Anggota DPR Sambut Baik Masukan dari Kepala Pengadilan Tinggi Kaltim

02-12-2021 / KOMISI III

Anggota Komisi III DPR RI Rudy Mas’ud saat pertemuan Tim Kunspek Komisi III DPR RI dengan Ketua Pengadilan Tinggi Kaltim Sutoyo, Ketua Pengadilan Negeri Samarinda Darius Naftali, Ketua Pengadilan Negeri Balikpapan Ikhwan Hendrato, di Kantor Pengadilan Tinggi Kaltim, Samarinda, Kaltim, Rabu (1/12/2021). Foto: Kiki/Man

 

Anggota Panitia Kerja (Panja) RUU tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 16 tahun 2004 tentang Kejaksaan Rudy Mas’ud menyambut baik rekomendasi atau masukan Ketua Pengadilan Tinggi Kalimantan Timur Sutoyo yang menyampaikan bahwa pengangkatan Jaksa Agung dapat berasal dari luar institusi Kejaksaan.

 

Hal ini disampaikan Rudy usai pertemuan Tim Kunspek Komisi III DPR RI dengan Ketua Pengadilan Tinggi Kaltim Sutoyo beserta jajarannya, Ketua Pengadilan Negeri Samarinda Darius Naftali, Ketua Pengadilan Negeri Balikpapan Ikhwan Hendrato, di Kantor Pengadilan Tinggi Kaltim, Samarinda, Kaltim, Rabu (1/12/2021).

 

“Pada dasarnya kami sangat setuju. Kami mendukung agar yang siapa saja yang mampu memperbaiki jauh lebih baik untuk berkaitan dengan bidang Kejaksaan ini tentunya tidak hanya dari mantan Jaksa atau orang-orang yang berkarir di Kejaksaan, tetapi juga dari luar yang sifatnya juga bisa saja dari teman-teman anggota legislatif atau seorang pakar lainnya,” kata Rudy.

 

Menurut Rudy, rekomendasi tersebut merupakan salah satu terobosan untuk memperbaiki atau membangun instansi Kejaksaan yang lebih baik kedepannya, “Karena sifatnya adalah hak prerogatif dipilih oleh Presiden, jadi ini adalah jabatan politis,” kata Rudy.

 

Senada dengan Rudy, Anggota Panja RUU Kejaksaan Supriansa memberikan apresiasi kepada Ketua Pengadilan Tinggi Sutoyo beserta jajaran yang telah merumuskan rekomendasi atau masukan untuk memperkuat instansi Kejaksaan kedepannya melalui RUU Kejaksaan yang sedang dibahas ini.

 

“Ada satu tadi usulannya KPT Kaltim yang tentu menjadi rumusan. Di sini saya memberikan apresiasi yang luar biasa, Bapak hebat, kenapa? Di sini, satu-satunya daerah yang kami datangi secara jelas dan secara terang menyampaikan bahwa calon Jaksa Agung itu kalau memungkinkan ada di luar daripada institusi Kejaksaan itu, maka itu tidak menutup kemungkinan beri kesempatan orang itu memperbaiki Kejaksaan itu,” ungkap Supriansa.

 

Sebelumnya, Ketua Pengadilan Tinggi Kaltim Sutoyo menyampaikan rekomendasi terkait ketentuan tentang pengangkatan Jaksa Agung masih berpijak pada syarat pengalaman menjadi seorang jaksa dan menutup kemungkinan adanya pakar hukum lain di luar Kejaksaan untuk menjadi seorang Jaksa Agung, perangkapan jabatan hanya dilarang dalam kedudukan sebagai direksi suatu badan hukum. Sedangkan perangkapan jabatan di luar kedudukan sebagai direksi badan hukum berdasarkan RUU Kejaksaan masih dimungkinkan. (qq/es)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Rano Al Fath: Berantas Mafia yang Menyengsarakan Rakyat
17-01-2022 / KOMISI III
Anggota Komisi III DPR RI Rano Al Fath mengapresiasi kinerja Kejakasaan Agung RI yang telah membentuk satgas guna memberantas para...
Arteria Dahlan Apresiasi Kejati Jabar Tuntut Mati Herry Wirawan
17-01-2022 / KOMISI III
Anggota Komisi III DPR RI Arteria Dahlan mengapresiasi Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat atas keberaniannya dalam melayangkan tuntutan mati terhadap...
Kemitraan Komisi III dengan Komnas HAM Butuh Komunikasi yang Baik
14-01-2022 / KOMISI III
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Desmond Junaidi Mahesa mengharapkan kemitraan Komisi III DPR RI dengan Komisi Nasional Hak Asasi...
Komnas HAM Tidak Perlu Terlalu Keras Menentang Hukuman Mati
14-01-2022 / KOMISI III
Anggota Komisi III DPR RI Habiburokhman menyoroti penolakan hukuman mati oleh Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) terhadap terdakwa...