Tegaskan Peran Pemuda Parlemen Kepada Dunia, Puteri Komarudin Sampaikan Kiprah Kaukus Pemuda Parlemen

30-11-2021 / B.K.S.A.P.

Anggota Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Puteri Anetta Komarudin. Foto: Dok/Man

 

Didaulat sebagai narasumber diskusi panel Forum of Young Parliamentarians dalam Forum Antar Parlemen Dunia (Parlementary Union), Anggota Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Puteri Anetta Komarudin menegaskan peran Kaukus Pemuda Parlemen Indonesia (KPPI). Baginya, kaukus tersebut memiliki andil memajukan kepentingan sekaligus keterwakilan pemuda.

 

“Dengan anggota berumur di bawah 40 tahun, KPPI menjadi representasi pemuda di parlemen yang sangat penting untuk menampung berbagai aspirasi pemuda. Apalagi saat ini jumlah pemuda mencapai hampir seperempat dari total penduduk kami. Sehingga jelas keterlibatan pemuda dalam proses pengambilan keputusan dan kepemimpinan harus terus ditingkatkan,” tutur Puteri dalam Forum Antar Parlemen Dunia di Madrid, Spanyol, Selasa (30/11/2021).

 

Di hadapan 179 delegasi negara anggota, Puteri menyoroti isu penurunan peran pemuda dalam struktur keterwakilan parlemen. Ia memaparkan jika pada tahun sebelumnya presentase keterwakilan pemuda di dalam parlemen mencapai 16 persen, kini persentase tersebut menurun hingga 12,5 persen. Memahami kondisi tersebut, dirinya tidak ingin tinggal diam.

 

Oleh karena itu, politisi Partai Golongan Karya (F-Golkar) itu menekankan fungsi kaukus harus mampu jadi pemersatu anggota parlemen muda dari berbagai fraksi dan alat kelengkapan dewan. Fungsi ini menjadi krusial karena kaukus bisa menjadi ruang untuk konsolidasi strategi memperjuangkan isu-isu kepemudaan sesuai bidang kerja masing-masing anggota.

 

Pada kesempatan yang sama, sebagai Ketua KPPI, Puteri menyampaikan komitmennya untuk konsisten berkontribusi kepada masyarakat, khususnya pada kepemudaan di setiap fraksi yang ada. “Kami berkomitmen untuk selalu membukaruang diskusi dan menjembatani komunikasi antara pemuda dan DPR,” terang Puteri.

 

Anggota Komisi XI DPR RI pun menerangkan, bersama dengan KPPI, UNDP mempromosikan keterlibatan pemuda dalam menyukseskan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) 2030 melalui pendidikan penyusunan kebijakan terkait isu aksi iklim, pekerjaan yang layak, dan pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Sehingga, dirinya berharap seluruh kaukus pemuda parlemen dunia tetap semangat berkolaborasi  bersama perwakilan parlemen di setiap negara. 

 

Tentu, baginya, kolaborasi ini bisa menjadi upaya untuk menguatkan seluruh anggota kepemudaan parlemen di setiap negara-negara ASEAN. “Kami juga dukung penuh pembentukan forum parlemen muda AIPA (ASEAN InterParliamentary Assembly) untuk memperkuat representasi pemuda ASEAN agar semakin berkontribusi terhadap kemajuan regional,” tutup Puteri. (ts/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Potensi Kerja Sama Indonesia - Ukraina Perlu Semakin Ditingkatkan
19-01-2022 / B.K.S.A.P.
Ketua Grup Kerja Sama Antar Parlemen (GKSB) DPR RI - Parlemen Ukraina Sugeng Suparwoto mengatakan bahwa Indonesia dan Ukraina memiliki...
BKSAP Sosialisasikan Penyelenggaraan IPU Assembly ke-144 ke Media Nasional
19-01-2022 / B.K.S.A.P.
Indonesia akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Inter-Parliamentary Union (IPU) Assembly & Related Meetings ke-144 pada 20-24 Maret 2022 mendatang yang...
Nusa Dua Bali Siap Jadi Tuan Rumah IPU Assembly ke-144
19-01-2022 / B.K.S.A.P.
Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Putu Supadma Rudana mengatakan bahwa masyarakat Bali menyambut baik penyelenggaraan...
BKSAP Dorong Pariwisata Bali Dibuka untuk Wisatawan Asing
19-01-2022 / B.K.S.A.P.
Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Putu Supadma Rudana menegaskan percepatan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau...