Perjanjian Kerja Sama Pertahanan Indonesia-Ukraina Eratkan Hubungan Bilateral

04-11-2021 / B.K.S.A.P.

Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Fadli Zon saat memberikan cinderamata usai menggelar courtesy call dengan Duta Besar Ukraina untuk Indonesia Mr. Vasyl Hamianin di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (4/11/2021). Foto: Arief/nvl

 

Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Fadli Zon mengatakan, DPR RI telah melakukan pengesahan mengenai perjanjian antara Pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah Ukraina terkait kerja sama di bidang pertahanan. Fadli menyatakan, perjanjian tersebut diselenggarakan dengan tujuan agar semakin memperkuat landasan untuk kemajuan kerja sama di bidang pertahanan antar kedua negara.

 

“Terutama dalam memperoleh Sistem Pertahanan Senjata Utama (Alutsista). Pengembangan industri pertahanan serta kerja sama antar kedua negara yang memungkinkan saling transfer senjata, terkhusus dalam  pengembangan senjata pintar,” ujar Fadli usai menggelar courtesy call dengan Duta Besar Ukraina untuk Indonesia Mr. Vasyl Hamianin di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (4/11/2021). Turut hadir Wakil Ketua BKSAP Putu Supadma Rudana (F-Demokrat) dan Wakil Ketua BKSAP Mardani Ali Sera (F-PKS). 

 

Menurut Fadli, dengan ditandatangani dan disahkannya perjanjian kerja sama itu dapat menegaskan kembali pentingnya hubungan antar-parlemen Indonesia dan Ukraina. Terutama, sambung Anggota Fraksi Partai Gerindra DPR RI tersebut, dalam mendukung diplomasi dan memberikan kontribusi untuk hubungan antar kedua negara agar semakin baik ke depannya.

 

Meskipun demikian, menurut Fadli, implementasi dalam kerja sama di bidang pertahanan ini masih dalam proses. Mengingat, hal tersebut terjadi lantaran karena banyaknya tawaran yang diberikan oleh Pemerintah Ukraina kepada Indonesia. “Karena cukup banyak tawaran dari sisi mereka, tapi tentu kita juga perlu melihat yang menjadi prioritas dan kebutuhan kita,” tandas Anggota Komisi I DPR RI tersebut.

 

Menutup paparannya, Fadli berharap dengan terjalinnya kerja sama di bidang pertahanan antar kedua negara dapat menguntungkan Indonesia dengan dimilikinya teknologi pertahanan di negara Ukraina serta dapat mempererat hubungan antar kedua negara. “Melalui kerja sama di bidang pertahanan ini juga, saya berharap kedua negara dapat terus saling mendukung dalam berbagai isu yang menjadi kepentingan bersama, khususnya di PBB,” pungkas legislator dapil Jawa Barat V tersebut. (pun,mld/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
BKSAP Berkomitmen Gelar IPU 2022 Dengan Taat Prokes
19-01-2022 / B.K.S.A.P.
Gelaran pertemuanInter-Parliamentary Union(IPU) 2022 pada Maret 2022 di Bali sudah di depan mata. Menurut Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar...
BKSAP Adakan Sosialisasi Diplomasi Parlemen Di Universitas Djuanda
18-01-2022 / B.K.S.A.P.
Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI mengadakan sosialisasi diplomasi parlemen DPR RI dalam rangka "BKSAP SDGs Day” di...
BKSAP Serukan Pentingnya Konektivitas Indo-Pasifik untuk Jawab Berbagai Tantangan Regional
13-01-2022 / B.K.S.A.P.
Kawasan Indo-Pasifik yang luas dan mencakup berbagai negara di dalamnya, termasuk Indonesia, memiliki berbagai potensi yang belum tereksplorasi secara inklusif,...
BKSAP Komitmen Suarakan Urgensi Penanganan Iklim dan Pembangunan Hijau di Berbagai Forum Internasional
13-01-2022 / B.K.S.A.P.
Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Fadli Zon menegaskan komitmen DPR menyuarakan urgensi penanganan iklim dan pembangunan...