurokhman di sela-sela mengikuti Kunjungan Kerja Spesifik Komisi II DPR RI memantau pelaksanaan SKD CASN Tahun 2021 di Kantor Regional I BKN Yogyakarta, Rabu (22/9/2021). 

 

Anggota Fraksi Partai Nasional Demokrat (F-NasDem) DPR RI itu ingin pemerintah juga mempertimbangkan masa pengabdian sebagai aspek penilaian seleksi PPK, tidak hanya dari sisi penilaian berdasarkan akademik saja. Menurutnya, jika pemerintah tidak mempertimbangkan hal tersebut, maka permasalahan pendidikan Indonesia tidak akan selesai, seperti pemerataan akses terhadap pendidikan.

 

Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua Komisi II DPR RI Saan Mustopa mengamini bahwa pemerintah tidak bisa menutup mata untuk mempertimbangkan masa pengabdian sebagai salah satu aspek penilaian seleksi PPPK. Dirinya menegaskan bahwa Indonesia harus memberikan apresiasi tinggi berupa dukungan afirmatif kepada tenaga pendidik yang sudah puluhan tahun mengabdi melalui PPPK ini.

 

“Sebenarnya ini isu yang sudah menjadi perhatian Komisi II  DPR RI agar pemerintah serius mempertimbangan para tenaga honorer pendidik yang telah mengabdi puluhan tahun. Kami ingin pemerintah mengapresiasi mereka dengan menjadikan mereka sebagai PPPK,” tanggap Anggota Fraksi Partai NasDem DPR RI itu.

 

Melalui kunjungan tersebut, Komisi II DPR RI akan menjadikan pelaksanaan CASN Tahun 2021 sebagai pijakan untuk evaluasi. “Seleksi CASN, khusunya PPPK ini tentu akan mempengaruhi masa depan bangsa. Kami ingin ASN yang nantinya akan direkrut memiliki jiwa pengabdian yang tinggi dan membawa perubahan yang jauh lebih baik dari sebelumnya.” tandas Saan selaku Ketua Tim Kunspek Komisi II DPR RI ke DI Yogyakarta. (ts/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Rifqinizamy Karsayuda Soroti Pemerintah Belum Sampaikan RPP Otsus Papua ke DPR
15-10-2021 / KOMISI II
Anggota Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda menyatakan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2021 tentang Otonomi Khusus bagi Provinsi Papua (UU...
Guna Percepatan Sengketa Pemilu 2024, DPR Dorong MoU antara KPU dengan MA dan MK
15-10-2021 / KOMISI II
Anggota Komisi II DPR RI Guspardi Gaus mendorong Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk membuat kesepakatan...
Terapan 'E-Government', Anggota DPR Apresiasi Pemprov Bali
14-10-2021 / KOMISI II
Anggota Komisi II DPR RI Gusardi Gaus mengapresiasi Gubernur Bali Wayan Koster yang sudah berhasil menerapkan e-government di lingkungan Pemerintah...
BPN Harus Seimbangkan Kawasan Wisata dan Pertanian di Bali
14-10-2021 / KOMISI II
Anggota Komisi II DPR RI Aminurokhman mendorong agar Kanwil Badan Pertanahan Nasional (BPN) Bali menyeimbangkan kawasan wisata dan pertanian di...