Jelang Nataru, Pemerintah Harus Antisipasi Lonjakan Penumpang Bandara

22-12-2021 / KOMISI V

Anggota Komisi V DPR RI Sumail Abdullah. Foto: Dok/Man

 

Peningkatan jumlah penumpang pesawat diprediksi akan terjadi menjelang Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru). Mengantisipasi adanya lonjakan penumpang tersebut, Anggota Komisi V DPR RI Sumail Abdullah mengatakan pemerintah harus mempersiapkan bandara menghadapi Nataru. Ia mengingatkan persiapan yang dilakukan pemerintah sangat penting untuk mengantisipasi adanya kerumunan di lokasi tersebut.

 

Selain bandara, pelabuhan, stasiun hingga terminal juga perlu dipersiapkan jelang Nataru. “Pemerintah terutama, Kementerian Perhubungan harus menyiapkan kesiapan bandara, pelabuhan, dan tempat sejenisnya guna mengantisipasi lonjakan penumpang pada Nataru. Jangan sampai minim persiapan mengakibatkan kerumunan,” kata Sumail dalam keterangan tertulis yang diterima Parlementaria, Selasa (21/12/2021).

 

Lebih lanjut, politisi Partai Gerindra menuturkan bila persiapan yang dilakukan secara matang akan meminimalisir terjadinya klaster baru penyebaran Covid-19 di bandara, pelabuhan, dan tempat sejenisnya. “Jangan sampai bandara tidak siap, yang terjadi malah bandara dan pelabuhan jadi klaster baru Covid-19,” tuturnya.

 

Sumail menyatakan pandemi Covid yang sudah mulai mereda harus dipersiapkan. Maka dari itu, ujarnya perlu dipersiapkan semuanya termasuk bandara dan pelabuhan menghadapi Nataru apalagi Omicron sudah mulai masuk Indonesia. “Persiapan yang matang akan dapat meminimalisir penyebaran omicron melalui bandara dan pelabuhan sehingga kita bisa menanggulangi Omicron," tutup legislator dapil Jawa Timur III itu.

 

Sebagai informasi, Kementerian Perhubungan mengeluarkan aturan terbaru terkait pengetatan aturan perjalanan orang dengan transportasi darat, transportasi laut, transportasi udara, dan kereta api selama masa Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru). Aturan tersebut sejalan dengan Surat Edaran Ketua Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Nomor 24 Tahun 2021 tentang Pengaturan Aktivitas dan Mobilitas Masyarakat Selama Periode Natal Tahun 2021 dan Tahun Baru 2022 dalam masa Pandemi Coronavirus Disease 2019 beserta Addendum.

 

Aturan terbaru terkait persyaratan aturan perjalanan orang dengan transportasi darat tertuang dalam Surat Edaran (SE) No. 109 Tahun 2021, aturan perjalanan orang dengan transportasi laut tertuang dalam SE No. 110 Tahun 2021, aturan perjalanan orang dengan transportasi udara dalam negeri tertuang dalam SE No. 111 Tahun 2021, aturan perjalanan orang dengan transportasi udara luar negeri tertuang dalam SE No. 114 Tahun 2021, aturan perjalanan orang dengan transportasi kereta api tertuang dalam SE No. 112 Tahun 2021. 

 

Aturan perjalanan orang tersebut berlaku selama periode Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 pada masa pandemi Covid 19. Adapun masa Nataru ini terhitung sejak tanggal 24 Desember 2021 – 2 Januari 2022. (ann/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Legislator Berharap Semua Pihak Duduk Bersama Terkait Rencana Proyek Kereta Api Sulsel
12-08-2022 / KOMISI V
Anggota Komisi V DPR RI Hamka B Kady berharap agar Balai Kereta Api, Pemerintah Provinsi Sulsel, dan Pemkot Makassar duduk...
Komisi V Meminta Evaluasi Berkala pada Pelayanan Jasa Aplikasi Ojol
10-08-2022 / KOMISI V
Ketua Komisi V DPR RI Lasarus meminta adanya evaluasi berkala terhadap penerapan aturan baru kenaikan tarif ojek online (ojol). Khususnya,...
Kenaikan Tarif Ojol Harus Dibarengi dengan Peningkatkan Pelayanan dan Jaminan Keselamatan
10-08-2022 / KOMISI V
Ketua Komisi V DPR RI Lasarus mengingatkan perusahaan aplikasi ojek online (ojol) agar meningkatkan pelayanan seiring dengan tarif ojol yang...
Membangun Kereta Api Harus dengan Perhitungan yang Cermat  
10-08-2022 / KOMISI V
Anggota Komisi V DPR RI Hamka Baco Kady mengatakan sudah mencermati laporan yang disampaikan Balai Kereta Api, tentang proyek kereta...