Ace Hasan Dukung Program ‘Indonesia Mendengar’ Kemensos

10-01-2022 / KOMISI VIII

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzily . Foto: Andri/Man

 

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzily mendukung program ‘Indonesia Mendengar’ yang diluncurkan Kementerian Sosial merupakan terobosan yang sangat positif. Program ‘Indonesia Mendengar’ merupakan upaya pemerintah memberikan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas, khususnya penyandang disabilitas sensorik netra dan penyandang disabilitas sensorik rungu wicara.

 

“Karena tidak semua kelompok penyandang disabilitas memiliki akses untuk mendapatkan alat bantu. Dengan program ini, kini akses tersebut bisa terbantu dengan lebih baik,” katanya dalam keterangan pers yang diterima Parlementaria, Senin, (10/1/2021). Program yang digagas Kemensos ini bertujuan untuk memberikan akses informasi dan komunikasi bagi penyandang disabilitas dan pelaksanaan terapi bagi penyandang disabilitas untuk memaksimalkan fungsi-fungsi tubuh yang dimilikinya.

 

Politisi Partai Golkar itu menambahkan, Komisi VIII DPR RI siap mendukung Kemensos, baik dari segi anggaran maupun program yang diusulkan. “Kami akan memberikan dukungan kepada Kemensos dari segi anggaran untuk penyediaan alat-alat bagi disabilitas. Yang terpenting adalah Kemensos sangat kami appresiasi dengan program ‘Indonesia Mendengar’,” ujar Ace lebih lanjut.

 

Tak hanya itu, Ace juga berharap Kemensos melalui program lainnya dapat terus membantu kaum difabel membangun kemandirian mereka. “Kita harapkan bukan saja dengan ‘Indonesia Mendengar’, tapi nanti ada program ‘Indonesia Melihat’ dan ‘Indonesia Melangkah’, sehingga keterbatasan fisik yang dimiliki oleh kelompok difabel dapat dimaksimalkan fungsinya sehingga mereka bisa berdaya dan mereka mampu untuk membangun kemandiriannya,” pungkas legislator dapil Jawa Barat II itu.

 

Seperti yang diketahui dalam program ‘Indonesia Mendengar’ Kemensos melalui balai besar, balai dan loka menyiapkan bantuan aksesibilitas sebanyak 262 khusus untuk penyandang disabilitas rungu wicara yang terdiri dari alat bantu dengar, handphone bicara/ponsel pintar dengan aplikasi transkrip instan, tablet dan laptop bicara dengan aplikasi Jaws, serta peluit. 

 

Selain itu Kemensos juga memberikan bantuan sebanyak 456 item berupa tongkat penuntun adaptif, tongkat pintar, kursi roda, kursi roda anak, tongkat kruk, tripot, walker, kaki palsu, bantuan kewirausahaan, kursi roda 2 in 1, laptop, printer, tablet, peralatan reparasi HP, sampai sepeda motor roda 3 boks alumunium. Total bantuan aksesibilitas diterima oleh 718 penerima manfaat. (tn/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Diah Tolak Kekerasan & Diskriminatif Perempuan di Politik
30-11-2022 / KOMISI VIII
Ketua Presidum Kaukus Perempuan Parlemen Republik Indonesia (KPP-RI) Diah Pitaloka mendukung gerakan menolak aksi kekerasan terhadap perempuan dengan mengedepankan segala...
Bukhori Dorong Kemenag Bantu Percepat Pemulihan Madrasah dan Ponpes di Cianjur
29-11-2022 / KOMISI VIII
Anggota Komisi VIII DPR RI Bukhori Yusuf menyoroti kurangnya komitmen Kementerian Agama (Kemenag) dalam mendorong percepatan pemulihan pasca musibah gempa...
Komisi VIII DPR Apresiasi BAZNAS atas Capaian Pengumpulan Zakat
28-11-2022 / KOMISI VIII
Komisi VIII DPR RI mengapresiasi capaian pengumpulan Zakat Infak Shadaqah(ZIS) dan Dana Sosial Keagamaan lainnya (DSKL) Badan Amil Zakat Nasional(BAZNAS)...
Hasbi Asyidiki Harapkan Kemensos dan Dinsos bisa Bersinergi
28-11-2022 / KOMISI VIII
Anggota Komisi VIII DPR RI M. Hasbi Asyidiki Jayabaya mengungkapkan bahwa Dinas Sosial (Dinsos) di daerah sering kali tidak bersinergi...