Anggota DPR Tinjau Progres Pembangunan Jembatan Gantung Sukawera Indramayu

15-10-2021 / LAIN-LAIN

Anggota Komisi V DPR RI Dedi Wahidi. Foto: Dok/Man

 

Anggota Komisi V DPR RI Dedi Wahidi meninjau sejumlah proyek infrastruktur di Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat, salah satunya seperti Jembatan Gantung Sukawera yang pengerjaannya langsung dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Dedi mengharapkan, pembangunan  jembatan tersebut dapat membawa nilai tambah dan beragam manfaat bagi masyarakat khususnya dalam menaikkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Indramayu.

 

Demikian disampaikan Dedi dalam siaran pers yang diterima Parlementaria, Jumat (15/10/2021) usai meninjau sejumlah infrastruktur di Kabupaten Indramayu bersama Bupati Indramayu Nina Agustina Da’i Bachtiar serta Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional DKI Jakarta-Jabar Wilan Oktavian, Kamis (14/10/2021). Dedi mengungkapkan, anggaran Jembatan Gantung Sukawera yang panjangnya mencapai 120 meter dan lebar 1 meter itu bersumber dari pemerintah pusat dan program aspirasi DPR RI.

 

Anggota Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) DPR RI tersebut merinci, pembangunan Jembatan Gantung Sukawera yang bersumber dari anggaran mencapai Rp9 miliar dan meliputi 2 titik pembangunan itu menuai respon positif dari masyarakat. “Sehingga setelah jadi, saya pesan kepada Pak Kuwu (kepala desa) dan tokoh masyarakat setempat agar jembatan gantung ini perlu dirawat dan dijaga untuk tidak dilewati kendaraan roda empat yang melebihi beban muatan demi awetnya bangunan jembatan tersebut,” ujar Dedi.

 

Legislator daerah pemilihan Jawa Barat VIII ini menyatakan, pengerjaan Jembatan Gantung Sukawera diproyeksikan selesai pada Desember tahun 2021 ini. Adapun, sambung Dedi, Jembatan Gantung Sukawera yang melintasi Kali Cimanuk itu nantinya akan menghubungkan 5 kecamatan sekaligus seperti Kecamatan Kertasemaya, Bangodua, Tukdana, Jatibarang dan Sukagumiwang.

 

Di samping itu, Dedi menyampaikan ke depannya direncanakan dibangun jembatan yang berlokasi di Desa Bangodua, Kecamatan Bangodua yang merupakan usulan dari Pemerintah Kabupaten Indramayu. Dedi menuturkan, jembatan yang digadang-gadang lebarnya 9 meter itu sangat penting dan strategis karena dapat menghubungkan antara Kecamatan Kertasemaya dan Kecamatan Bangodua.

 

“Saya berharap, dengan lebar jembatan sampai 9 meter nantinya bukan hanya sekedar menjadi sarana transportasi tetapi juga dapat membuka akses ekonomi dalam skala besar. Itu usulan dari Ibu Bupati Indramayu, agar jembatan di Bangodua dapat memberi akses ekonomi yang lebih besar karena lebarnya sampai 9 meter dan jembatannya permanen. Saya minta segera dibuat usulannya, sehingga mudah-mudahan dalam waktu dekat dapat segera masuk,” pungkas Dedi.

 

Sementara itu, Bupati Indramayu Nina Agustina mengapresiasi Anggota Komisi V DPR RI Dedi Wahidi yang terus bekerjasama dengan Pemkab Indramayu dalam mempercepat proses pembangunan infrastruktur di Indramayu. Pada kesempatan tersebut, Bupati Indramayu berpesan agar masyarakat juga turut berpartisipasi dalam pembangunan yakni dengan menjaga dan merawat hasil pembangunan yang sudah terealisasi. (pun/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Indonesia Upayakan Keberangkatan Haji dan Umrah di Tengah Pandemi
25-11-2021 / LAIN-LAIN
Anggota Komisi VIII DPR RI Maman Imanul Haq menyampaikan bahwa Indonesia saat ini masih mengupayakan jemaah Indonesia untuk dapat berangkat...
Hak-Hak Kesejahteraan Pengurus Pondok Pesantren Perlu Mendapat Perhatian
25-11-2021 / LAIN-LAIN
Wakil Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI Achmad Dimyati Natakusumah menerima kunjungan Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Kabupaten...
Komisi VIII Berharap Tak Ada Kenaikan Ongkos Haji di Tahun 2022
25-11-2021 / LAIN-LAIN
Komisi VIII DPR RI telah mewanti-wanti dan berharap kepada pemerintah agar ongkos haji tahun 2022 tidak mengalami kenaikan. Kalaupun memang...
Lasarus: Pembangunan Jembatan Kapuas I Masuki Tahap Lelang
24-11-2021 / LAIN-LAIN
Ketua Komisi V DPR RI Lasarus menyampaikan kabar gembira bagi warga Provinsi Kalimantan Barat, khususnya bagi warga Kota Pontianak terkait...