Pentingnya Jaminan Perlindungan Pekerja Bagi Jaksa

27-11-2021 / KOMISI III

Anggota Komisi III DPR RI Taufik Basari. Foto:Hanum/rni

 

Anggota Komisi III DPR RI Taufik Basari mengatakan bahwa penting bagi Jaksa untuk mendapatkan jaminan perlindungan dalam menjalankan profesinya untuk turut diatur dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) Kejaksaan. Menurut Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI ini, dalam melaksanakan pekerjaannya, jaksa seringkali dihadapkan oleh tugas-tugas dengan tantangan yang besar. 

 

"Dalam hal ini, kita merasa penting untuk memberikan suatu jaminan bagi jaksa yang dikarenakan memang tugas-tugas para jaksa ini sering berhadapan dengan tantangan yang besar. Karena itu butuh satu jaminan perlindungan yang akan kita mintakan, seperti bekerjasama dengan pihak kepolisian," ungkap Taufik usai mengikuti pertemuan Panja RUU Kejaksaan Komisi III DPR RI dengan Kepala Kejaksaan Tinggi Bali beserta jajaran, dan Wakapolda Bali, di Denpasar, Bali, Kamis (25/11/2021). 

 

Politisi Partai NasDem itu juga menjelaskan, melalui kunjungan tersebut, Komisi III DPR RI juga telah menerima beberapa aspirasi yang disampaikan oleh mitra, salah satunya terkait keinginan status kepegawaian Kejaksaan. Menurut Taufik, pada dasarnya terdapat satu karakteristik khusus yang dimiliki oleh jaksa terkait dengan fungsi dan tugasnya terkait dengan status kepegawaian. 

 

"Namun dalam hal ini, persoalannya yaitu ketika kita ingin membuatkan status khusus bagi jaksa terkait dengan kepegawaian, kita tetap harus merujuk kepada Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (UU ASN). Nah oleh karena itu semangat ini bisa kita terima, tetapi nanti kita juga akan coba untuk merumuskan bagaimana hal itu bisa berjalan agar tetap sesuai dengan UU ASN," jelas legislator dapil Lampung I tersebut.

 

Sebelumnya, Taufik menjelaskan, guna memperkaya pembahasan RUU Kejaksaan Komisi III DPR RI memandang perlu untuk mendapat masukan dan pendalaman terhadap substansi dari pihak-pihak terkait di berbagai daerah di Indonesia. Selanjutnya, berbagai masukan dan aspirasi yang didapatkan di Bali ini salah satunya, akan dibawa dalam pembahasan-pembahasan di Senayan. Ia pun berharap RUU Kejaksaan dapat selesai dengan segera.

 

“Ditargetkan dalam masa sidang ini sudah selesai sebelum bulan Desember. Tentunya (RUU Kejaksaan) ini akan memberikan manfaat yang besar bagi penegakan hukum di Indonesia, termasuk juga memberikan semangat yang tinggi bagi para jaksa untuk menjalankan tugas-tugasnya. Karena memang ada penguatan terhadap kewenangan, ada jaminan perlindungan kepada para jaksa, dan harapan-harapan dari jaksa itu mudah-mudahan bisa terakomodir di dalam RUU Kejaksaan ini," harap Taufik. (hnm/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Rano Al Fath: Berantas Mafia yang Menyengsarakan Rakyat
17-01-2022 / KOMISI III
Anggota Komisi III DPR RI Rano Al Fath mengapresiasi kinerja Kejakasaan Agung RI yang telah membentuk satgas guna memberantas para...
Arteria Dahlan Apresiasi Kejati Jabar Tuntut Mati Herry Wirawan
17-01-2022 / KOMISI III
Anggota Komisi III DPR RI Arteria Dahlan mengapresiasi Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat atas keberaniannya dalam melayangkan tuntutan mati terhadap...
Kemitraan Komisi III dengan Komnas HAM Butuh Komunikasi yang Baik
14-01-2022 / KOMISI III
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Desmond Junaidi Mahesa mengharapkan kemitraan Komisi III DPR RI dengan Komisi Nasional Hak Asasi...
Komnas HAM Tidak Perlu Terlalu Keras Menentang Hukuman Mati
14-01-2022 / KOMISI III
Anggota Komisi III DPR RI Habiburokhman menyoroti penolakan hukuman mati oleh Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) terhadap terdakwa...